Matius 13:28 Arti Ayat Alkitab

Maka sahutnya kepada mereka itu: Bahwa seterulah yang membuat demikian itu. Maka kata segala hamba itu kepadanya: Sukakah Tuan, kami pergi memungut lalang itu?

Ayat Sebelumnya
« Matius 13:27
Ayat Berikutnya
Matius 13:29 »

Matius 13:28 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

1 Korintus 5:3 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Korintus 5:3 (IDN) »
Adapun aku ini sungguhpun diriku tiada hadir, tetapi rohku hadir, maka sama seperti aku hadir, sudahlah sedia hukumanku atas orang yang mengerjakan sedemikian ini.

Lukas 9:49 IDN Gambar Ayat Alkitab
Lukas 9:49 (IDN) »
Maka sahut Yahya, katanya, "Ya Rabbi, kami sudah melihat seorang yang dengan nama Rabbi membuangkan setan; maka kami larangkan dia sebab tiada ia turut mengikut Rabbi."

1 Tesalonika 5:14 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Tesalonika 5:14 (IDN) »
Hai saudara-saudaraku, kami minta kamu nasehatkan orang yang tiada menurut perintah, kuatkan orang yang tawar hati, tolong orang yang lemah, sabarlah akan orang sekalian.

2 Korintus 2:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Korintus 2:6 (IDN) »
Maka padalah siksa yang diadakan oleh kebanyakan orang bagi orang yang semacam itu.

Yudas 1:22 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yudas 1:22 (IDN) »
Maka akan orang yang bimbang kasihankanlah,

Matius 13:28 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan Ayat Alkitab Matius 13:28

Ayat Matius 13:28 berbunyi, "Lalu Dia berkata kepada mereka: 'Musuh yang menaburkan benih itu ialah Iblis; dan ladang adalah dunia; dan benih yang baik itu, adalah anak-anak kerajaan; tetapi sekerumun yang jahat itu adalah anak-anak si jahat.'"

Dalam konteks Perumpamaan tentang Gandum dan Jagung, Yesus mengajarkan kepada pengikut-Nya perbedaan antara yang baik dan yang jahat, serta asal mula keburukan di dunia ini. Berikut adalah makna dan penjelasan yang lebih dalam tentang ayat ini berdasarkan komentar dari berbagai sumber.

Penjelasan Umum

Matius Henry menjelaskan bahwa benih yang baik melambangkan orang-orang yang setia kepada Tuhan, sementara benih yang jahat merupakan mereka yang mengikuti jalan si jahat. Dalam perumpamaan ini, Yesus tidak hanya menunjukkan asal-usul dari kejahatan, tetapi juga ketidakberdayaan manusia dalam menanggulangi hal tersebut tanpa bantuan ilahi.

Albert Barnes menambahkan bahwa "musuh" dalam konteks ini, yaitu Iblis, merupakan simbol dari segala yang menentang pekerjaan Tuhan. Ia menaburkan benih benih jahat dengan tujuan untuk menggagalkan misi bagi Allah. Konteks ini memberikan gambaran yang jelas tentang perlunya pengawasan dan kewaspadaan bagi umat percaya agar tidak terpengaruh oleh pengaruh jahat di sekitar mereka.

Adam Clarke menekankan bahwa ladang sebagai dunia adalah tempat di mana kebaikan dan kejahatan berada berdampingan. Ini menunjukkan tantangan yang dihadapi umat beriman dalam kehidupan sehari-hari, di mana mereka harus bijak dalam memilih jalan yang benar di tengah pengaruh buruk yang ada.

Insight dan Penafsiran

  • Asal Usul Kejahatan: Penafsiran ini menegaskan bahwa kejahatan ada karena intervensi Iblis yang berusaha menghancurkan karya Tuhan di dunia.
  • Perbedaan antara Kebaikan dan Kejahatan: Ada dua klasifikasi manusia: anak-anak kerajaan dan anak-anak si jahat, yang memperlihatkan betapa setiap orang terlibat dalam pertarungan spiritual ini.
  • Pentingnya Kewaspadaan: Umat Kristen diajak untuk selaluwaspada dan berhati-hati karena lingkungan dunia sangat berpengaruh terhadap iman mereka.
  • Tanggung jawab dalam Penghakiman: Pada saat yang ditentukan, Tuhan akan memisahkan yang baik dari yang jahat, suatu pengingat bahwa ada akibat bagi setiap tindakan yang kita ambil.

Konteks Seluruh Alkitab

Matius 13:28 dapat dikaitkan atau dihubungkan dengan ayat-ayat lain dalam Alkitab sebagai berikut:

  • Yohanes 8:44: Menjelaskan peranan Iblis sebagai bapa dari segala kebohongan.
  • 1 Yohanes 3:10: Menunjukkan siapa yang adalah anak-anak Tuhan dan anak-anak Iblis.
  • Matius 7:21-23: Menggambarkan bahwa tidak semua yang mengaku sebagai pengikut Kristus adalah sebenarnya anak-anak kerajaan.
  • Galatia 6:7-8: Mengingatkan bahwa apa yang ditabur, itu juga yang akan dituai.
  • Pembedaan Tanda-Tanda Akhir Zaman: Matius 24:24: Terhadap mereka yang dapat disesatkan oleh penipuan dan prodigi palsu.
  • Roma 16:17-18: Mengingatkan tentang mereka yang menciptakan perpecahan lewat ajaran yang salah.
  • Matius 13:40-42: Menggambarkan proses pemisahan antara yang baik dan yang jahat pada akhir zaman.

Membaca dan Merenungkan Ayat

Merenungkan Matius 13:28 memberi kita gambar yang sangat jelas mengenai realitas spiritual yang ada di sekitar kita. Apa yang dapat kita pelajari dari perumpamaan ini adalah:

  • Selalu waspada akan pengaruh negatif di sekitar kita.
  • Menjaga integritas dan iman kita dalam menghadapi tantangan spiritual.
  • Mengetahui bahwa ada pemisahan final antara yang baik dan yang jahat.

Kesimpulan

Matius 13:28, dalam konteks yang lebih luas dari ajaran Yesus, mengajak kita untuk terus-menerus merenungkan bagaimana kita hidup dalam dunia di mana kebaikan dan kejahatan ada beriringan. Melalui pengertian yang dalam tentang penjelasan ini, kita bisa menjadi lebih bijaksana dalam mengimplementasikan firman Tuhan dalam hidup kita.

Referensi Kata Kunci

  • Bible verse meanings
  • Bible verse interpretations
  • Bible verse understanding
  • Bible verse explanations
  • Bible verse commentary
  • Bible verse cross-references
  • Connections between Bible verses

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab