Kisah Para Rasul 12:21 Arti Ayat Alkitab

Pada suatu hari yang tertentu, Herodes pun memakai pakaian kerajaannya, lalu duduk di atas takhtanya serta mengatakan suatu ucapan kepada mereka itu.

Ayat Sebelumnya
« Kisah Para Rasul 12:20
Ayat Berikutnya
Kisah Para Rasul 12:22 »

Kisah Para Rasul 12:21 Referensi Silang

Tidak ada gambar referensi silang yang ditemukan dalam sistem kami untuk bagian Alkitab ini.

Kisah Para Rasul 12:21 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: Kisah Para Rasul 12:21

Ayat: "Pada hari yang telah ditentukan, Herodes mengenakan jubah kerajaannya, duduk di kursi pengadilan, dan memberi pernyataan kepada mereka." (Kisah Para Rasul 12:21)

Makna dan Interpretasi Ayat

Ayat ini menggambarkan momen penting dalam kisah Herodes, raja Yudea, yang berusaha mempertahankan kekuasaannya melalui pidato kepada rakyatnya. Di sini, kita dapat menggali makna dari kata-kata ini dengan menggunakan beberapa komentar dari berbagai sumber.

Kompetisi dan Kebanggaan Manusia

Menurut Matthew Henry, Herodes pada hari itu mengenakan jubah kerajaannya untuk menonjolkan dirinya dan menambah kesombongan. Dia ingin dilihat sebagai suatu figur yang agung, kuat dan penuh kuasa. Ini menggambarkan sifat manusia yang sering kali terjebak dalam kebanggaan dan ambisi diri sendiri.

Respon Rakyat

Albert Barnes menekankan bahwa pernyataan Herodes ini bukan sekadar sebuah pengumuman, tetapi sebuah penampilan dramatis yang dirancang untuk menarik perhatian dan pengakuan dari rakyat. Rakyat pun memberikan respon yang meriah, tetapi mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang menjunjung tinggi seorang raja yang akan segera menghadapi konsekuensi dari keangkuhannya.

Peringatan terhadap Kebanggaan

Adam Clarke mengingatkan kita bahwa nasib Herodes adalah peringatan bagi setiap pemimpin yang berusaha mengangkat diri sendiri di atas orang lain. Dalam kebanggaan dan ambisi, dia mengabaikan otoritas dan kedaulatan Tuhan, yang pada akhirnya membawa kepada kejatuhannya.

Pengkaitan dengan Ayat Lain

Kisah ini sering dihubungkan dengan beberapa ayat lain dalam Alkitab yang juga menyoroti tema keangkuhan dan dampaknya. Berikut adalah beberapa referensi silang yang relevan:

  • Amsal 16:18: "Keberanian mendahului kehancuran, dan harga diri mendahului kejatuhan."
  • Yesaya 14:12-15: "Bagaimana engkau jatuh dari langit, hai si bintang pagi, putra fajar!"
  • Markus 9:35: "Jika seseorang ingin menjadi yang pertama, ia harus menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."
  • 1 Petrus 5:5: "Demikian juga, hai kamu yang muda, tunduklah kepada yang tua; dan kamu semua harus saling mengenakan kerendahan hati."
  • Yeremia 9:23-24: "Biarlah yang bijak tidak bermegah dalam kebijaksanaannya, dan biarlah yang kuat tidak bermegah dalam kekuatannya."
  • Dalam Lukas 14:11: "Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan; dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
  • Matius 23:12: "Barangsiapa yang meninggikan dirinya akan direndahkan, dan barangsiapa yang merendahkan dirinya akan dibesarkan."

Koneksi Tematik Antar Ayat

Dalam kisah ini, kita menemukan tema yang terkait erat dengan keangkuhan dan akibatnya di dalam hidup setiap orang. Pengulangan tema ini dalam berbagai ayat menunjukkan bagaimana Tuhan menentang orang-orang yang angkuh dan mengangkat orang-orang yang rendah hati. Ini adalah pengingat yang kuat bagi kita untuk menjaga kerendahan hati dalam tindakan dan kata-kata kita.

Panduan dan Alat untuk Meneliti Referensi Alkitab

Bagi mereka yang tertarik dengan cara mencari dan menghubungkan ayat-ayat Alkitab, berikut adalah beberapa metode dan alat yang bisa digunakan:

  • Kamus Alkitab: Alat yang berguna untuk menemukan tema dan konteks.
  • Sistem Referensi Alkitab: Alat seperti referensi silang untuk membantu menemukan hubungan antara ayat.
  • Studi Alam Konteks: Memahami konteks sejarah di balik setiap ayat untuk interpretasi yang lebih dalam.
  • Metode Studi Alkitab untuk Pemualaf: Untuk membantu mengenali hubungan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Kesimpulan

Kisah Herodes dalam Kisah Para Rasul 12:21 memberikan pelajaran penting tentang bahaya keangkuhan dan konsekuensi dari pengangkatan diri sendiri di hadapan Tuhan. Ini mengingatkan kita untuk terus mencari kerendahan hati dan kebergantungan kepada Tuhan dalam segala hal. Melalui penggunaan referensi silang dan pemahaman yang lebih dalam tentang konteks, kita dapat lebih memahami bagaimana ayat ini berkaitan dengan keseluruhan narasi kitab suci.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab