Mikha 7:1 Arti Ayat Alkitab

Wai bagiku! Karena adalah halku seperti kalau sudah habis pupul agung, kalau sudah habis petikan buah anggur yang terkemudian itu; sebiji buah anggur tiada lagi akan dimakan; cuma-cuma aku ingin akan buah ara yang masak!

Ayat Sebelumnya
« Mikha 6:16
Ayat Berikutnya
Mikha 7:2 »

Mikha 7:1 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Hosea 9:10 IDN Gambar Ayat Alkitab
Hosea 9:10 (IDN) »
Bahwa Aku sudah mendapat Israel seperti buah anggur di padang belantara. Aku memandang kepada nenek moyang kamu seperti kepada buah pohon ara yang baharu pada permulaannya; maka mereka itu sudah pergi mendapatkan Baal Peor dan diserahkannya dirinya kepada berhala tahi itu dan mereka itu menjadi keji seperti barang yang disukainya.

Yesaya 28:4 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 28:4 (IDN) »
Pada masa itu karangan bunga yang sengajakan layu dan yang indah-indah rupanya di atas kepala lembah yang sangat gemuk itu akan seperti buah ara yang masak dahulu dari pada musim buah, baharu dilihat orang akan dia, diambilnya dengan tangannya lalu ditelannya.

Yesaya 24:13 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 24:13 (IDN) »
Tetapi di tengah-tengah tanah di antara segala bangsa itu didapati lagi akan orang seperti buah pohon zait yang telah digoyang, dan seperti pungutan yang kemudian setelah sudah buah anggur habis dipetik.

Yesaya 17:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 17:6 (IDN) »
Maka dari padanya akan tinggal sisa yang dipungut kemudian sahaja, seperti apabila digoncang orang pokok zait tinggal buah zait dua tiga biji pada cabang yang tinggi-tinggi, empat lima biji pada cabang yang amat subur, demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel.

Yesaya 24:16 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 24:16 (IDN) »
Dari ujung bumi sekali kedengaranlah kepada kami bunyi mazmur akan mempermuliakan Yang mahaadil! -- Tetapi sekarang kataku: Bahwa aku menjadi kurus, bahkan, aku menjadi kurus; wai bagiku! karena orang khianat mendurhaka, bahkan, durhaka belaka perbuatan mereka itu yang khianat itu!

Yesaya 6:5 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 6:5 (IDN) »
Lalu kataku: Wai bagiku! binasalah aku kelak, karena aku ini seorang yang najis bibirku dan akupun duduk di antara suatu bangsa yang najis bibirnya, maka mataku sudah melihat Raja, yaitu Tuhan serwa sekalian alam.

Yeremia 45:3 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 45:3 (IDN) »
Katamu begini: Wai bagiku sekarang, karena Tuhan sudah menambahi kedukaanku lagi dengan sengsara; penatlah aku berkeluh kesah dan tiada aku mendapat kesenangan.

Yeremia 15:10 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 15:10 (IDN) »
Wai bagiku, ya ibuku! sebab sudah kauperanakkan daku, seorang bantahan, seorang yang bercidera dengan segenap isi negeri; tiada aku mengambil laba yang keji dari padanya dan mereka itupun tiada dari padaku, maka semuanya mengutuki juga akan daku!

Yeremia 4:31 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 4:31 (IDN) »
Wai, aku dengar bunyi seperti suara perempuan yang menyakiti akan beranak, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak sulungnya, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak, yaitu bunyi suara puteri Sion, bahwa ia berkeluh kesah dan ditadahkannya tangannya, katanya: Wai bagiku, karena nyawaku hampir akan putus di bawah tangan segala pembunuh itu!

Mazmur 120:5 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 120:5 (IDN) »
Wai bagiku! adalah halku bagaikan orang dagang di Mesekh dan seolah-olah aku duduk dalam kemah Kedar!

Mikha 7:1 Komentar Ayat Alkitab

Micah 7:1 - Pemahaman Alkitabiah

Ayat ini dari kitab Mikha berbicara tentang kesedihan dan keputusasaan seorang nabi di tengah kebobrokan moral dan sosial di Israel. Berikut adalah ringkasan makna ayat ini berdasarkan beberapa komentari publik.

Makna Dasar Ayat

Micah 7:1 berbunyi, "Celakalah aku! Sebab aku seperti buah anggur yang dipetik, seperti buah yang tidak ada di antara para pemetik buah." Ayat ini mencerminkan rasa putus asa dan kesendirian Mikha, di mana ia merasa terasing di tengah kerusuhan yang melanda bangsanya.

Interpretasi dari Berbagai Komentar

  • Matthew Henry:

    Henry menekankan bagaimana Mikha menggambarkan dirinya sebagai pengamat dari kehampaan rohani bangsa Israel. Dia merasa kesepian, seolah-olah tidak ada orang yang tersisa untuk dibantu atau dibimbing. Ditegaskannya bahwa ini adalah gambaran nyata dari keadaan umat yang jatuh ke dalam dosa dan ketidaktaatan.

  • Albert Barnes:

    Barnes menjelaskan konteks sejarah di mana nabi Mikha berada, yaitu pada waktu ketika bangsa Israel telah berbalik dari Allah. Dia merasakan kepedihan karena melihat kehampaan spiritual dan moral; seakan-akan seluruh dunia di sekelilingnya telah kehilangan arah dan tujuan yang benar.

  • Adam Clarke:

    Clarke memberikan pandangan mendalam mengenai simbolisme dalam ayat ini. Buah yang manis seperti anggur bisa jadi mencerminkan potensi dan keindahan hidup, namun saat kehilangan, akan membuahkan kesedihan. Mikha merasakan kehilangan bukan hanya pribadi, tetapi juga kolektif sebagai bangsa.

Analisis Tematik Ayat

Ayat ini menggambarkan tema besar mengenai kesedihan dan kehilangan dalam hal iman. Dalam konteks ini, Mikha berbicara sebagai suara yang tertindas, mewakili banyak umat yang merasa terabaikan.

Perbandingan dengan Ayat Lain

Berikut adalah beberapa ayat yang memiliki hubungan dengan Mikha 7:1:

  • Yeremia 8:20 - "Musim menuai telah berlalu, musim panas telah berakhir, tetapi kita tidak diselamatkan."
  • Yesaya 1:4 - "Betapa jahatnya bangsa ini, umat yang berat hati, anak-anak yang berbuat jahat!"
  • Mika 2:4 - "Pada hari itu, mereka akan mengucapkan peribahasa ini tentang kamu."
  • Ratapan 1:1 - "Oh betapa sepinya kota yang penuh dengan rakyat!"
  • Hosea 10:1 - "Israel adalah pohon anggur yang subur."
  • Yehezkiel 22:30 - "Dan Aku mencari seorang yang akan berdiri di tembok."
  • Amos 8:11 - "Sesungguhnya, akan datang hari-hari, Firman Tuhan ALLAH, bahwa Aku akan memajukan kenyang."

Kesimpulan dan Penerapan

Kesedihan Mikha dalam 7:1 bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi mewakili rasa kehilangan dan keputusasaan umatnya. Ayat ini mengajak kita untuk merenungkan kondisi spiritual kita dan bertanya, sudahkah kita menjauh dari tujuan Ilahi kita? Untuk memahami rasa putus asa umat ini, kita perlu bercermin pada keadaan rohani kita dan berusaha untuk kembali kepada Tuhan.

Sumber-sumber Kebangkitan Rohani

Bagi mereka yang ingin mengeksplorasi lebih dalam mengenai ayat ini dan menghubungkannya dengan bagian Alkitab lainnya, berikut beberapa alat dan sumber daya yang berguna:

  • Alat untuk merujuk silang dalam Alkitab
  • Konkordansi Alkitab
  • Panduan referensi silang Alkitab
  • Metode studi Alkitab dengan referensi silang
  • Sumber daya referensi Alkitab yang komprehensif

Penutup

Melalui Micah 7:1, kita belajar tentang kesedihan, keputusasaan, dan perlunya kembalinya kita kepada Tuhan. Ini adalah pengingat akan pentingnya memelihara iman, bahkan di tengah masa-masa sulit dan menantang. Menggunakan referensi silang dapat memperdalam pemahaman kita terhadap teks-teks yang berkaitan dan memberikan konteks yang lebih kaya dalam perjalanan iman kita.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab