Ezra 4:8 Arti Ayat Alkitab

Maka Rehum, penghulu negeri, dan Simsai, jurutulis, melayangkan sepucuk surat kiriman akan hal Yeruzalem kepada baginda raja Artahsasta, demikianlah bunyinya:

Ayat Sebelumnya
« Ezra 4:7
Ayat Berikutnya
Ezra 4:9 »

Ezra 4:8 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Ezra 4:9 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ezra 4:9 (IDN) »
Bahwa Rehum, penghulu negeri, dan Simsai, jurutulis, dan segala kawannya yang lain, orang Dinai dan orang Afarsatkhi dan orang Tarpeli dan orang Afarsi dan orang Arkhewi dan orang Babiloni dan orang Susankhi dan orang Dehawi dan orang Elami,

2 Samuel 20:25 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 20:25 (IDN) »
dan Seya itu jurutulis, dan Zadok dan Abyatar, keduanya imam;

2 Samuel 8:17 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 8:17 (IDN) »
dan Zadok bin Ahitub dan Akhimelekh bin Abyatar itulah imam, dan Seraya itulah penyurat.

2 Raja-raja 18:18 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Raja-raja 18:18 (IDN) »
Maka berseru-serulah mereka itu kepada baginda; sebab itu keluarlah Elyakim bin Hilkia, pemerintah istana, dan Sibna, jurutulis dan Yoah bin Asaf, katib.

Ezra 4:8 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan dan Makna Ayat Alkitab: Ezra 4:8

Dalam kitab Ezra 4:8, kita menemukan narasi penting yang berhubungan dengan interaksi antara bangsa Israel yang baru kembali dari pembuangan dan para penentang yang berusaha menghalangi mereka. Ayat ini dimulai dengan surat yang ditulis kepada raja, yang merujuk pada upaya untuk membangun kembali kota Yerusalem dan Bait Suci setelah pengasingan.

Makna Dasar Ezra 4:8

Ezra 4:8 berbunyi: "Raja Artahsasta, kepada Ezra, imam, ahli kitab, seorang ahli yang terampil dalam hukum Allah, menceritakan kepada kami...". Dalam ayat ini, terdapat beberapa poin penting yang dapat dipahami:

  • Penghalang dalam Misi: Musuh-musuh Israel mencoba menghalangi pembangunan dengan menulis kepada raja, menunjukkan bahwa menyerang proyek Tuhan sering terjadi dalam konteks sejarah umat-Nya.
  • Kewenangan Raja: Surat kepada raja menunjukkan bahwa otoritas duniawi sangat berperan dalam hal-hal spiritual dan merupakan pengingat bahwa Tuhan dapat menggunakan pemerintahan untuk memelihara rencananya.
  • Identitas dan Peran Ezra: Penyebutan Ezra sebagai 'ahli' menunjukkan pentingnya peran pemimpin rohani dalam membangun kembali masyarakat yang hancur.

Analisis Melalui Komentar Alkitab Umum

Berbagai komentator Alkitab memberikan wawasan yang dalam tentang Ezra 4:8:

  • Matthew Henry: Menyatakan bahwa surat ini adalah contoh bagaimana musuh-musuh gereja suka memanfaatkan kuasa dunia untuk menghentikan kemajuan spiritual. Ia menyoroti perlunya kebijaksanaan dan keberanian untuk bertindak walaupun dalam situasi sulit.
  • Albert Barnes: Menekankan pada konteks historis dari ayat ini, menunjukkan bagaimana penentangan terhadap proyek ilahi tidak hanya fisik tetapi juga politis. Barnes mendorong pembaca untuk memahami dinamika kekuasaan dan peran yang dimainkan oleh Raja Artahsasta.
  • Adam Clarke: Menyediakan pandangan mendalam tentang identitas Ezra dan perlunya kepemimpinan yang kuat dalam menghadapi tantangan. Clarke menunjukkan bahwa pemimpin seharusnya memiliki pengetahuan yang dalam tentang firman Tuhan untuk memandu umat.

Hubungan dengan Ayat-Ayat Alkitab Lainnya

Ezra 4:8 memiliki banyak hubungan dengan ayat-ayat lain dalam Alkitab yang memperkaya pemahaman kita. Berikut adalah beberapa ayat yang terhubung:

  • Nehemia 4:7-8 - Menyoroti penentangan terhadap pembangunan tembok Yerusalem.
  • Yesaya 44:28 - Membicarakan tentang raja yang mengizinkan pembangunan kembali Yerusalem.
  • Yeremia 29:10 - Janji pemulihan setelah pembuangan.
  • Mazmur 126:1 - Kegembiraan saat kembali ke Yerusalem.
  • 1 Petrus 5:8 - Peringatan terhadap musuh yang tidak terlihat.
  • Roma 8:31 - Jika Tuhan di pihak kita, siapa yang bisa melawan kita?
  • Filipi 1:28 - Tidak terkejut oleh musuh.

Menggali Lebih Dalam

Memahami Ezra 4:8 tidak hanya tentang mempelajari teksnya, tetapi juga tentang bagaimana ayat ini berhubungan dengan tema yang lebih luas dalam Alkitab. Dengan menggunakan alat untuk cross-referencing Alkitab, kita dapat menemukan pola dan tema yang berulang yang berkontribusi pada pemahaman kita tentang Firman Tuhan.

Strategi untuk Mencari Rujukan Silang

Beberapa metode untuk melakukan cross-referencing ayat termasuk:

  • Menggunakan konsordansi Alkitab untuk menemukan hubungan antar ayat.
  • Mencari tema yang sama di dalam bagian berbeda dari Kitab Suci.
  • Melakukan studi banding dengan penekanan pada konteks historis dan teologis dari teks.

Kesimpulan

Ezra 4:8 mengajak kita untuk memahami tantangan yang dihadapi oleh umat Tuhan dalam membangun kembali setelah masa krisis. Melalui analisis dan pengertian yang lebih dalam, kita dapat menemukan bimbingan ilahi dalam situasi sulit, dan mengingatkan kita akan kekuatan yang ada dalam Firman Tuhan. Ayat ini, seperti banyak yang lain, menunjukkan pentingnya keterlibatan dan respons kita terhadap rencana Tuhan di dunia ini.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab