Yesaya 23:10 Arti Ayat Alkitab

Tinggalkanlah negerimu, seolah-olah engkau mengarung sungai, hai puteri Tarsis! tiada lagi pengikat pinggang.

Ayat Sebelumnya
« Yesaya 23:9
Ayat Berikutnya
Yesaya 23:11 »

Yesaya 23:10 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

1 Samuel 28:20 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Samuel 28:20 (IDN) »
Maka dengan sekonyong-konyong rebahlah Saul terjerumus sepanjang tubuhnya serta sangat ketakutanlah ia dari karena perkataan Semuel itu, dan tiada lagi kuat dalamnya, karena sehari semalam itu satupun tiada dimakannya.

Ayub 12:21 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ayub 12:21 (IDN) »
Dicurahkan-Nya kehinaan atas orang bangsawan, dikendorkan-Nya pengikat pinggang orang gagah.

Mazmur 18:32 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 18:32 (IDN) »
(18-33) Maka Allah juga yang mengikat pinggangku dengan kuat, dan yang mematutkan jalanku dengan sempurna.

Yesaya 23:14 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 23:14 (IDN) »
Baiklah kamu menangis, hai segala kapal Tarsis! karena kota bentengmu itu sudah rusak.

Ratapan 1:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ratapan 1:6 (IDN) »
Demikianlah segala kemuliaan sudah lalu dari pada puteri Sion! segala penghulunya laksana rusa yang tiada mendapat tempat rumput, mereka itu berjalan dengan letihnya di hadapan orang yang mengejar akan dia!

Hagai 2:22 IDN Gambar Ayat Alkitab
Hagai 2:22 (IDN) »
(2-23) Dan Aku akan membongkarbalikkan segala kursi kerajaan dan Aku akan membinasakan kuasa kerajaan segala bangsa, dan Aku akan membalik belah segala kendaraan serta dengan orang yang mengendarainya, dan segala kuda dan segala orang yang mengendarainya itu akan terhembalang masing-masing oleh pedang kawannya.

Roma 5:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Roma 5:6 (IDN) »
Karena tatkala kita lagi lemah, maka Kristus pun matilah karena orang fasik, pada masa yang tetap.

Yesaya 23:10 Komentar Ayat Alkitab

Makna Ayat Alkitab: Yesaya 23:10

Ayat Yesaya 23:10 berbicara tentang Tirus, sebuah kota dagang yang terkenal dan kekuatan maritim di pantai Fenisia. Dalam konteks penilaian Allah terhadap kota-kota yang sombong, ayat ini mengungkapkan pentingnya memahami kehendak Tuhan dalam mengatur bangsa-bangsa. Dalam penafsirannya, beberapa komentator Alkitab seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke memberikan pandangan mendalam mengenai makna dari ayat ini.

Penjelasan Dari Komentar Alkitab

Matthew Henry mencatat bahwa ayat ini menunjukkan kebanggaan dan kesombongan Tirus, yang berusaha untuk memperluas pengaruh dan kekayaan melalui perdagangan. Ketidakmampuannya untuk mempertahankan diri dari penghakiman Tuhan membawa pada kejatuhannya. Selain itu, Henry menekankan pentingnya pertobatan sebagai jalan untuk menghindari konsekuensi dari kesombongan.

Albert Barnes menambahkan bahwa ayat ini melambangkan ketidakstabilan kekuatan dunia dan bahwa Tuhanlah yang mengatur semuanya. Dia menjelaskan bahwa meskipun Tirus kuat dan makmur, ia tidak luput dari tanggung jawab moral terhadap Tuhan. Barnes juga menunjukkan bahwa penghakiman ini tidak hanya berlaku untuk Tirus tetapi juga bagi semua bangsa yang menyimpang dari Tuhan.

Adam Clarke menjelaskan bahwa kata-kata dalam ayat ini menggambarkan kerugian yang dialami oleh Tirus akibat penghakiman ilahi. Ia menekankan bahwa semua kekayaan dan kekuatan yang dimiliki oleh kota ini pada akhirnya tidak ada artinya dibandingkan dengan kekuasaan Tuhan. Clarke juga menyarankan perlunya pengakuan terhadap kedaulatan Tuhan di dalam setiap aspek kehidupan.

Hubungan dengan Ayat Lain

Berikut adalah beberapa referensi silang Alkitab yang dapat memperdalam pemahaman mengenai Yesaya 23:10:

  • Yehezkiel 26:1-21 - di mana nubuat mengenai kejatuhan Tirus juga diungkapkan.
  • Yesaya 14:12-15 - membahas tentang kejatuhan sosok yang sombong, yang juga relevan dengan tema kesombongan.
  • Amos 1:9-10 - yang mengkritik Tirus karena perbuatannya dan mendukung tema penghakiman terhadap bangsa-bangsa.
  • Mikha 5:6 - membahas tentang serangan terhadap negaranya, yang memiliki kesamaan konteks dengan jatuhnya Tirus.
  • Yesaya 26:11 - penggambaran tentang bagaimana orang-orang yang jahat akan melihat janji Allah digenapi bahkan dalam penghakiman.
  • Wahyu 18:17-19 - menggambarkan kejatuhan Babilon, yang bisa disamakan dengan kejatuhan Tirus dalam hal kesombongan dan pendosa.
  • Yesaya 47:1 - yang menyoroti kehampaan dari kebanggaan yang berlebihan, sama seperti Tirus.

Kesimpulan

Yesaya 23:10 mengingatkan kita tentang bahaya kesombongan dan pentingnya bergantung pada kekuatan Tuhan. Melalui penafsiran ayat Alkitab ini, kita dapat belajar untuk menghindari kesalahan yang sama yang dilakukan oleh Tirus. Pengajaran ini sangat relevan untuk kita saat ini dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan analisis ayat Alkitab yang cermat dan merujuk pada ayat lain yang relevan, kita dapat menggali lebih dalam makna yang terkandung dalam Kitab Suci.

Dalam menjelajahi hubungan antara ayat-ayat Alkitab, kita juga dapat menemukan tema-tema serupa yang diajarkan dalam berbagai konteks, yang dapat membantu memperdalam pemahaman Ayat Alkitab kita. Dengan demikian, cross-referencing ayat-ayat tersebut menjadi alat berharga untuk studi dan pertumbuhan rohani kita.

Dengan cara ini, kita tidak hanya dapat menghargai kearifan Alkitab, tetapi juga menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai bagian dari pertumbuhan iman.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab