Daniel 11:19 Arti Ayat Alkitab

Kemudian sekali akan ditujukannya mukanya kepada segala kota benteng di tanahnya sendiri, dan iapun akan tergelincir dan jatuh sehingga tiada didapati lagi akan dia.

Ayat Sebelumnya
« Daniel 11:18
Ayat Berikutnya
Daniel 11:20 »

Daniel 11:19 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Mazmur 37:36 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 37:36 (IDN) »
tetapi apabila aku lalu dari padanya, bahwasanya tiadalah ia lagi, maka aku mencahari dia, tetapi tiada kudapati akan dia!

Yehezkiel 26:21 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yehezkiel 26:21 (IDN) »
Maka engkau Kujadikan suatu tamasya yang hebat dan engkau akan tiada lagi! jikalau dicahari orang, tiada didapatinya akan dikau sampai selama-lamanya, demikianlah firman Tuhan Hua!

Ayub 20:8 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ayub 20:8 (IDN) »
Bahwa lenyaplah ia seperti mimpi, tiada didapati oranglah akan dia pula, dan terbanglah seperti suatu khayal pada malam.

Mazmur 27:2 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 27:2 (IDN) »
Pada masa orang jahat dan segala lawanku dan segala musuhku datang menempuh aku hendak makan dagingku, maka mereka itu sendiri terantuk lalu jatuh.

Yeremia 46:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 46:6 (IDN) »
Orang yang pantas janganlah lari berlepas dirinya, dan orang yang perkasapun jangan luput! pada sebelah utara di tepi sungai Ferat mereka itu sudah tergelincuh lalu rebah jatuh.

Daniel 11:19 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman dan Penjelasan Ayat Alkitab: Daniel 11:19

Ayat: Daniel 11:19 menyiratkan tema-tema penting mengenai perubahan kekuasaan dan kehendak Tuhan yang mengatur sejarah umat manusia. Dalam konteks ini, mari kita lihat makna ayat ini menggunakan beberapa pandangan dari komentar publik yang terkemuka.

Analisis Komentar Alkitab

Pendapat Matthew Henry

Menurut Matthew Henry, Daniel 11:19 menggambarkan perubahan di dalam nasib dan kekuasaan raja yang seharusnya mengingat bahwa tidak ada kekuasaan yang abadi, dan bahwa semua otoritas berada dalam tangan Tuhan. Dia mencatat bahwa semua peristiwa politik adalah bagian dari rencana ilahi, menunjukkan bagaimana Tuhan mengendalikan sejarah dunia.

Pendapat Albert Barnes

Albert Barnes menekankan bahwa ayat ini menyediakan pandangan tentang kebangkitan dan kejatuhan penguasa, yang selalu tunduk pada kehendak Tuhan. Dia mencatat bahwa dalam keruntuhan kekuasaan, ada kesempatan untuk merenungkan kedaulatan Tuhan dan bagaimana Dia sering menggunakan cara yang tidak terduga untuk mencapai tujuan-Nya.

Pendapat Adam Clarke

Adam Clarke memperluas pemahaman tentang teks ini dengan membahas pentingnya karakter moral pemimpin. Dia mengingatkan pembaca bahwa moralitas pemimpin tidak hanya mempengaruhi kerajaan mereka tetapi juga memperoleh kepercayaan Tuhan. Jalan menuju kejatuhan seringkali diwarnai oleh pengabaian prinsip-prinsip moral.

Kesamaan dan Keterkaitan Ayat

Daniel 11:19 memiliki banyak keterkaitan dengan ayat-ayat lain dalam Alkitab yang menjelaskan tema serupa tentang kekuasaan dan kontrol Tuhan. Beberapa ayat ini termasuk:

  • Roma 13:1 - Semua otoritas berasal dari Tuhan.
  • Daniel 4:32 - Allah memberi kerajaan dimanapun Dia kehendaki.
  • Yesaya 40:23 - Dia memperhitungkan para penguasa dan membuat mereka sebagai hampa.
  • Amsal 21:1 - Hati raja berada dalam tangan Tuhan.
  • Daniel 2:21 - Allah yang mengatur zaman dan pemimpin.
  • 1 Samuel 2:7-8 - Tuhan memiskinkan dan Tuhan memperkaya.
  • Penyaluran Ps 22:28 - Kekuasaan dan pemerintahan adalah milik Tuhan.

Temuan dan Interpretasi Tematik

Dalam memahami Daniel 11:19, kita dapat menggali makna tematik yang meliputi kontrol ilahi, kebangkitan dan kejatuhan kekuasaan, serta perlunya semua pemimpin untuk mempertahankan moralitas. Hal ini juga menawarkan kesempatan untuk melakukan studi perbandingan antara berbagai ayat yang menyentuh tema kekuasaan. Ini bisa diperluas lebih jauh dengan cara melakukan analisis komparatif antara ajaran nabi dan tulisan Paulus, seperti di dalam:

  • 2 Korintus 10:5 - Menggagalkan pikiran yang menentang pengetahuan tentang Tuhan.
  • Filipi 4:19 - Tuhan akan mencukupkan segala kebutuhan kita.
  • 1 Timotius 2:1-2 - Pentingnya berdoa bagi penguasa dan pemimpin.

Teknik Cross-Referencing untuk Studi Alkitab

Penting untuk mengembangkan keterampilan dalam cross-referencing untuk memahami teks yang saling terhubung. Hal ini tidak hanya memperdalam pemahaman tetapi juga mengungkap benang merah di antara tulisan-tulisan Alkitab. Alat seperti konkordansi Alkitab atau panduan referensi silang adalah sumber yang sangat berharga. Dengan memanfaatkan metode ini, kita bisa:

  • Mencari referensi silang untuk ayat ini dalam konteks yang lebih luas.
  • Menemukan hubungan antara Perjanjian Lama dan Baru.
  • Membandingkan tema yang dibahas dalam pengajaran Yesus dan tulisan para rasul.

Mengapa Ini Penting?

Memahami Daniel 11:19 dalam konteks yang lebih luas mengajak kita untuk merenungkan peran Tuhan dalam sejarah umat manusia dan dalam hidup kita sehari-hari. Hal ini memberi gambaran bahwa meskipun kekuasaan sering berpindah tangan, kedaulatan Tuhan tetap tidak tergoyahkan. Ini adalah tema yang berulang dalam Alkitab dan sangat berharga untuk refleksi spiritual.

Kesimpulan

Daniel 11:19 mengingatkan kita akan kesinambungan kekuasaan di tangan Tuhan dan memperlihatkan pentingnya moralitas dalam kepemimpinan. Melalui pandangan para komentator Alkitab dan ayat-ayat yang berkaitan, kita dapat menemukan makna yang lebih dalam dan meneruskannya dalam kehidupan kita.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab