Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Timotius 3:12 Ayat Alkitab
1 Timotius 3:12 Arti Ayat Alkitab
Hendaklah pembela sidang itu menjadi suami seorang isteri sahaja, serta memerintahkan anak-anaknya dan isi rumahnya dengan sempurna.
1 Timotius 3:12 Referensi Silang
Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

1 Timotius 3:2 (IDN) »
Sebab itu hendaklah gembala sidang itu tiada bercela, yaitu menjadi suami seorang isteri sahaja, menahan diri, siuman, berkelakuan sopan, suka memberi tumpangan, tahu mengajar orang;

1 Timotius 3:4 (IDN) »
melainkan yang memerintahkan isi rumahnya dengan sempurna, dan yang memeliharakan anak-anaknya bertaat kepadanya dengan sopan santunnya;

Filipi 1:1 (IDN) »
Daripada Paulus dan Timotius, hamba-hamba Kristus Yesus, kepada segala orang suci di dalam Kristus Yesus di negeri Pilipi, serta dengan segala pemimpin dan pembela sidang,

1 Timotius 3:8 (IDN) »
Demikian juga hendaklah segala pembela sidang itu menaruh sopan, jangan lidah bercabang, jangan ditawan oleh anggur, jangan mencari laba yang keji;
1 Timotius 3:12 Komentar Ayat Alkitab
Makna dan Penjelasan 1 Timotius 3:12
1 Timotius 3:12 berbicara tentang kualifikasi diaken dalam gereja. Versi ini menyatakan, “Biarlah diaken-diaken itu menjadi suami dari satu istri, dan memimpin anak-anaknya serta rumah tangganya dengan baik.” Di sini, kita melihat penekanan pada pentingnya karakter dan tanggung jawab seseorang yang diangkat ke dalam pelayanan.
Pendahuluan
Dalam mencari makna ayat Alkitab, penting untuk mempertimbangkan konteks, penulisnya, dan tujuan dari tulisan tersebut. Paulus menulis surat ini kepada Timotius untuk memberikan panduan tentang tata tertib gereja dan kualifikasi pemimpin gereja.
Analisis Ayat
-
Kualifikasi Etis:
Menurut Matthew Henry, kualifikasi diaken adalah untuk memastikan bahwa orang tersebut memiliki karakter yang baik dan reputasi yang terhormat di masyarakat. Ini menunjukkan pentingnya integritas dalam pelayanan gereja.
-
Pentingnya Keluarga:
Albert Barnes menekankan bahwa seorang diaken harus mampu memimpin keluarganya dengan baik. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam gereja tidak terpisah dari tanggung jawab di rumah. Seorang pemimpin yang baik akan terlebih dahulu menjadi pemimpin yang baik di keluarganya.
-
Pertanggungjawaban Spiritual:
Adam Clarke menyatakan bahwa tanggung jawab seorang diaken meliputi perhatian terhadap rohani orang lain dan membantu dalam kebutuhan praktis gereja. Hal ini menggambarkan posisi diaken sebagai pelayan yang berfokus pada kesejahteraan komunitas gereja.
Dampak Sosial Dan Spiritual
Ayat ini juga menunjukkan bagaimana pemimpin gereja berfungsi sebagai panutan, tidak hanya di dalam gereja namun juga di masyarakat. Dalam konteks Indonesia, ini menjadi relevan mengingat integritas dan moralitas adalah aspek penting dalam budaya kita.
Keterkaitan dengan Ayat Alkitab Lain
Ayat ini memiliki beberapa referensi silang yang memperkuat pemahaman tentang kualifikasi pemimpin gereja. Beberapa di antaranya termasuk:
- 1 Timotius 3:2 - “Seorang pemimpin gereja haruslah suami dari satu istri.”
- Titus 1:6 - “Harus tidak bercela, suami dari satu istri…”
- 1 Petrus 5:2 - “Gembalakanlah kawanan Allah yang ada padamu.”
- Matius 20:26-28 - “Barangsiapa ingin jadi besar, hendaklah ia jadi pelayan.”
- Efesus 5:23 - “Karena suami adalah kepala istri…”
- Kolose 3:21 - “Janganlah kamu membuat anak-anakmu tawar hati…”
- 1 Korintus 9:27 - “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya.”
Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan kualifikasi diaken dalam kehidupan sehari-hari mengharuskan kita untuk membangun karakter, integritas, dan kemampuan memimpin, baik dalam konteks keluarga maupun komunitas. Setiap orang yang berusaha untuk melayani harus memperhatikan bagaimana hidupnya mencerminkan ajaran Kristus.
Kesimpulan
1 Timotius 3:12 mengajak kita untuk memikirkan bukan hanya tentang peran diaken, tetapi tentang bagaimana kita berfungsi dalam komunitas kita. Melalui pemahaman yang baik tentang interpretasi ayat Alkitab, kita dapat menghubungkan prinsip-prinsip ini ke dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan diri kita sebagai contoh bagi orang lain.
Tema Terkait
Berdasarkan pembahasan ini, beberapa tema yang dapat dieksplorasi lebih jauh termasuk:
- Integritas dalam Kepemimpinan
- Peran Keluarga dalam Pelayanan
- Etika Kristiani dalam Masyarakat
- Pelayanan di dalam dan di luar Gereja
- Persiapan Mental untuk Pelayanan
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.