Penjelasan Alkitabiah Yesaya 48:22
Ayat: "Tidak ada damai bagi orang fasik, demikianlah firman TUHAN." - Yesaya 48:22
Makna Umum Ayat
Dalam ayat Yesaya 48:22, Tuhan menegaskan bahwa orang-orang yang fasik, yaitu mereka yang berbuat jahat dan menentang kasih dan hukum-Nya, tidak akan mengalami kedamaian. Ini menunjukkan konsekuensi dari hidup di luar kehendak Tuhan. Ketiadaan damai adalah hasil dari pemisahan diri dari Tuhan.
Penafsiran Dari Para Komentator
-
Matthew Henry:
Henry menjelaskan bahwa "damai" di sini mencakup lebih dari sekadar ketenangan batin; ini merujuk kepada keselamatan dan keamanan yang hanya dapat ditemukan dalam hubungan yang benar dengan Tuhan. Orang fasik berjuang dalam kekacauan batin mereka karena mereka menolak kebenaran ilahi.
-
Albert Barnes:
Barnes menekankan bahwa ayat ini adalah peringatan bagi umat Tuhan. Ia menunjukkan bahwa damai adalah hasil dari hidup dalam ketaatan. Ketidaktaatan membawa kepada ketidakpastian dan kehampaan dalam hidup. Barnes juga menghubungkan ayat ini dengan kehidupan umat Israel yang melawan Tuhan.
-
Adam Clarke:
Clarke menyatakan bahwa frasa "tidak ada damai" mencerminkan keadaan spiritual umat yang menolak Tuhan. Dia menekankan pentingnya mencari Tuhan untuk memperoleh kedamaian sejati. Tanpa Tuhan, hidup penuh dengan kesedihan dan keresahan.
Referensi Silang Alkitab
- Yesaya 57:21 - "Tidak ada damai bagi orang fasik." - Mengulangi tema dari Yesaya 48:22.
- Roma 3:17 - "Dan jalan perdamaian tidak mereka kenal." - Menunjukkan keterkaitan antara fasikitas dan ketiadaan kedamaian.
- Galatia 5:22 - "Buah Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera..." - Menggambarkan damai yang ada dalam kehidupan yang dipimpin oleh Roh.
- Filipi 4:7 - "Damai sejahtera Allah..." - Menyatakan damai sebagai pemberian Tuhan kepada mereka yang hidup sesuai kehendak-Nya.
- Yesaya 26:3 - "Engkau akan menjaganya dengan damai sejahtera." - Menunjukkan kedamaian yang berasal dari iman kepada Tuhan.
- Yohanes 14:27 - "Damai sejahtera yang kutinggalkan bagimu." - Yesus berbicara tentang kedamaian yang berbeda dari yang dunia tawarkan.
- Efesus 2:14 - "Ia adalah damai sejahtera kita." - Menjelaskan Yesus sebagai sumber kedamaian bagi orang percaya.
Pembelajaran Dan Aplikasi
Ayat ini mengajak kita untuk merefleksikan kehidupan kita dan hubungan kita dengan Tuhan. Mencari damai berarti hidup dengan taat kepada ajaran-Nya. Jika kita merasakan ketidakpuasan atau kekosongan, kita harus mengevaluasi hubungan kita dengan Tuhan, karena hanya Dia yang dapat memberikan kedamaian sejati.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.