Pengkhotbah 1:8 Arti Ayat Alkitab

Segala perkara itu bergerak dengan tiada berhentinya, terlebih dari pada dapat dikatakan orang, maka matapun tiada puas melihat dan telingapun tiada jemu akan mendengar.

Ayat Sebelumnya
« Pengkhotbah 1:7
Ayat Berikutnya
Pengkhotbah 1:9 »

Pengkhotbah 1:8 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Amsal 27:20 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 27:20 (IDN) »
Neraka dan kebinasaan tak pernah kenyang, demikianpun mata orang tak pernah kenyang.

Matius 11:28 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 11:28 (IDN) »
Marilah kepada-Ku, hai kamu sekalian yang berlelah dan yang menanggung berat. Aku ini akan memberi sentosa kepadamu.

Pengkhotbah 4:8 IDN Gambar Ayat Alkitab
Pengkhotbah 4:8 (IDN) »
yaitu: seorang yang berasing, yang tiada kawannya, lagipun tiada padanya anak atau saudara, kendatilah demikian, tiada juga berkesudahan segala pekerjaannya, dan matanyapun tiada puas melihat segala kekayaannya; maka tiada ia berkata demikian: Entah karena siapa gerangan aku bekerja dan kubiarkan diriku kekurangan perkara yang baik? Maka ini lagi sia-sia adanya dan percintaan yang amat syugul.

Roma 8:22 IDN Gambar Ayat Alkitab
Roma 8:22 (IDN) »
Karena kita ketahui, bahwa segenap makhluk itu sama mengerang dan sama merasa kesakitan beranak sampai sekarang ini.

Matius 5:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 5:6 (IDN) »
Berbahagialah segala orang yang lapar dan dahaga akan kebenaran, karena mereka itu akan dijamu sehingga kenyang.

Pengkhotbah 2:11 IDN Gambar Ayat Alkitab
Pengkhotbah 2:11 (IDN) »
Karena apabila aku menoleh kepada segala perbuatanku, yang telah kuperbuat dengan tanganku, dan kepada segala pekerjaan yang telah kukerjakan dengan tekun itu, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan kepenatan hati, tiadalah faedah dalamnya di bawah langit.

Pengkhotbah 5:10 IDN Gambar Ayat Alkitab
Pengkhotbah 5:10 (IDN) »
(5-9) Barangsiapa yang suka akan uang, ia itu tiada tahu puas dengan uang, dan barangsiapa yang suka akan kekayaan, ia itu tiada tahu puas dengan perolehannya, maka inipun suatu perkara yang sia-sialah adanya.

Mazmur 63:5 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 63:5 (IDN) »
(63-6) Bahwa jiwaku seolah-olah dikenyangkan dengan kesedapan yang indah-indah, mulutku serta dengan bibirnyapun bersorak-sorak dan menyanyi dengan bergemar,

Pengkhotbah 7:24 IDN Gambar Ayat Alkitab
Pengkhotbah 7:24 (IDN) »
Barang yang jauh dan amat dalam, siapa gerangan akan mendapat dia?

Pengkhotbah 4:1 IDN Gambar Ayat Alkitab
Pengkhotbah 4:1 (IDN) »
Setelah itu maka berbaliklah aku hendak melihat segala aniaya, yang dibuat di bawah langit; bahwasanya adalah air mata segala orang yang teraniaya itu, dan seorangpun tiada yang menghiburkan mereka itu; maka pada pihak segala penganiaya itu adalah kuasa, dan seorangpun tiada membalas jahat itu kepadanya.

Pengkhotbah 2:26 IDN Gambar Ayat Alkitab
Pengkhotbah 2:26 (IDN) »
Karena kepada orang yang baik di hadapan hadirat-Nya dikaruniakan-Nya hikmat dan pengetahuan dan kesukaan, tetapi kepada orang yang berdosa diberikan-Nya percintaan dan syugul dalam mengumpulkan dan menghimpunkan, supaya diberikan-Nya kepada orang yang baik di hadapan hadirat Allah; maka ini juga perkara yang sia-sialah adanya dan yang memenatkan hati.

Amsal 30:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 30:15 (IDN) »
Pada si lintah adalah dua anaknya, ia ini: Berilah! berilah! bahwa tiga perkara ini tiada tahu kenyang dan empat yang tiada pernah berkata demikian: Telah cukuplah sudah!

Wahyu 7:16 IDN Gambar Ayat Alkitab
Wahyu 7:16 (IDN) »
Maka tiada mereka itu akan lapar atau dahaga lagi, dan tiada mereka itu dipukul oleh panas matahari atau barang sesuatu yang hangat,

Pengkhotbah 1:8 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan Ayat Alkitab: Pengkhotbah 1:8

"Semua hal adalah segenap hal yang dapat diucapkan, tidak ada yang bisa dikatakan yang lebih baik daripada apa yang telah dikatakan sebelumnya. Sungguh, keadaan di bumi dan para manusia tidak puas dengan apa yang mereka miliki."

Ayat ini mengungkapkan sebuah tema sentral dalam kitab Pengkhotbah, yaitu ketidakpuasan dan kekecewaan manusia terhadap kehidupan. Penulis, yang diyakini sebagai Salomo, membahas ide bahwa semua hal di dunia ini, meskipun bisa sangat menarik, pada akhirnya tidak memuaskan jiwa manusia. Berikut adalah beberapa poin penting yang diringkas dari berbagai komentar publik:

  • Keterbatasan Manusia: Manusia berbicara dan mengeluh tentang kehidupan, tetapi pada akhirnya gerak kehidupan mereka tetap sama. Kelelahan dan putus asa sering kali muncul ketika mencoba menemukan makna dalam hal-hal yang bersifat sementara.
  • Kesia-siaan: Penulis mengulangi bahwa semua usaha dan pencarian manusia di dunia ini sangat mungkin mengarah pada merasa sia-sia, karena kebahagiaan yang dicari sering kali tidak dapat dicapai.
  • Pengulangan Kehidupan: Segala sesuatu dalam kehidupan ini tampak bergerak dalam siklus yang berulang, di mana tidak ada yang benar-benar baru, sehingga mendorong rasa keputusasaan bagi mereka yang mencarinya.
  • Keabadian Mungkin dalam Kristus: Dalam konteks keseluruhan Alkitab, ayat ini juga mengarah kepada pemahaman bahwa kepenuhan hidup dan makna sejati datang hanya melalui hubungan yang benar dengan Allah, di mana Yesus Kristus adalah pusat untuk menemukan kepenuhan yang tidak bisa dicapai hanya melalui usaha manusia.

Untuk memahami lebih lanjut tentang ayat ini, berikut adalah beberapa referensi silang yang relevan:

  • Pengkhotbah 2:11 - "Kemudian aku melihat segala pekerjaan yang dilakukan dengan tangan, dan lihat, ternyata semuanya adalah kesia-siaan dan usaha belaka!"
  • Pengkhotbah 3:9-11 - "Apa gunanya pekerjaannya yang dilakukan di bawah matahari?"
  • Matius 16:26 - "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawanya?"
  • Roma 8:20 - "Sebab dengan harapan, seluruh ciptaan ini telah ditakdirkan untuk sia-sia."
  • 1 Korintus 15:58 - "Karena itu, saudara-saudaraku yang terkasih, tetaplah teguh, jangan goyah, dan selalu berusaha di dalam pekerjaan Tuhan."
  • Yakobus 4:14 - "Sebab kamu adalah uap yang sebentar saja kelihatan, tetapi kemudian lenyap."
  • Filipi 3:19 - "Mereka merasa bangga dalam kesia-siaan mereka."
  • Amsal 14:13 - "Walau dalam tawa hati itu bisa membuat sakit, tetapi kedamaian akan menggantikan kesedihan."

Di dalam memahami makna ayat Alkitab, penting untuk melakukan analisis ayat-ayat Alkitab yang berkaitan dan menangkap keselarasan antara berbagai bagian Alkitab. Konsep cross-referencing, dengan menghubungkan versi yang berbeda, memberi kita perspektif yang lebih dalam tentang tema kehidupan, keputusasaan, dan harapan dalam Tuhan.

Penerapan Praktis: Ayat Pengkhotbah 1:8 mengingatkan kita akan pentingnya mencari makna yang lebih dalam daripada apa yang terlihat secara lahiriah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus mengingat bahwa pencarian pemenuhan sejati tidak pada hal-hal duniawi, melainkan pada hubungan kita dengan Sang Pencipta.

Kesimpulan: Melalui ayat ini, kita diajak untuk merenungkan kenyataan bahwa meskipun banyak hal yang kita lakukan tampak sia-sia atau tidak memuaskan, dalam Kristus, kita menemukan makna sari dari semua pencarian kita. Maka, akan sangat berguna untuk menggunakan alat untuk cross-referencing Alkitab dan sumber referensi Alkitab lainnya untuk menggali lebih dalam tema ini.

Dengan merenungkan lebih dalam tentang pemahaman ayat Alkitab, kita dapat membuka diri untuk dialog inter-Biblikal yang akan memperkaya iman dan pengetahuan kita akan firman Tuhan.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab