2 Samuel 15:28 Arti Ayat Alkitab

Bahwasanya aku akan berjalan melalui padang itu dengan perlahan-perlahan, sehingga datanglah barang sepatah kata dari pada kamu disampaikan orang kepadaku kelak.

Ayat Sebelumnya
« 2 Samuel 15:27
Ayat Berikutnya
2 Samuel 15:29 »

2 Samuel 15:28 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

2 Samuel 17:16 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 17:16 (IDN) »
Maka sekarangpun hendaklah kamu dengan segera menyuruhkan orang membawa kabar kepada Daud, sembahnya: Jangan apalah pada malam ini tuanku bermalam di padang belantara, melainkan hendaklah tuanku menyeberang dengan segera, supaya jangan tuanku disergap dan segala rakyatpun yang serta tuanku itu.

2 Samuel 15:23 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 15:23 (IDN) »
Maka segenap orang isi negeripun menangislah dengan nyaring suaranya barang di mana orang sekalian itu berjalan lalu; maka bagindapun menyeberanglah sungai Kideron dan segala orang itupun menyeberanglah, lalu diturutnya jalan ke padang belantara.

2 Samuel 16:2 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 16:2 (IDN) »
Maka titah baginda kepada Ziba: Akan barang-barang ini hendak kaupengapakan? Maka sembah Ziba: Bahwa keledai ini bagi orang isi istana baginda akan kendaraan, maka roti dan buah-buah ini akan dimakan oleh segala hamba baginda, dan air anggur ini akan diminum oleh orang yang penat di padang belantara.

2 Samuel 17:1 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 17:1 (IDN) »
Arakian, maka sembah Akhitofel kepada Absalom: Berilah sekarang patik memilih dua belas ribu orang, lalu bangkit berjalan mengejar Daud pada malam ini juga,

2 Samuel 15:28 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman Ayat Alkitab 2 Samuel 15:28

2 Samuel 15:28 berbicara tentang tindakan Absalom yang memberontak terhadap ayahnya, Raja Daud, serta respons Daud dalam situasi tersebut. Ayat ini menggambarkan krisis yang dihadapi oleh Raja Daud saat ia harus melarikan diri dari Yerusalem dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan.

Poin-poin Utama dari Ayat

  • Krisis dan Pengucilan: Daud mengalami pengkhianatan oleh seorang anaknya sendiri. Situasi ini mencerminkan penderitaan dan kesedihan akibat pengkhianatan, serta kesedihan yang mendalam yang dialami oleh banyak orang ketika dihadapkan pada pengkhianatan.
  • Kepemimpinan Spiritual: Daud menunjukkan kepemimpinan melalui ketergantungannya kepada Tuhan. Ia tidak berusaha mengandalkan kekuatan militernya tetapi malah mengandalkan bimbingan Tuhan.
  • Penyampaian Rencananya: Keputusan Daud untuk melarikan diri menunjukkan betapa pentingnya mengikuti petunjuk Tuhan, meskipun itu berarti mengorbankan kenyamanannya sendiri.

Pendapat dari Komentar Alkitab

Mathew Henry mencatat bahwa Daud, meskipun dalam kesulitan yang luar biasa, tetap berfokus pada niat Tuhan atas hidupnya. Henry menjelaskan bahwa sikap Daud adalah contoh bagaimana kita harus berserah pada kehendak Tuhan, terutama dalam masa-masa sulit.

Albert Barnes lebih menekankan pada pentingnya mengenali bahwa perjuangan Daud adalah gambaran dari pergulatan spiritual kita. Dia memberi penjelasan tentang bagaimana kita, seperti Daud, bisa merasa terasing, tetapi kita selalu memiliki harapan dalam Tuhan.

Adam Clarke menyoroti pentingnya menilai situasi secara tepat. Clarke menekankan betapa pentingnya bagi kita untuk tidak meremehkan masalah-masalah yang ada, tetapi mencari jalan terbaik yang sesuai dengan rencana Tuhan, meskipun jalan tersebut tidak selalu mudah.

Referensi Silang Alkitab yang Terkait

  • 2 Samuel 16:15-23 – Menjelaskan kelanjutan pengkhianatan Absalom dan reaksi Daud.
  • 1 Raja-Kings 2:13-25 – Menampilkan konflik dan peralihan kekuasaan yang dihadapi Daud.
  • Psalms 3 – Doa Daud dari dalam kesulitan saat dikhianati oleh anaknya sendiri.
  • Galatia 6:7-8 – Prinsip tentang menabur dan menuai sebagai perspektif saat kita menjadinya dalam situasi sulit.
  • Yesaya 53:3 – Keyakinan bahwa Yesus juga mengalami penolakan dan pengkhianatan.
  • Filipi 4:6-7 – Mengingatkan kita untuk tidak cemas, tetapi membawa segala sesuatu kepada Tuhan dalam doa.
  • 1 Petrus 5:7 – Mengajak kita untuk menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Tuhan.
  • Lam 3:22-23 – Mengingatkan akan kasih setia Tuhan yang selalu ada, terlepas dari keadaan kita.

Kesimpulan dan Aplikasi

Dalam 2 Samuel 15:28, kita diajak untuk melihat lebih dalam tentang pentingnya ketergantungan kita kepada Tuhan, meskipun kita mungkin menghadapi situasi yang sangat sulit dan mendalam. Pemahaman ini terbuka lebar bagi siapa pun yang ingin melakukan estudio tentang makna ayat Alkitab, interpretasi ayat Alkitab, dan penjelasan ayat Alkitab. Setiap orang dapat belajar dari respons Daud ketika berhadapan dengan pengkhianatan dan bagaimana iman kepada Tuhan dapat menuntun kita dalam periode krisis.

Memahami cara cross-referencing Alkitab dan mencari hubungan antara ayat sangat penting dalam studi Alkitab. Dengan menggunakan alat dan referensi yang tepat, kita dapat memperdalam pemahaman kita tentang tema-tema dalam Alkitab dan bagaimana kisah-kisah tersebut saling berkaitan satu sama lain.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab