Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiImamat 12:5 Ayat Alkitab
Imamat 12:5 Arti Ayat Alkitab
Tetapi jikalau ia beranak perempuan, maka dua jumaat lamanya najislah ia, seperti haidnya yang biasa, kemudian hendaklah ia tinggal lagi enam puluh enam hari lamanya dalam darah taharatnya.
Imamat 12:5 Referensi Silang
Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Kejadian 3:13 (IDN) »
Maka firman Tuhan Allah kepada perempuan itu: Apakah ini yang telah kauperbuat? Maka sahut perempuan itu: Si ular itu menipukan daku, lalu aku makan.

Imamat 12:4 (IDN) »
Kemudian perempuan itu akan tinggal lagi tiga puluh tiga hari lamanya dalam darah taharatnya, suatupun tiada yang suci boleh dijamahnya dan tiada boleh ia masuk ke dalam tempat yang suci sampai sudah genap segala hari taharatnya.

Imamat 12:2 (IDN) »
Katakanlah ini kepada segala bani Israel: Apabila hamillah seorang perempuan lalu beranaklah ia laki-laki, maka najislah ia tujuh hari lamanya, seturut hari haidnya yang biasa.

1 Timotius 2:14 (IDN) »
maka bukannya Adam yang teperdaya, melainkan perempuan itu teperdaya, sehingga ia termasuk ke dalam kesalahan.
Imamat 12:5 Komentar Ayat Alkitab
Penjelasan dan Tafsir Ayat Alkitab: Imamat 12:5
Imamat 12:5 membahas mengenai proses penyucian perempuan setelah melahirkan. Dalam konteks Alkitab, ayat ini merupakan bagian penting dari hukum yang diberikan kepada bangsa Israel, berdampak pada pandangan tentang kesucian dan kekudusan dalam kehidupan sehari-hari.
Makna Umum Imamat 12:5
Menurut Matthew Henry, ayat ini menunjukkan pentingnya pemulihan setelah melahirkan. Perempuan yang melahirkan dianggap dalam keadaan yang tidak suci dan perlu mengikuti ritual tertentu untuk kembali bersih. Ini juga mencerminkan perasaan syukur atas kelahiran yang dianugerahkan Tuhan.
Albert Barnes menambahkan bahwa prosedur penyucian ini tidak hanya fisik tetapi juga spiritual. Segala sesuatu mengenai kelahiran harus dihadapkan pada peraturan ilahi, menunjukkan bagaimana Allah mengatur hidup umat-Nya.
Adam Clarke mencatat bahwa berbagai kerumitan dari penyucian setelah melahirkan juga menekankan nilai kehidupan manusia. Kelahiran hidup adalah sesuatu yang dihargai, tetapi pada saat yang sama, ada kesadaran akan dosa dan perlunya penebusan.
Penjelasan Kontekstual
Ayat ini, jika diteliti lebih dalam, merupakan bagian dari hukum yang lebih besar mengenai ritual dan pengorbanan yang mencakup bagaimana manusia berinteraksi dengan kesucian yang Tuhan tetapkan. Hal ini berkaitan erat dengan tema penyucian dalam kehidupan orang Israel.
Tafsir Ayat
- Ayat ini menunjukkan urutan waktu dan proses penyucian yang harus diikuti wanita setelah melahirkan.
- Menekankan kebutuhan akan pengorbanan sebagai tanda syukur terhadap Tuhan atas kelahiran yang baru.
- Menunjukkan struktur hukum dalam kehidupan masyarakat Israel dan bagaimana mereka diharapkan untuk mematuhi peraturan ilahi.
Referensi Silang Ayat Alkitab
Berikut adalah beberapa ayat yang dapat berhubungan dengan Imamat 12:5:
- Imamat 15:19-30 - Hukum tentang kebersihan dan ketidakbersihan.
- Ulangan 33:29 - Penghargaan terhadap bangsa Israel sebagai yang diberkati oleh Tuhan.
- Yohanes 3:6 - Konsep lahir kembali dan kehidupan baru dalam roh.
- 1 Timotius 2:15 - Perempuan akan diselamatkan melalui kelahiran anak.
- Mikha 6:8 - Tuhan menginginkan ketaatan dan hidup yang sesuai dengan hukum-Nya.
- Yakobus 1:27 - Agama yang murni di mata Tuhan adalah perawatan terhadap janda dan anak yatim.
- Lukas 2:22 - Perayaan penyucian dalam konteks keagamaan setelah kelahiran Yesus.
Kesimpulan
Imamat 12:5 memiliki arti yang mendalam, menunjukkan bagaimana ritual dan hukum memberikan pemahaman tentang kesucian dan rasa syukur. Dengan melakukan analisis perbandingan, kita dapat menemukan tema yang berulang dalam Alkitab tentang pembersihan dan pengorbanan. Ini juga mengajak kita untuk membuka dialog mengenai cara melihat hubungan antara ayat-ayat yang berbeda dalam Alkitab, mengaitkan hukum dengan kasih karunia melalui Kristus.
Penggunaan Kata Kunci dalam Penjelasan
Jika Anda mencari makna ayat-ayat Alkitab, penafsiran ayat Alkitab, atau penjelasan ayat Alkitab, penting untuk memperhatikan cara-cara ayat-ayat tersebut saling berhubungan. Kaitannya antara ayat-ayat ini dapat memberikan pemahaman yang lebih kaya tentang tema-tema yang ada dalam Kitab Suci.
Panduan dan Sumber Daya
Untuk memperdalam pemahaman Anda, pertimbangkan menggunakan alat untuk membandingkan ayat-ayat Alkitab, seperti koncordansi Alkitab dan sistem referensi silang Alkitab. Ini memberi Anda kemampuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta mengidentifikasi tema-tema di seluruh Alkitab.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.