Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmos 7:5 Ayat Alkitab
Amos 7:5 Arti Ayat Alkitab
Lalu sembahku: Ya Tuhan Hua, berhentilah kiranya! bagaimana boleh Yakub lagi tetap berdiri, yang begitu kecil adanya?
Amos 7:5 Referensi Silang
Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Mazmur 85:4 (IDN) »
(85-5) Kembalikanlah kiranya kami, ya Allah, pohon selamat kami! dan tiadakanlah murka-Mu akan kami.

Yesaya 1:9 (IDN) »
Jikalau kiranya tiada ditinggalkan Tuhan semesta alam sekalian bagi kami suatu benih, niscaya kami telah menjadi seperti Sodom dan sama seperti Gomorahpun.

Yesaya 10:25 (IDN) »
karena sejurus lagi lamanya maka disempurnakan murka-Ku dan geram-Ku oleh kebinasaan mereka itu.

Yeremia 30:19 (IDN) »
Maka dari dalamnya akan keluar bunyi puji-pujian dan bunyi orang bermain ramai-ramai, karena Aku kelak memperbanyakkan mereka itu, sekali-kali jangan mereka itu sedikit adanya, dan Aku akan memuliakan dia, sekali-kali tiada mereka itu dihinakan.

Yoel 2:17 (IDN) »
Hendaklah segala imam, yaitu khadim Tuhanpun, menangis antara serambi yang di hadapan dengan mezbah, sambil sembahnya: Ya Tuhan! sayangkan apalah umat-Mu, jangan bahagian-Mu pusaka Kauserahkan akan dicuca, sehingga orang kafir mengambil suatu perbahasaan akan halnya! mengapa di antara segala bangsa maka orang akan berkata demikian: Di manakah Allah mereka itu?

Amos 7:2 (IDN) »
Maka jadi apabila hampir-hampir dimakannya habis segala tumbuh-tumbuhan yang di tanah itu, maka sembahku: Ya Tuhan Hua! ampunilah kiranya! Bagaimana boleh Yakub lagi tetap berdiri, yang begitu kecil adanya?
Amos 7:5 Komentar Ayat Alkitab
Amos 7:5 - Memahami Makna Ayat Alkitab ini
Pada Amos 7:5, kita menemukan pernyataan yang sangat signifikan dalam konteks panggilan Tuhan kepada nabi Amos. Ayat ini berbunyi: "Lalu aku berkata: 'Ya Tuhan, berilah ampun! Bagaimana dapat Yakub bertahan? Karena dia kecil!'"
Rangkuman Penjelasan Makna Ayat Alkitab
Amos, sebagai nabi yang diutus untuk memberi peringatan kepada Israel, terperanjat oleh visinya yang menunjukkan penghukuman Tuhan yang akan datang. Berikut adalah beberapa poin penting dari komentar publik mengenai ayat ini:
-
Kesadaran akan Kecilnya Israel:
Amos mengakui bahwa bangsa Israel berada dalam posisi yang rendah dan lemah. Ini menunjukkan sikap kerendahan hati dan pengakuan akan keterbatasan umat-Nya.
-
Panggilan untuk Pertobatan:
Permohonan Amos kepada Tuhan untuk mengampuni menunjukkan bahwa dia ingin agar bangsa itu mendapat kesempatan untuk bertobat, tidak hanya merasakan hukuman.
-
Persepsi Tuhan terhadap Umat-Nya:
Amos mengilustrasikan bagaimana Tuhan melihat umat-Nya dan menginginkan mereka bertahan dan mendekat kepada-Nya, hatta ketika mereka dalam keadaan dosa.
Analisis Melalui Komentar Alkitab
Dalam analisis lebih mendalam dari komentar Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, kita mendapatkan beberapa wawasan tambahan:
-
Karya Penyelesaian Tuhan:
Matthew Henry menyoroti bahwa permohonan Amos bukan hanya untuk menghindari hukuman, tetapi juga untuk menunjukkan sifat kasih Tuhan yang ingin memulihkan umat-Nya, meski pada saat yang sama tanpa kompromi terhadap keadilan.
-
Peran Nabawi:
Albert Barnes mengidentifikasi bahwa suasana depresif yang dihadapi oleh nabi menunjukkan tantangan yang dihadapi para nabi dalam mengkomunikasikan pesan Tuhan kepada umat yang keras kepala dan menolak mendengarkan.
-
Pentingnya Doa:
Adam Clarke menekankan betapa pentingnya doa bagi perantara yang memohon ampunan atas nama orang lain, yang menggambarkan pekerjaan nabi sebagai penghubung antara Tuhan dan manusia.
Referensi Silang Alkitab untuk Amos 7:5
Berikut adalah beberapa ayat yang berhubungan dengan Amos 7:5, yang dapat digunakan untuk memperdalam pemahaman dan eksplorasi tema yang sama:
- Yeremia 14:7 - Panggilan untuk pengampunan atas dosa umat.
- Yesaya 41:14 - Janji Tuhan untuk menyertai umat-Nya yang lemah.
- Yehezkiel 22:30 - Pencarian untuk seseorang yang berdiri di antara Tuhan dan umat-Nya.
- Mat 9:36 - Yesus melihat banyak orang dan merasakan belas kasihan karena mereka lelah dan tertekan.
- 1 Timotius 1:15 - Pengakuan akan ketidakpantasannya, tetapi mendapat rahmat Tuhan.
- Yakobus 5:16 - Pentingnya doa orang benar bagi mereka yang berada dalam kesulitan.
- Rom 11:5-6 - Tentang sisa umat Tuhan yang dipilih meskipun banyak yang jatuh.
Koneksi Tematik antara Ayat Alkitab
Ayat ini membentuk jembatan untuk pemahaman lebih dalam tentang tema pengampunan, doa syafaat, dan pengenalan diri yang realistis dalam menghadapi kekuatan Tuhan dan kebutuhan akan belas kasih-Nya. Ini menciptakan dialog antar ayat yang memperkuat pesan pengharapan dalam Alkitab, dan kita dapat melihat berulang kali bagaimana Tuhan membangun hubungan dengan umat-Nya, yang terwujud dalam momen-momen seperti doa nabi.
Kesimpulan
Amos 7:5 mengajarkan kita tentang kekuatan permohonan, kerendahan hati dalam pengakuan dosa, dan harapan akan pengampunan. Melalui ayat ini, kita diajak untuk lebih memahami sifat Tuhan yang ingin menyelamatkan, bahkan ketika kita merasa kecil dan tidak berdaya. Melalui berbagai komentar dan referensi silang, kita dapat mengaitkan ayat ini dengan banyak konteks lainnya dalam Alkitab yang bersatu dalam tema keselamatan dan kasih Tuhan bagi umat-Nya.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.