1 Samuel 5:11 Arti Ayat Alkitab

Maka disuruhkannya orang menghimpunkan segala raja orang Filistin, lalu katanya: Kirimkanlah olehmu akan tabut Allah orang Israel itu kembali ke tempatnya, supaya jangan dibunuhnya akan kita dan akan bangsa kita. Karena bala kematian adalah berlaku atas segenap isi negeri itu dan tangan Allahpun sangat beratlah di sana.

Ayat Sebelumnya
« 1 Samuel 5:10
Ayat Berikutnya
1 Samuel 5:12 »

1 Samuel 5:11 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

1 Samuel 5:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Samuel 5:6 (IDN) »
Maka tangan Tuhanpun beratlah pada orang isi Asdod, sehingga dibinasakan-Nya dan dipalu-Nya mereka itu dengan puru, yaitu akan orang isi Asdod dalam segala jajahannya.

1 Samuel 5:8 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Samuel 5:8 (IDN) »
Maka sebab itu disuruhkannya berhimpun kepadanya segala raja orang Filistin, lalu katanya: Patut kita pengapakan tabut Allah orang Israel? Maka sahut segala raja itu: Baiklah tabut Allah orang Israel itu dipindahkan ke negeri Gat. Lalu dipindahkannyalah tabut Allah orang Isreal itu ke Gat.

Yesaya 13:7 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 13:7 (IDN) »
Maka sebab itu lemahlah segala tangan dan hancurlah hati segala manusia;

Yeremia 48:42 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 48:42 (IDN) »
Bahkan, Moab sudah dibinasakan, supaya jangan lagi ia itu suatu bangsa adanya, sebab telah dibesarkannya dirinya kepada Tuhan!

1 Samuel 5:11 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan 1 Samuel 5:11

1 Samuel 5:11 menceritakan peristiwa penting yang terjadi ketika Arca Perjanjian, simbol kehadiran Allah, dibawa ke kota Filistin. Setelah mengalami berbagai malapetaka akibat keberadaan Arca tersebut, para pemimpin Filistin menyadari bahwa mereka tidak dapat bertentangan dengan kuasa Allah. Versi ini meninggalkan pelajaran berharga tentang bagaimana kehadiran Tuhan dapat membawa pengaruh besar, baik kepada umat-Nya maupun kepada bangsa lain yang menolak-Nya.

Analisis dan Komentar Ayat

Dalam proses memahami 1 Samuel 5:11, kita bisa merujuk pada berbagai komentar dari tokoh-tokoh seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke. Berikut adalah rangkuman dari beberapa pandangan mereka mengenai ayat ini:

  • Matthew Henry: Menyatakan bahwa kedatangan Arca di kota Filistin membawa kehancuran dan ketidakberdayaan. Masyarakat Filistin harus menyadari bahwa Allah Israel adalah kuasa yang patut dihormati dan ditakuti. Hal ini menunjukkan bagaimana Tuhan dapat menunjukkan kebesaran-Nya bahkan di tengah penolakan.
  • Albert Barnes: Menggarisbawahi bahwa Filistin merasa terancam dan tidak mampu menghadapi konsekuensi dari keberadaan Arca. Dengan kesadaran ini, mereka mengambil langkah untuk mengembalikan arca tersebut, mencerminkan suatu pengakuan atas kekuatan Allah yang tidak terduga.
  • Adam Clarke: Mengomentari bahwa ketegangan antara Israel dan Filistin menjadi puncak ketika Arca diperlakukan dengan rasa remeh. Clarke mengajak kita untuk memahami pentingnya menghormati simbol-simbol kekudusan yang dimiliki umat Allah.

Pengertian yang Lebih Dalam

Versi ini sangat relevan dalam konteks pemahaman tentang kekuatan Tuhan dan ketidakberdayaan manusia berhadapan dengan-Nya. Arca sebagai representasi kehadiran Tuhan memberikan kita pemahaman teologis yang mendalam mengenai hubungan antara Allah dan umat-Nya, serta implikasi ketika ada penghinaan terhadap hal-hal kudus.

Hubungan dengan Ayat Lain

Berikut adalah beberapa ayat lain yang berhubungan dengan 1 Samuel 5:11 dan menunjukkan tema-tema serupa:

  • 1 Samuel 4:21-22 – Menunjukkan dampak tragis dari kehilangan Arca.
  • Exodus 20:5 – Mengingatkan tentang konsekuensi dari penyembahan berhala.
  • 1 Tawarikh 13:10 – Menekankan konsekuensi dari ketidakpatuhan terhadap cara Tuhan.
  • 1 Korintus 3:16-17 – Menyatakan bahwa kita adalah bait Allah, dan konsekuensi pelanggaran terhadap-Nya.
  • Galatia 6:7 – Mengungkapkan hukum tabur menuai yang relevan untuk semua umat manusia.
  • Mazmur 115:3-8 – Menggambarkan Kekuatan dan Kuasa Allah dibandingkan berhala.
  • Kisah Para Rasul 5:1-11 – Menceritakan tentang konsekuensi dari tindakan yang meremehkan hal-hal kudus.

Keterkaitan Tematik Ayat

Penting untuk memahami bahwa 1 Samuel 5:11 berfungsi sebagai pengingat yang kuat akan kebesaran Allah dan posisi manusia di hadapan-Nya. Beberapa hal yang dapat kita ambil sebagai tema penting adalah:

  • Kekuatan Keberadaan Allah: Menggarisbawahi peran sentral Tuhan dalam sejarah umat-Nya.
  • Penyembahan Berhala: Menyadari akibat dari mengesampingkan Allah demi ilah lain.
  • Peringatan Etika: Mengingatkan untuk selalu memperlakukan hal-hal kudus dengan hormat.

Penerapan Praktis

Dalam kehidupan sehari-hari, pemahaman dan penerapan pelajaran dari 1 Samuel 5:11 bisa menjadi panduan bagi kita untuk:

  • Menjaga sikap hormat terhadap hal-hal kudus.
  • Memahami batasan-batasan manusia dan cara Tuhan bekerja dalam hidup kita.
  • Mengedukasi diri dan orang lain mengenai hubungan kita dengan Allah dan pentingnya kehadiran-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Kesimpulan

Menggali makna dari 1 Samuel 5:11 melalui berbagai perspektif komentar memberikan kita pemahaman yang lebih luas tentang kebesaran Allah. Dengan demikian, kita diingatkan untuk menghormati kehendak-Nya dan menjaga kesucian dalam beribadah. Kesadaran akan tema-tema yang muncul seharusnya mendorong kita untuk mendalami dan menghubungkan tulisan-tulisan lain dalam Alkitab, serta memahami dengan lebih baik konteks dan implikasi dari apa yang telah Dia nyatakan kepada umat-Nya.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab