Kejadian 24:6 Arti Ayat Alkitab

Maka kata Ibrahim kepadanya: Jagalah baik-baik, jangan engkau bawa akan anakku pergi pula ke sana.

Ayat Sebelumnya
« Kejadian 24:5
Ayat Berikutnya
Kejadian 24:7 »

Kejadian 24:6 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Ibrani 11:9 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ibrani 11:9 (IDN) »
Dari sebab iman juga ia telah menumpang di tanah yang dijanjikan seperti di tanah orang, maka duduklah ia di dalam kemah, demikian juga Ishak dan Yakub, yang sama waris dengan dia di dalam perjanjian itu juga,

Galatia 5:1 IDN Gambar Ayat Alkitab
Galatia 5:1 (IDN) »
Maka dengan kemerdekaan, Kristus telah memerdekakan kita; sebab itu hendaklah kamu berdiri tetap, dan jangan kamu dikenakan kuk perhambaan itu sekali lagi.

Ibrani 11:13 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ibrani 11:13 (IDN) »
Di dalam iman juga sekaliannya itu sudah mati dengan tiada sempat menerima perjanjian itu, tetapi menurut imannya tampak sekaliannya itu serta menyambut dari jauh, sambil mengaku dirinya orang dagang dan penumpang di dalam dunia ini.

Ibrani 10:39 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ibrani 10:39 (IDN) »
Tetapi kita ini bukannya orang yang undur sehingga binasa, melainkan orang yang beriman sehingga selamat jiwa.

2 Petrus 2:20 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Petrus 2:20 (IDN) »
Karena, jikalau kemudian daripada mereka itu terlepas daripada najis dunia oleh sebab pengenalan akan Tuhan, yaitu Yesus Kristus, Juruselamat, lalu mereka itu berbalik pula terjerat di dalam segala perkara itu serta dialahkan, maka hal yang akhir itu sudah menjadi lebih jahat daripada awalnya.

Kejadian 24:6 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan Ayat Alkitab: Kejadian 24:6

Ayat Alkitab: Kejadian 24:6

“Tetapi Abraham berkata kepadanya: 'Hati-hati, jangan membawa seorang perempuan dari anak-anak perempuan Kanaan untuk anakku.'”

Pendahuluan

Pada ayat ini, kita melihat kehati-hatian Abraham dalam memilihkan pasangan hidup untuk anaknya, Ishak. Ini adalah contoh yang penting tentang bagaimana orang tua harus terlibat dalam keputusan hidup anak-anak mereka, terutama dalam hal pernikahan.

Makna Ayat

Abraham menunjukkan keprihatinan yang mendalam tentang latar belakang spiritual dari calon istri untuk Ishak. Dia menginginkan agar Ishak tidak menikahi perempuan Kanaan, yang dianggap tidak setia kepada Tuhan. Ini memberikan panduan penting tentang memilih teman hidup yang berbagi iman dan nilai-nilai.

Penjelasan dari Komentator Alkitab

  • Matthew Henry: Henry menekankan betapa sangat pentingnya bagi seorang pemimpin keluarga untuk memilih pasangan hidup yang seiman. Dia mencatat bahwa tujuan Abraham bukan hanya untuk melindungi garis keturunan, tetapi juga untuk menjaga kesetiaan kepada Tuhan.
  • Albert Barnes: Barnes menjelaskan bahwa keputusan ini juga mencerminkan prudensi Abraham sebagai patriark. Ia tidak hanya mempertimbangkan pernikahan yang bersifat fisik, tetapi juga aspek spiritual dan moral dari calon pasangan.
  • Adam Clarke: Clarke menyoroti perilaku orang-orang Kanaan, yang sering terlibat dalam penyembahan berhala, yang bisa membawa pengaruh buruk bagi Ishak. Ia berargumen bahwa Abraham berupaya untuk menjaga warisan iman yang telah ditetapkan oleh Allah.

Hubungan dengan Ayat-Ayat Lain

Ayat ini dapat dihubungkan dengan beberapa ayat lain yang menunjukkan pentingnya pemilihan pasangan hidup yang seiman atau memiliki karakter yang baik:

  • 2 Korintus 6:14: "Janganlah kamu bercampur dengan orang-orang yang tidak percaya." - Menggarisbawahi pentingnya kesatuan iman dalam memilih pasangan.
  • 1 Korintus 7:39: "Seorang janda boleh menikah dengan siapa saja yang dia kehendaki, asal di dalam Tuhan." - Mengindikasikan pentingnya iman dalam pernikahan.
  • Ulangan 7:3-4: "Janganlah engkau mengikat perkawinan dengan mereka." - Mengingatkan akan bahayanya pernikahan dengan orang-orang yang tidak seiman.
  • Amsal 31:10: "Istri yang cakap siapa yang akan mendapatkannya?" - Menekankan karakter istri yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani.
  • Efesus 5:21-33: "Hendaklah kamu saling tunduk..." - Prinsip saling menghormati dalam hubungan pernikahan.
  • 1 Petrus 3:1-2: "Demikian juga, hai para istri, tunduklah kepada suamimu." - Menyiratkan tentang hubungan yang harmonis jika keduanya berada dalam iman yang sama.
  • Kolose 3:18: "Hai istri-istri, tunduklah kepada suamimu." - Memperkuat prinsip saling menghormati dalam pernikahan.

Refleksi dan Aplikasi

Setiap pembaca diajak untuk merenungkan prinsip-prinsip yang ada dalam ayat ini. Apakah kita sudah cukup memperhatikan ketentuan Tuhan dalam memilih pasangan hidup? Apakah kita siap untuk menolak pergaulan yang bisa menjauhkan kita dari tujuan ilahi kita?

Menggunakan Alat Referensi Alkitab

Untuk lebih memahami ayat ini dan hubungan dengan bagian lain dari Alkitab, alat dan sumberreferensi seperti buku referensi Alkitab, konkordansi Alkitab, dan buku panduan silang Alkitab dapat sangat berguna.

Kesimpulan

Kejadian 24:6 mengajak kita untuk merenungkan pentingnya keputusan penting dalam hidup, terutama dalam pernikahan. Melalui hikmat yang ditunjukkan oleh Abraham, kita belajar betapa pentingnya memilih pasangan yang tidak hanya baik secara moral, tetapi juga memiliki iman yang sama. Ini adalah bagian dari bagaimana kita bisa menjalani kehidupan yang berkenan kepada Allah.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab