Kisah Para Rasul 24:18 Arti Ayat Alkitab

Di dalam hal yang demikian ini dijumpainya hamba, sesudah hamba bersuci di dalam Bait Allah, bukannya bersama-sama dengan orang banyak dan bukannya dengan riuh rendah;

Ayat Sebelumnya
« Kisah Para Rasul 24:17
Ayat Berikutnya
Kisah Para Rasul 24:19 »

Kisah Para Rasul 24:18 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Kisah Para Rasul 21:26 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kisah Para Rasul 21:26 (IDN) »
Lalu Paulus pun membawa mereka itu sertanya, dan pada keesokan harinya disucikannya dirinya beserta dengan mereka itu, lalu masuk ke dalam Bait Allah menyatakan kegenapan hari kesucian itu, sehingga dipersembahkan persembahan untuk tiap-tiap orang itu.

Kisah Para Rasul 26:21 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kisah Para Rasul 26:21 (IDN) »
Oleh sebab segala perkara itulah, maka orang Yahudi itu memegangkan patik di dalam Bait Allah mencoba membunuh patik.

Kisah Para Rasul 24:12 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kisah Para Rasul 24:12 (IDN) »
Maka tiadalah orang berjumpa hamba berbalah dengan barang seorang pun, atau menghasut orang banyak mengadakan huru-hara, baik di dalam Bait Allah atau di mana-mana pun di dalam negeri.

Kisah Para Rasul 24:18 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan Ayat Alkitab: Kisah Para Rasul 24:18

Dalam Kisah Para Rasul 24:18, kita melihat bagaimana Paulus mempertahankan dirinya di hadapan Felix, menggambarkan bagaimana ia datang untuk beribadah ke Yerusalem dan menghadapi tuduhan yang tidak adil. Berikut adalah pemahaman dan interpretasi yang dapat diambil dari ayat ini:

Analisis dari Pengamat Alkitab

Matthew Henry menekankan pentingnya kejelasan dan kebenaran dalam pembelaan Paulus. Dia menunjukkan bahwa Paulus tidak hanya membela diri, tetapi juga mengungkapkan posisinya sebagai seorang pengikut Kristus yang murni.

Albert Barnes menambahkan bahwa tindakan Paulus adalah contoh dari integritas dan keberanian dalam menghadapi tantangan. Dia menjalani keyakinan agamanya dengan tulus, meskipun di hadapan penguasa yang mungkin tidak memahami iman Kristen.

Adam Clarke menyoroti sifat kritis dari tuduhan yang dihadapinya dan bagaimana sangat penting untuk mempertahankan keyakinan kita sekalipun dalam situasi yang sangat sulit.

Makna Ayat dalam Konteks

Dengan memahami Kisah Para Rasul 24:18, kita dapat menggali beberapa makna mendalam mengenai pembelaan iman dan dalam menghadapi tantangan di hidup kita sendiri.

  • Pertahanan Iman: Paulus dengan tegas mempertahankan imannya meskipun dalam situasi yang kritis.
  • Kehadiran Roh Kudus: Tindakan dan ucapan Paulus dipenuhi dengan bimbingan dan kuasa dari Roh Kudus.
  • Kesaksian Pribadi: Melalui kesaksian hidupnya, Paulus memberikan teladan bagi orang percaya.
  • Kebangkitan Yesus: Paulus mengarahkan fokus pada kebangkitan sebagai inti dari kepercayaannya.
  • Pengharapan Kristen: Ayat ini menyoroti pengharapan yang dimiliki umat Kristen di tengah penderitaan.

Kaitannya dengan Ayat-Alkitab Lain

Secara lebih luas, kita dapat mencatat beberapa ayat Alkitab yang saling berhubungan dengan Kisah Para Rasul 24:18:

  • Roma 1:16 - "Sebab aku jarang malu akan Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah untuk keselamatan bagi setiap orang yang percaya."
  • 1 Petrus 3:15 - "Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu, dan siap sedialah selalu untuk memberi jawaban kepada setiap orang yang meminta pertanggungan terhadap pengharapan yang ada padamu."
  • Filipi 1:20 - "Menurut harapanku dan pengharapanku, adalah bahwa aku tidak akan dipermalukan dalam hal apapun, tetapi dengan penuh keberanian, seperti yang selalu aku lakukan, demikian juga sekarang."
  • Yesaya 54:17 - "Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil."
  • Mat 10:19-20 - "Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu khawatir tentang apa yang harus kamu katakan."
  • 2 Timotius 1:7 - "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, tetapi roh yang memberi kekuatan, kasih, dan ketertiban."
  • Markus 8:38 - "Barangsiapa malu akan Aku dan atas perkataanku di tengah-tengah angkatan ini yang jahat dan berdosa."

Pentingnya Menggunakan Referensi Alkitab

Dalam studi Alkitab, penting untuk menemukan referensi silang, yang dapat membantu kita memahami konteks dan kedalaman setiap ayat. Berikut adalah beberapa alat dan metode yang dapat digunakan:

  • Konsili Alkitab: Alat yang membantu mencari referensi dan hubungan antara berbagai ayat.
  • Panduan Referensi Alkitab: Buku atau sumber daya yang menyediakan daftar referensi untuk ayat-ayat tertentu.
  • Studi Referensi Silang: Menempatkan ayat-ayat dalam konteks dengan membandingkan dan menganalisis kesamaan dan perbedaannya.
  • Sistem Referensi Alkitab: Pengorganisasian ayat dalam kategori tematik dan struktural.
  • Referensi Rantai Alkitab: Menghubungkan ayat-ayat melalui tema atau topik tertentu.

Kesimpulan

Kisah Para Rasul 24:18 tidak hanya memberikan gambaran tentang pembelaan Paulus, tetapi juga menyentuh tema yang lebih besar tentang iman, harapan, dan pembelaan ketika menghadapi tantangan. Dengan melakukan analisis dan penafsiran yang tepat, kita dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang firman Tuhan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab