1 Raja-raja 18:24 Arti Ayat Alkitab

Setelah itu hendaklah kamu sekalian berseru kepada nama dewamu, dan aku akan berseru kepada nama Tuhan; maka mana yang menyahut kelak dengan api, ia itu juga Allah adanya. Maka segenap orang banyak itu menyahut: Katamu ini baiklah adanya.

Ayat Sebelumnya
« 1 Raja-raja 18:23
Ayat Berikutnya
1 Raja-raja 18:25 »

1 Raja-raja 18:24 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

1 Raja-raja 18:38 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Raja-raja 18:38 (IDN) »
Hata, maka pada masa itu turunlah api dari pada Tuhan, lalu makan habis akan korban bakaran itu dan akan kayu apinya dan segala batu dan tanah itu dan dijilatnya habis akan segala air yang di dalam parit itu.

1 Tawarikh 21:26 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Tawarikh 21:26 (IDN) »
Setelah itu maka Daudpun membuat di sana sebuah mezbah akan Tuhan, lalu dipersembahkannya korban bakaran dan korban syukur, sambil berseru-seru kepada Tuhan, maka disahut Tuhan akan dia dengan api dari langit turun di atas mezbah korban bakaran itu.

Imamat 9:24 IDN Gambar Ayat Alkitab
Imamat 9:24 (IDN) »
Maka dari hadirat Tuhan keluarlah suatu api yang makan habis akan segala korban bakaran dan lemak yang di atas mezbah itu. Demi dilihat oleh orang banyak sekalian akan hal yang demikian, maka bersorak-soraklah mereka itu lalu sujudlah mereka itu dengan mukanya sampai ke bumi.

2 Tawarikh 7:3 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Tawarikh 7:3 (IDN) »
Maka demi dilihat bani Israel akan api yang turun itu dan akan kemuliaan Tuhan atas rumah itu, maka tunduklah mereka itu dengan mukanya sampai ke tanah pada dasar itu sambil meminta doa dan memuji-muji Tuhan, sebab baiklah adanya dan kemurahan-Nya kekal sampai selama-lamanya.

2 Tawarikh 7:1 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Tawarikh 7:1 (IDN) »
Arakian, maka baharu habislah sudah Sulaiman meminta doa, tiba-tiba turunlah api dari langit, yang makan habis akan korban bakaran dan segala korban sembelihan itu, dan kemuliaan Tuhanpun memenuhi rumah itu.

Hakim-hakim 6:21 IDN Gambar Ayat Alkitab
Hakim-hakim 6:21 (IDN) »
Maka oleh Malaekat Tuhan dikedangkan tongkat, yang pada tangan-Nya, dengan ujungnya dicucuh-Nya daging dan apam fatir itu, lalu keluarlah api dari dalam batu gunung yang makan habis akan segala daging dan apam fatir. Maka gaiblah Malaekat Tuhan itu dari pada matanya.

Yesaya 39:8 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 39:8 (IDN) »
Maka kata Hizkia kepada Yesaya: Benarlah firman Tuhan yang kaukatakan itu. Dan lagi katanya: Adalah juga selamat sentosa pada segala hari umur hidupku.

2 Samuel 14:19 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 14:19 (IDN) »
Maka titah baginda: Adakah tangan Yoab menyertai akan dikau dalam segala perkara ini? Maka sembah perempuan itu, katanya: Daulat tuanku! sesungguh-sungguh hiduplah nyawa tuanku, seorangpun tiada dapat menyimpang ke kiri atau ke kanan dari pada segala titah tuanku; sebenarnya patik tuanku Yoab juga sudah menyuruhkan patik dan sudah membubuh segala perkataan ini pada lidah patik tuanku.

1 Raja-raja 18:24 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan Ayat Alkitab: 1 Raja-Raja 18:24

Ayat Alkitab: 1 Raja-Raja 18:24: "Dan oleh sebab itu kamu harus memanggil nama Allahmu, tetapi aku akan memanggil nama TUHAN; dan akan ternyata, Allah yang menjawab dengan api, Dialah Allah. Semua umat itu menjawab: Kata-kata yang dikatakan oleh Elia itu baik."

Pendahuluan

Ayat ini diambil dari peristiwa di Gunung Karmel, di mana nabi Elia menghadapi para nabi Baal. Elia membuat tantangan kepada mereka untuk membuktikan siapa Allah yang sebenarnya. Penjelasan di bawah ini menggabungkan pemahaman dari berbagai komentar Alkitab yang dapat membantu memahami makna dan konteks ayat ini.

Makna Ayat

Dari sudut pandang Matthew Henry, Elia menantang para nabi Baal untuk membuktikan kehadiran Allah mereka melalui api, yang merupakan simbol dari kehadiran ilahi. Ini mencerminkan sikap intimidan yang dia lakukan untuk mengajak bangsa Israel kembali kepada Tuhan yang benar. Hal ini menunjukkan pentingnya memiliki iman yang benar dan melakukan pertobatan.

Albert Barnes menjelaskan bahwa pemanggilan nama Tuhan merupakan bentuk pengabdian dan keyakinan. Dalam konteks ini, Elia berfungsi sebagai perantara untuk membedakan mana yang benar dan mana yang palsu. Barnes juga menekankan bahwa api dalam budaya Israel dan kuno sering digunakan sebagai suatu pengakuan bahwa Allah hadir dan menerima persembahan kita.

Adam Clarke juga menyoroti pentingnya pengujian iman. Dia bercermin pada bagaimana Allah menjawab doa-doa dengan cara yang luar biasa dan tidak terduga. Clarke mengingatkan bahwa ini merupakan pengingat bagi orang-orang pada zaman itu untuk memeriksa dan menguatkan keyakinan mereka terhadap Tuhan.

Gambaran Konteks dan Kaidah

Ketika memahami ayat ini, sangat penting untuk melihat konteks sejarah yang lebih luas. Bangsa Israel sedang berada dalam masa penyembahan berhala dan pengabaian terhadap Tuhan. Maka dari itu, tantangan Elia bukan hanya untuk mengkonfirmasi kekuatan Tuhan, tetapi juga untuk menarik perhatian orang-orang agar kembali ke jalan yang benar.

Hubungan antar Ayat Alkitab

Ayat ini dapat dipahami lebih baik melalui beberapa referensi silang Alkitab berikut:

  • 2 Raja-Raja 1:10 - Tuhan menunjukkan kuasanya melalui api.
  • Mazmur 50:3 - Allah datang dengan api yang menghanguskan.
  • Markus 9:49 - Api dalam konteks penghakiman dan penyucian.
  • 1 Korintus 3:13 - Pembakaran segala sesuatu untuk menguji pekerjaan kita.
  • Roma 12:1 - Menyerahkan diri sebagai persembahan yang hidup.
  • Yehezkiel 1:13 - Melihat api sebagai simbol kemuliaan Tuhan.
  • Wahyu 20:9 - Api sebagai bentuk akhir dari penghakiman.

Penerapan dan Relevansi

Untuk masa kini, ayat ini memanggil setiap individu untuk memvalidasi iman mereka dan tidak hanya percaya pada hal-hal yang kelihatan atau yang didengar dari orang lain. Ini adalah seruan untuk memanggil nama Tuhan secara sungguh-sungguh dan menantang diri sendiri untuk mencari kehadiran-Nya. Kita juga dipanggil untuk membuktikan kepercayaan kita dengan langkah-langkah yang konkrit, mirip dengan cara Elia menantang para nabi Baal.

Penutup

Ayat 1 Raja-Raja 18:24 tidak hanya menyediakan wawasan tentang tantangan Elia, tetapi juga menjadi dasar untuk sebuah refleksi yang lebih dalam tentang iman kita. Ini membuka ruang untuk analisis ayat Alkitab yang komparatif serta koneksi yang lebih luas antara teks-teks alkitabiah yang menangani iman dan kehadiran Tuhan. Dengan cara ini, kita dapat menemukan keterkaitan antara berbagai ayat Alkitab dan tema-tema utama yang mendasarinya.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab