1 Tawarikh 4:39 Arti Ayat Alkitab

Maka mereka itu sudah berjalan ke sebelah barat Gedor sampai ke sebelah timur lembah itu, hendak mencahari tempat rumput akan segala kambing dombanya.

Ayat Sebelumnya
« 1 Tawarikh 4:38
Ayat Berikutnya
1 Tawarikh 4:40 »

1 Tawarikh 4:39 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Yosua 15:58 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yosua 15:58 (IDN) »
Dan Halhul dan Bait-Zur dan Gedor,

1 Tawarikh 4:18 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Tawarikh 4:18 (IDN) »
Maka Yehuda isterinyapun beranakkanlah Yered, bapa Gedor, dan Heber, bapa Sokho, dan Yekutiel, bapa Zenoah, maka sekalian inilah anak Bica, puteri Firaun, yang telah diperisterikan oleh Mered.

1 Tawarikh 4:4 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Tawarikh 4:4 (IDN) »
Maka Penuil itulah bapa Gedor dan Ezar itulah bapa Husah. Maka inilah bani Hur, anak sulung Eferata, bapa Betlehem.

Yosua 12:13 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yosua 12:13 (IDN) »
raja Debir seorang, raja Geder seorang,

1 Tawarikh 4:39 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Alkitab: 1 Tawarikh 4:39

Pengantar

Dalam 1 Tawarikh 4:39, kita melihat sebuah konteks yang menggambarkan tempat dan tindakan dari para keturunan Yehuda. Ayat ini merujuk pada sebuah kelompok yang melakukan perjalanan ke tanah yang dijanjikan dan mengambil tanah pergunungan, yang menandakan keberanian dan iman mereka.

Makna dan Penafsiran

Menurut Matthew Henry, ayat ini menunjukkan keteguhan dan keberanian sejarah umat Tuhan dalam penjajahan mereka. Dia menyoroti bahwa perjalanan mereka bukan hanya sekadar fisik, tetapi juga sesuatu yang berakar dalam iman mereka kepada Allah.

Albert Barnes menggarisbawahi pentingnya momentumnya: tindakan mengambil milik yang telah dijanjikan Allah adalah simbol kepercayaan terhadap janji Allah. Ketika mereka mengambil tanah tersebut, mereka tidak hanya mengklaimnya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.

Dalam pandangan Adam Clarke, ia menekankan pentingnya mengeksplorasi apa yang perlu untuk ditinggalkan ketika meraih kesuksesan. Umat Tuhan harus bersedia meninggalkan zona nyaman mereka guna mencapai tujuan yang lebih besar.

Analisis Tafsir

  • Pentingnya Keberanian: Keberanian untuk mengambil milik yang dijanjikan menunjukkan iman yang kuat.
  • Warisan Terus-Menerus: Tindakan ini tidak hanya berpengaruh pada saat itu tetapi juga merupakan warisan bagi generasi selanjutnya.
  • Tantangan Membawa Berkat: Tantangan yang dihadapi umat dalam merebut tanah yang dijanjikan juga merupakan proses pembelajaran dan pertumbuhan spiritual.

Pemahaman, Komentar, dan Keterkaitan Alkitab

Untuk lebih memahami 1 Tawarikh 4:39, kita dapat melihat beberapa referensi silang penting yang menghubungkan tema ini dengan ayat-ayat lain dalam Alkitab:

  • Yosua 1:3 - "Setiap tempat yang diinjak kaki kalian, akan Kuberikan kepada kalian," menunjukkan janji Allah akan tanah bagi bangsa Israel.
  • Ulangan 1:8 - Menekankan pentingnya mengambil milik yang dijanjikan, “Lihat, Aku telah memberikan tanah itu di hadapanmu.”
  • Ulangan 11:24 - "Setiap tempat yang diinjak anakmu akan menjadi milikmu," mencerminkan pengulangan janji Allah kepada bangsa Israel.
  • 1 Korintus 10:11 - Menggambarkan peristiwa-peristiwa dari masa lalu sebagai teladan bagi generasi sekarang.
  • Hebrews 11:1 - “Iman adalah keyakinan akan hal-hal yang diharapkan,” yang mengaitkan tema iman yang terlibat dalam pengambilan tanah.
  • Yesaya 54:3 - Menggambarkan perluasan wilayah sebagai berkat bagi umat Allah.
  • Roma 8:37 - "Tetapi dalam segalanya kita lebih dari sekadar pemenang," menunjukkan bahwa iman memberi kemenangan.

Kesimpulan

1 Tawarikh 4:39 mengajak kita untuk memahami bahwa tindakan mengambil milik yang telah dijanjikan adalah perpaduan antara iman dan keberanian. Melalui penjelasan dari berbagai komentar Alkitab, kita diingatkan untuk tetap tegas dalam kepercayaan kita dan bersiap untuk menghadapi tantangan demi menerima berkat dari Allah. Ini juga menunjukkan pentingnya saling menguatkan melalui pemahaman komunitas dalam perjalanan iman kita.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab