Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiZefanya 1:1 Ayat Alkitab
Zefanya 1:1 Arti Ayat Alkitab
Bahwa inilah firman Tuhan yang telah datang kepada Zefanya bin Kusyi bin Gedalya bin Amarya bin Hiskia, pada zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda.
Zefanya 1:1 Referensi Silang
Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Yeremia 1:2 (IDN) »
kepadanya telah datang firman Tuhan pada zaman Yosia bin Amon, raja orang Yehuda, pada tahun yang ketiga belas dari pada kerajaan baginda.

2 Tawarikh 34:1 (IDN) »
Adapun umur Yosia pada masa ia naik raja itu delapan tahun, dan kerajaanlah ia di Yeruzalem tiga puluh satu tahun lamanya.

2 Raja-raja 22:1 (IDN) »
Adapun pada masa Yosia itu naik raja umurnya delapan tahun, maka kerajaanlah baginda di Yeruzalem tiga puluh satu tahun lamanya, dan nama bunda baginda itu Yedida, anak Adaya dari Bozkat.

Yeremia 25:3 (IDN) »
Mulai dari tahun ketiga belas dari pada kerajaan Yosia bin Amon, raja Yehuda, sampai kepada hari ini, yaitu pada tahun yang ketiga likur, sudah datang firman Tuhan kepadaku dan aku sudah menyampaikan dia kepadamu dan aku berkata-kata kepadamu dari pagi-pagi, tetapi tiada juga kamu dengar.

Yehezkiel 1:3 (IDN) »
datanglah firman Tuhan kepada Yehezkiel bin Buzi, imam di benua orang Kasdim, dekat dengan sungai Khaibar; maka di sana tangan Tuhan berlakulah atasku.

Hosea 1:1 (IDN) »
Sebermula, maka inilah firman Tuhan, yang telah datang kepada Hosea bin Beeri, pada zaman Uzia, Yotam, Akhaz dan Hiskia, raja-raja Yehuda, dan pada zaman Yerobeam bin Yoas, raja Israel.

2 Timotius 3:16 (IDN) »
Adapun tiap-tiap kitab yang diwahyukan Allah berfaedah bagi pelajaran, bagi hal menyatakan yang salah, bagi hal membaiki yang rusak, dan bagi hal mengajarkan jalan yang benar,

2 Petrus 1:19 (IDN) »
Maka ada pula kepada kita perkataan yang dinubuatkan menjadi lebih teguh, maka baik kamu perhatikan dia, seperti akan pelita yang bercahaya di dalam suatu tempat yang gelap, sehingga hari siang, dan bintang timur terbit bercahaya di dalam hatimu.
Zefanya 1:1 Komentar Ayat Alkitab
Artinya Amsal Alkitab: Zefanya 1:1
Dalam memahami Amsal Alkitab, terutama Zefanya 1:1, kita menemukan konteks dan makna yang mendalam yang dapat juga diterapkan dalam kehidupan kita. Ayat ini memberikan pengantar penting kepada kitab Zefanya, yang merupakan bagian dari kitab nabi-nabi kecil di Perjanjian Lama.
Penjelasan Mengenai Zefanya 1:1
Zefanya 1:1 menyatakan, "Kata-kata Zefanya, anak korban, anak Gedalya, anak Amaria, anak Hizkia, yang datang dari tanah Yehuda dalam zaman Yoias, anak Amon, raja Yehuda." Dalam ayat ini, kita melihat beberapa elemen kunci yang perlu kita pahami:
- Pengantar Penulis: Zefanya memperkenalkan dirinya dan silsilahnya, memberi kita konteks tentang siapa dia dan latar belakang keturunannya.
- Pentingnya Sejarah: Menyebutkan raja Yoias mengisyaratkan periode pembaruan rohani di Yehuda, yang juga penting dalam memahami pesan yang akan disampaikan oleh Zefanya.
- Konteks Kenabian: Zefanya adalah salah satu nabi yang berfungsi sebagai peringatan kepada umat Allah di Yehuda saat itu, yang menghadapi situasi moral dan spiritual yang sulit.
Makna Ayat dalam Konteks
Makna Zefanya 1:1 bisa dilihat dari beberapa perspektif:
- Identitas dan Warisan: Identitas Zefanya sebagai nabi ditunjukkan melalui riwayat keluarganya, yang memperlihatkan bahwa ia berasal dari latar belakang yang berpengaruh. Ini menunjukkan pentingnya warisan rohani dalam tugas kenabian.
- Era Kenabian: Ayat ini menggambarkan latar zaman di mana Zefanya bernubuat, yang memberikan konteks historis yang penting mengenai fakta bahwa dia berkhutbah kepada bangsa yang diselewengkan dari jalan Tuhan.
- Peringatan dan Pengharapan: Meskipun Zefanya berbicara tentang penghakiman, ia juga membawa pesan pengharapan, menciptakan pengingat bagi umat bahwa pengakuan akan dosa dan pertobatan dapat membawa pemulihan.
Keterkaitan dengan Ayat-Ayat Lain dalam Alkitab
Zefanya 1:1 dapat dikaitkan dengan beberapa ayat lainnya dalam Alkitab, yang memperlihatkan tema dan peringatan serupa. Beberapa referensi silang dan koneksi tematik adalah sebagai berikut:
- Yeremia 1:1-3: Menyampaikan konteks penulis dan masa pelayanan nabi di Yerusalem, paralel dengan Zefanya.
- Amos 1:1: Memperlihatkan pengantar dari nabi lain dan menekankan otoritas serta konteks penting pesannya.
- 2 Raja-raja 22:1-2: Menggambarkan pemerintahan raja Yoias yang relevan bagi konteks zaman Zefanya.
- Mikha 1:1: Serupa dalam pengenalan penulis dan konteks kenabian.
- Yehezkiel 18:30: Panggilan untuk pertobatan—tema sentral yang juga dikembangkan oleh Zefanya.
- Yesaya 1:18: Tawaran pengampunan dan pemulihan yang mendukung pengharapan meskipun ada penghakiman.
- Yoel 2:12-13: Panggilan untuk pertobatan, menciptakan jembatan antara pesan Zefanya dan kenabian lainnya.
- Malakhi 3:7: Peringatan akan kembali kepada Tuhan yang berulang dalam agenda nabi.
Penerapan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam mengeksplorasi pemahaman Zefanya 1:1, kita belajar sejumlah pelajaran berharga:
- Mengenali Identitas Spiritual: Seperti Zefanya, kita diingatkan untuk mengenal dan menghargai identitas kita dalam Kristus.
- Pentingnya Sesuatu dalam Sejarah Kita: Memahami sejarah kita, termasuk warisan rohani, dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap panggilan kita saat ini.
- Menghadapi Kesulitan dengan Harapan: Menghadapi tantangan, kita diajarkan untuk tetap percaya akan pengharapan dan pemulihan yang ditawarkan oleh Tuhan.
Kesimpulan
Dengan mencermati Zefanya 1:1, kita menemukan inti dari tema yang berulang dalam kitabi suci: pengingat akan kesetiaan Tuhan meskipun di tengah penghakiman. Pembelajaran ini relevan tidak hanya untuk konteks sejarah dan kebudayaan saat itu tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari kita dalam mempertahankan iman dan memperjuangkan kebenaran.
Dengan merujuk pada sumber daya seperti catatan Alkitab dan panduan silang, kita dapat memperdalam pemahaman kita mengenai bagaimana berbagai ayat terkait satu sama lain dan membangun pemahaman tema-tema besar dalam Alkitab.
Sumber Daya Lainnya
Untuk menggali lebih dalam mengenai koneksi antar ayat dan tema, berikut adalah beberapa sumber daya dan metode yang dapat membantu:
- Buku Concordance Alkitab: Sumber dayanya sangat berguna untuk mencari referensi silang secara efisien.
- Panduan Referensi Silang Alkitab: Alat ini bisa memperlihatkan cara menggunakan referensi untuk pendalaman Injil.
- Sistem Referensi Alkitab: Memudahkan eksplorasi dalam memahami keterkaitan teks-teks Alkitab.
- Metode Studi Referensi Silang Alkitab: Saran studi yang dapat mendalami hubungan antar kitab.
Dengan semua pengetahuan yang kita miliki dan menggunakan alat bantu yang tepat, kita dapat memperdalam studi kita mengenai Alkitab untuk mendapat pemahaman yang lebih baik mengenai makna versinya.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.