Penjelasan Alkitab: Lukas 19:46
Ayat ini berbunyi: "Telah tertulis: Rumahku adalah rumah doa, tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
Pengantar
Lukas 19:46 adalah pernyataan Tuhan Yesus yang mencerminkan kemarahan-Nya terhadap penyalahgunaan tempat ibadah. Untuk memahami makna dari ayat ini, kita perlu melihat konteks sejarah, teologis, serta pandangan dari para komentator Alkitab terkenal.
Makna Ayat
Menurut Matthew Henry, ayat ini menunjukkan bahwa rumah Allah seharusnya menjadi tempat untuk berdoa dan menyembah, bukan untuk kegiatan komersial. Henry mencatat bahwa Yesus datang untuk membersihkan Rumah-Nya dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan tujuan suci.
Albert Barnes menekankan bahwa istilah "sarang penyamun" menunjukkan betapa jauh lurusnya mereka yang terlibat dalam praktik bisnis di dalam Bait Suci. Dia menyatakan bahwa keserakahan manusia sering kali menggantikan spiritualitas yang seharusnya mendominasi dalam peribadahan.
Adam Clarke menyiratkan bahwa dengan mengutip kitab Nabi Yesaya (Yesaya 56:7), Yesus menekankan bahwa Tuhan mengharapkan rumah-Nya diisi dengan orang yang mencari-Nya dalam doa dan penyembahan, dan bukan para pedagang yang datang untuk mengejar keuntungan.
Analisis Kontekstual
- Konteks historis: Rumah ibadah pada zaman Yesus telah disalahgunakan untuk bisnis.
- Dinamika sosial: Para penjual di Bait Suci mengeksploitasi pengunjung yang datang untuk beribadah.
- Makna teologis: Ayat ini memperingatkan bahwa Allah menghargai kesucian tempat ibadah.
Rujukan Ayat Lainnya
Lukas 19:46 dapat dihubungkan dengan beberapa ayat lain yang juga berbicara mengenai kesucian rumah Tuhan dan penolakan praktik yang tidak pantas:
- Yesaya 56:7 - "Aku akan membawa mereka ke gunungku yang suci..."
- Yeremia 7:11 - "Apakah rumah ini, yang disebut dengan nama-Ku, akan menjadi sarang penyamun di matamu?"
- Matius 21:13 - "Dia berkata kepada mereka, 'Ada tertulis: Rumahku akan disebut rumah doa, tetapi kamu telah menjadikannya sarang penyamun.'
- Markus 11:17 - "Dan Ia mengajarkan mereka dan berkata, 'Tidakkah ada tertulis: Rumahku akan disebut rumah doa bagi semua bangsa?'"
- Malakhi 1:10 - "Oh, kiranya ada di antara kamu yang menutup pintu supaya kamu tidak menyalakan api di atas mezbah-Ku dengan sia-sia."
- 1 Petrus 2:5 - "Dan biarlah kamu sebagai batu-batu hidup, dibangunkan menjadi rumah rohani."
- 2 Korintus 6:16 - "Apakah bait Allah memiliki persekutuan dengan berhala?"
Kesimpulan dan Relevansi
Lukas 19:46 mengajak kita untuk merenungkan kesucian tempat ibadah dan mengingat bahwa Tuhan menginginkan agar kita menghormati rumah-Nya. Dalam konteks zaman modern, kita perlu memastikan bahwa motivasi kita untuk beribadah adalah tulus, tanpa ada unsur komersial atau keduniawian yang mengganggu.
Pentingnya memahami ayat ini melalui komentar Alkitab dan referensi silang juga menjelaskan bagaimana tema ini diulang di berbagai bagian Alkitab, menunjukkan konsistensi pesan Allah tentang kesucian dan tujuan dari rumah-Nya.
Tools untuk Referensi Alkitab
- Alat Referensi Alkitab: Buku dan materi yang membantu dalam menemukan hubungan antar ayat.
- Konkordansi Alkitab: Sebuah daftar kata dan ayat untuk memudahkan pencarian.
- Panduan Referensi Silang Alkitab: Sumber untuk menjelajahi hubungan antar teks Alkitab.
- Metode Studi Referensi Silang Alkitab: Pendekatan untuk mempelajari teks melalui keterhubungan tematik.
FAQ
- Apa ayat-ayat yang berhubungan dengan Lukas 19:46? Ayat ini dapat dipahami lebih baik dalam konteks ayat-ayat seperti Matius 21:13 dan Yesaya 56:7.
- Bagaimana cara menemukan referensi silang dalam Alkitab? Menggunakan alat dan konkordansi, serta referensi silang yang tersedia dalam Alkitab, dapat membantu.
- Apa kesamaan antara Lukas 19:46 dan Matius 21? Kedua ayat menekankan penekanan Yesus pada kesucian tempat ibadah dan penolakannya terhadap praktik yang tidak sesuai.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.