Ulangan 3:29 Arti Ayat Alkitab

Maka sebab itu tinggallah kita juga di lembah yang bertentangan dengan Bait-Peor.

Ayat Sebelumnya
« Ulangan 3:28
Ayat Berikutnya
Ulangan 4:1 »

Ulangan 3:29 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Ulangan 34:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ulangan 34:6 (IDN) »
Maka dikuburkannyalah ia dalam suatu lembah di tanah Moab, bertentangan dengan Bait-Peor, maka seorangpun tiada mengetahui kuburnya sampai kepada hari ini.

Ulangan 4:46 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ulangan 4:46 (IDN) »
yaitu di seberang Yarden, di lembah yang bertentangan dengan Bait-Peor, di tanah Sihon, raja orang Amori yang duduk di Hezbon dan yang dialahkan oleh Musa dan oleh bani Israel kemudian dari pada keluar mereka itu dari Mesir.

Bilangan 25:3 IDN Gambar Ayat Alkitab
Bilangan 25:3 (IDN) »
Maka Israelpun berdamping dengan Baal Peor, sebab itu bernyala-nyala murka Tuhan akan Israel.

Bilangan 33:48 IDN Gambar Ayat Alkitab
Bilangan 33:48 (IDN) »
Maka dari bukit Abarim berjalanlah mereka itu, lalu berhenti di padang-padang Moab, di tepi Yarden bertentangan dengan Yerikho.

Ulangan 4:3 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ulangan 4:3 (IDN) »
Maka matamu telah melihat barang yang diperbuat Tuhan karena sebab Baal-Peor, bagaimana Tuhan, Allahmu, telah membinasakan dari antara kamu segala orang yang menurut Baal-Peor itu.

Ulangan 3:29 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: Ulangan 3:29

Dalam Ulangan 3:29, dicatat bahwa Musa tidak akan melintasi sungai Yordan dan melihat tanah yang dijanjikan, tetapi ia akan berada di daerah pegunungan, di mana ia akan melihat dari jauh ke negeri itu. Ayat ini mengandung pesan penting tentang kepatuhan, konsekuensi, dan harapan bagi umat yang akan memasuki Tanah Perjanjian.

Makna Umum

Ulangan 3:29 menggarisbawahi tema keadilan Ilahi. Musa, yang telah memimpin Israel selama 40 tahun melalui padang gurun, dihadapkan pada hukuman karena ketidaktaatannya. Meskipun ia dapat melihat Tanah Perjanjian, dia tidak diizinkan untuk memasuki daerah itu. Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya ketaatan dan konsekuensi dari tindakan kita.

Pemahaman dari Komentar Alkitab

  • Matthew Henry: Menyoroti bahwa Moses, sebagai hamba Tuhan yang setia, juga berada di bawah hukum Tuhan. Dia menunjukkan bahwa Tuhan tidak pandang bulu, dan semua termasuk pemimpin harus mematuhi kehendak-Nya. Melihat Tanah Perjanjian merupakan hadiah dari Tuhan, tetapi Musa tidak dapat mengalaminya secara penuh.
  • Albert Barnes: Menunjukkan bahwa penglihatan Musa terhadap Tanah Perjanjian merupakan simbol harapan bagi orang Israel. Meskipun ia tidak dapat memasuki negeri itu, ia bertanggung jawab untuk mempersiapkan generasi berikutnya untuk mengambil alih. Barnes menekankan pentingnya visi dan tujuan dalam kepemimpinan.
  • Adam Clarke: Menyatakan bahwa saat melihat Tanah Perjanjian, Musa menyingkapkan niatan Tuhan untuk memberkati umat-Nya, dan ini juga mencerminkan kasih karunia Tuhan yang berlanjut meskipun ada hukuman. Keduanya, pengharapan dan penyesalan, tercermin dalam perjalanan spiritual Musa.

Konteks Historis

Musa memimpin Israel keluar dari Mesir dan membesarkan mereka di padang gurun. Dalam perjalanannya, terdapat banyak tantangan yang dihadapi, termasuk pemberontakan bangsa itu. Di sinilah kita dapat melihat bahwa Ulangan 3:29 adalah titik kritis di mana Musa harus menghadapi akibat dari pengambilan keputusan yang buruk dan ketidaktaatan.

Referensi Silang Alkitab

  • Ulangan 32:51: Menyebutkan alasan Musa tidak dapat memasuki Tanah Perjanjian karena ketidaktaatannya.
  • Bilangan 20:12: Mengulangi alasan Tuhan menolak Musa masuk ke dalam negeri itu.
  • Yosua 1:2: Menyatakan bahwa Tuhan mengangkat Yosua sebagai penerus Musa untuk memimpin bangsa Israel.
  • Ulangan 34:1-4: Menceritakan saat-saat terakhir Musa di mana dia melihat Tanah Perjanjian sebelum wafat.
  • Mazmur 106:32-33: Menyebutkan kemarahan Musa dan bagaimana hal tersebut berkontribusi pada keputusannya.
  • Ibrani 3:16-19: Menyampaikan pentingnya iman dan bagaimana ketidaktaatan bangsa Israel di padang gurun menggambarkan ketidakpercayaan.
  • Mat 17:3: Mengacu pada penampakan Musa dalam bentuk kemuliaan saat Transfigurasi Yesus.

Kesimpulan

Ulangan 3:29 adalah pengingat penting bagi umat percaya tentang konsekuensi dari ketidaktaatan, tetapi juga menawarkan pengharapan untuk generasi mendatang. Ayat ini menunjukkan bagaimana Allah tetap setia dan memberi penglihatan kepada hamba-hamba-Nya tentang apa yang direncanakan untuk masa depan, meskipun mereka tidak bisa merasakannya sendiri. Sebagai seorang pemimpin, Musa mempersiapkan bangsa Israel untuk langkah selanjutnya, memberikan pelajaran berharga tentang iman, kepemimpinan, dan keadilan Tuhan.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab