Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHagai 1:4 Ayat Alkitab
Hagai 1:4 Arti Ayat Alkitab
Adakah ketika yang baik pada kamu akan duduk dalam rumah-rumahmu, yang elok perbuatannya, sedang rumah ini lagi rusak?
Hagai 1:4 Referensi Silang
Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

2 Samuel 7:2 (IDN) »
maka titah baginda kepada nabi Natan: Bahwasanya aku ini duduk dalam sebuah istana dari pada kayu araz, maka tabut Allah itu duduk di tengah-tengah kain kelambu!

Mazmur 132:3 (IDN) »
Sekali-kali tiada aku mau masuk ke dalam kemah kedudukanku atau naik ke atas bendul peraduanku!

Hagai 1:9 (IDN) »
Bahwa kamu ingin akan banyak, maka kamu beroleh hanya sedikit, dan apabila kamu sudah membawa pulang akan dia, lalu Aku menghembus ke dalamnya. Mengapa maka begitu? demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Oleh karena sebab rumah-Ku yang rusak adanya, sedang hatimu bersukacita, masing-masing akan rumahnya sendiri.

Matius 6:33 (IDN) »
Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah serta kebenaran-Nya, maka sekaliannya itu juga akan ditambahkan kepadamu.

Yeremia 52:13 (IDN) »
Maka dibakarnya habis akan rumah Tuhan dan akan istana baginda dan akan segala rumah di Yeruzalem, dan lagi segala rumah orang besar-besarpun dibakarnya habis dengan api.

Ratapan 2:7 (IDN) »
Bahwa Tuhan sudah menolak mezbah-Nya dan jemulah Ia akan tempat kesucian-Nya! segala pagar tembok maligai itu sudah diserahkan-Nya kepada tangan musuh, maka mereka itu sudah bergaduh-gaduh di dalam rumah Tuhan, ramainya seperti pada hari raya.

Mazmur 74:7 (IDN) »
Mereka itu telah menunukan tempat kesucian-Mu dengan api, dan dinajiskannya tempat kediaman nama-Mu, sambil diratakannya dengan bumi.

Mikha 3:12 (IDN) »
Maka sekarang oleh karena sebab kamulah Sion akan ditenggala seperti bendang dan Yeruzalem akan menjadi suatu kerobohan batu dan bukit rumah itu akan menjadi busut di hutan.

Daniel 9:17 (IDN) »
Maka sekarang, ya Allah kami! dengar apalah akan doa hamba-Mu dan akan segala pemohonnya, dan karena Tuhan juga hendaklah terang hadirat-Mu bercahaya kepada tempat kesucian-Mu, yang sudah rusak itu!

Daniel 9:26 (IDN) »
Maka kemudian dari pada enam puluh dua sabat Almasih itu akan dihapuskan, tetapi bukan karena dirinya sendiri, maka bangsa seorang raja, yang datang itu, akan membinasakan negeri dan tempat suci itu, dan kesudahannya akan dengan air bah yang meliputi; maka dahulu dari pada kesudahan itu akan ada perang dan kerusakan yang tiada terbaiki lagi.

Yehezkiel 24:21 (IDN) »
Katakanlah olehmu kepada bangsa Israel: Demikianlah firman Tuhan Hua: Bahwasanya Aku akan menajiskan tempat kesucian-Ku, yaitu kemuliaan kuatmu dan kekenangan matamu dan yang dirindukan hatimu, dan segala anakmu laki-laki dan perempuan, yang telah kamu tinggalkan di belakang itu akan rebah dimakan pedang.

Ratapan 4:1 (IDN) »
Wah! bagaimana sudah suramlah emas, serta berubahlah emas yang amat baik adanya! batu-batu tempat sucipun berkaparanlah pada siku segala lorong-lorong!

Mazmur 102:14 (IDN) »
(102-15) Karena segala hamba-Mu berkenan akan batu-batunya, dan mereka itupun sayang akan kerobohannya.

Yeremia 26:18 (IDN) »
Bahwa pada zaman Hizkia, raja Yehuda, bernubuatlah Mikha, orang Marasyti, kepada segenap bangsa Yehuda, katanya: Demikianlah firman Tuhan semesta alam sekalian: Bahwa Sion akan ditanggala seperti bendang dan Yeruzalempun akan menjadi suatu kerobohan batu dan bukit rumah ini menjadi tempat hutan yang tinggi.

Yeremia 33:10 (IDN) »
Demikianlah firman Tuhan: Bahwa di dalam tempat ini (yang kaukatakan akan halnya demikian: Sunyilah ia, sehingga seorang manusia atau seekor binatangpun tiada di dalamnya), maka di dalam segala negeri Yehuda dan pada segala lorong Yeruzalem, yang rusak begitu, sehingga seorang manusia atau seekor binatangpun tiada di dalamnya, di sana akan kedengaran pula

Yeremia 26:6 (IDN) »
niscaya rumah ini Kujadikan kelak seperti Silo, dan negeri inipun Kujadikan akan kutuk bagi segala bangsa yang di atas bumi.

Matius 24:1 (IDN) »
Maka keluarlah Yesus dari dalam Bait Allah lalu pergi; maka datanglah murid-murid-Nya menunjukkan kepada-Nya bangunan Bait Allah.

Yeremia 33:12 (IDN) »
Maka firman Tuhan serwa sekalian alam demikian: Di dalam tempat ini, yang rusak sehingga seorang manusia atau seekor binatangpun tiada dalamnya, demikianpun di dalam segala negerinya akan ada pula pondok-pondok gembala, dan kawan-kawan dombapun akan berbaring kelilingnya.
Hagai 1:4 Komentar Ayat Alkitab
Makna dan Tafsir Haggai 1:4
Haggai 1:4 berbunyi: "Apakah waktu bagi kamu untuk tinggal di rumah-rumahmu yang dilapisi dengan kayu, sedangkan rumah ini terbengkalai?" Ayat ini merupakan panggilan kepada umat Allah untuk merenungkan keadaan spiritual dan fisik mereka. Dalam konteks historis, Nabi Haggai berbicara kepada orang-orang yang telah kembali dari pembuangan dan mulai membangun kembali Bait Suci di Yerusalem.
Pemahaman Umum
Psikologi umat pada masa itu menunjukkan bahwa mereka lebih fokus pada pembangunan rumah pribadi mereka daripada rumah Tuhan. Para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke setuju bahwa dorongan ini mencerminkan ketidakpedulian terhadap kekudusan pekerjaan Tuhan.
Tafsiran Ayat
- Matthew Henry: Menekankan pentingnya memperhatikan urusan Tuhan di atas urusan pribadi. Dia menunjukkan bahwa prioritizing kepentingan pribadi di atas kepentingan ilahi dapat menyebabkan stagnasi dalam hal spiritual.
- Albert Barnes: Mencatat bahwa pertanyaan ini merupakan seruan untuk evaluasi diri. Dia mengajak umat untuk mengevaluasi apakah mereka menempatkan kebutuhan Tuhan ke tempat kedua.
- Adam Clarke: Menggambarkan bagaimana umat Tuhan sering jatuh ke dalam perangkap kenyamanan pribadi yang mengabaikan tugas ilahi mereka. Dia melihat panggilan Haggai sebagai kemurahan hati Tuhan untuk menarik mereka kembali ke jalan yang benar.
Hubungan dengan Ayat-Alkitab Lain
Haggai 1:4 berbicara langsung kepada tema penempatan Tuhan di atas segalanya. Berikut adalah beberapa referensi silang Alkitab yang relevan:
- Ezra 5:2: Berbicara tentang pembangun Bait Suci kembali.
- Mateus 6:33: "Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya."
- 1 Korintus 3:16-17: Mengingatkan bahwa tubuh kita adalah bait Allah.
- Filipi 3:19: Mengingatkan kita untuk tidak menjadi fokus pada hal-hal duniawi.
- Lukas 12:29-31: Mengajarkan tentang kepercayaan kepada Allah dalam penyediaan kebutuhan kita.
- Kolose 3:2: "Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi."
- Yakobus 1:13-15: Mengingatkan bahaya dari keinginan duniawi yang dapat membimbing kita pada kemunduran spiritual.
Analisis Tematik
Tema yang muncul dari Haggai 1:4 adalah memprioritaskan kehidupan spiritual di atas kebutuhan pribadi. Penyangkalan terhadap kebutuhan ini dapat membawa pengabaian terhadap tanggung jawab kepada Tuhan. Umat Tuhan perlu untuk:
- Merefleksikan komitmen mereka kepada Allah.
- Menyadari bahwa kebangkitan spiritual memerlukan usaha dan pengorbanan.
- Mengikutsertakan segala aspek kehidupan kita agar sejalan dengan kehendak Allah.
Penerapan Hari Ini
Seruan Haggai masih sangat relevan bagi kehidupan umat Kristen saat ini, di mana kita sering kali lebih terfokus pada kehidupan sehari-hari dan mengabaikan panggilan Tuhan. Kita harus terus mengingat untuk tidak hanya hidup untuk kepentingan kita sendiri tetapi juga untuk memuliakan nama Tuhan.
Kesimpulan
Haggai 1:4 memberikan pengingat yang kuat bahwa fokus kita seharusnya kepada Tuhan dan pekerjaan-Nya. Dalam mengejar kesenangan dan kenyamanan pribadi, kita mungkin berisiko kehilangan pengertian sejati tentang prioritas ilahi kita. Oleh karena itu, umat Kristen diundang untuk merefleksikan dan mengoreksi jalan mereka agar sejalan dengan kehendak Tuhan.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.