Kisah Para Rasul 2:26 Arti Ayat Alkitab

Sebab itulah hatiku suka, dan lidahku bersorak; bahkan, tubuhku juga diam atas pengharapan,

Ayat Sebelumnya
« Kisah Para Rasul 2:25
Ayat Berikutnya
Kisah Para Rasul 2:27 »

Kisah Para Rasul 2:26 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Mazmur 16:9 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 16:9 (IDN) »
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwakupun bergemar, dan lagi tubuhkupun akan tidur dengan senangnya.

Mazmur 71:23 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 71:23 (IDN) »
Bahwa bibirku akan bersorak-sorak sementara aku bermazmur kepada-Mu, dan jiwakupun yang telah Kautebus.

Mazmur 63:5 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 63:5 (IDN) »
(63-6) Bahwa jiwaku seolah-olah dikenyangkan dengan kesedapan yang indah-indah, mulutku serta dengan bibirnyapun bersorak-sorak dan menyanyi dengan bergemar,

Mazmur 30:11 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 30:11 (IDN) »
(30-12) Bahwa Engkau telah menukarkan ratapku dengan kesukaan dan ramai padaku; Engkau telah menanggalkan kain perkabunganku dan mengikatkan pinggangku dengan kesukaan.

Mazmur 22:22 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 22:22 (IDN) »
(22-23) Maka aku kelak akan menyebut nama-Mu kepada segala saudaraku, serta memuji Engkau di tengah-tengah perhimpunan.

Kisah Para Rasul 2:26 Komentar Ayat Alkitab

Interpretasi dan Penjelasan Ayat Alkitab: Kisah Para Rasul 2:26

Ayat: "Sebab itu hatiku bersukacita dan lidahku bersorak-sorai; dan juga seluruh tubuhku akan diam dengan aman." (Kisah Para Rasul 2:26)

Makna Umum: Ayat ini mengungkapkan sukacita yang mendalam dan keyakinan yang teguh, yang berakar pada keyakinan akan keselamatan dan kebangkitan Kristus. Ini merujuk pada pengharapan yang diberikan kepada pengikut Kristus.

Analisis Mendalam Berdasarkan Komentar Alkitab

  • Matthew Henry:

    Matthew Henry menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan kegembiraan spiritual yang datang dari pengharapan dalam Kristus. Hati yang bersukacita dan lidah yang bersorak mencerminkan respon alami dari seseorang yang diselamatkan dan merasakan damai sejahtera dari Tuhan.

  • Albert Barnes:

    Barnes menekankan makna penting dari keyakinan akan keselamatan. Dia mencatat bahwa "seluruh tubuhku akan diam dengan aman" menggambarkan kepastian dan kedamaian yang hadir dalam hidup orang percaya, lebih khususnya merujuk kepada harapan akan kebangkitan.

  • Adam Clarke:

    Clarke menekankan konteks profetik dari ucapan ini yang bisa diterapkan pada Yesus Kristus. Dia menunjukkan bahwa pengharapan ini bukan hanya untuk individu, tetapi sebagai bagian dari rencana keselamatan yang lebih besar bagi umat manusia.

Pemahaman Spiritual dan Kehidupan Sehari-hari

Melalui ayat ini, kita diajarkan untuk mengenali dan merayakan sukacita yang berasal dari iman kita kepada Yesus Kristus. Sukacita itu tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga mendalam, memengaruhi seluruh aspek kehidupan kita.

Kaitannya dengan Ayat-ayat Alkitab Lain

Kisah Para Rasul 2:26 mengandung hubungan dengan beberapa ayat lain dalam Alkitab yang juga berbicara tentang sukacita, harapan, dan keyakinan di dalam Tuhan. Berikut adalah beberapa referensi silang yang relevan:

  • Mazmur 16:9-11 - Menyatakan kewujudan sukacita dan kebangkitan.
  • Filipi 4:4 - "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!"
  • Yesaya 26:3 - "Engkau akan menjaga dia dalam damai sejahtera."
  • Roma 15:13 - "Semoga Allah harapan memenuhi kamu dengan segala sukacita."
  • 1 Tesalonika 5:16-18 - Menekankan pentingnya bersukacita dan mengucap syukur.
  • Yohanes 16:22 - "Tetapi kini engkau akan berdukacita, tetapi aku akan melihat engkau lagi."
  • 2 Korintus 5:1 - "Karena kita tahu, jika kemah ini dibongkar, kita akan memiliki sebuah bangunan dari Allah."

Kesimpulan dan Relevansi untuk Kehidupan Sehari-hari

Dari interpretasi ayat ini, kita belajar bahwa sukacita yang hakiki bersumber dari iman yang teguh dan keyakinan pada janji Tuhan. Hal ini mengajak kita untuk terus bersukacita, meski dalam kesulitan, karena iman kita memberikan dasar yang kuat untuk hidup dalam damai sejahtera.

Pertanyaan Mendorong Pemikiran

Beberapa pertanyaan yang mungkin timbul antara lain:

  • Bagaimana cara kita menemukan sukacita dalam perjalanan iman kita sehari-hari?
  • Apa peran harapan dan iman dalam mengatasi tantangan hidup kita?
  • Bagaimana kita bisa membagikan sukacita Kristus kepada orang lain di sekitar kita?

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab