Kejadian 27:10 Arti Ayat Alkitab

Maka engkau akan membawakan dia kepada bapamu, biar dimakannya, supaya diberkatinya akan dikau dahulu dari pada matinya.

Ayat Sebelumnya
« Kejadian 27:9
Ayat Berikutnya
Kejadian 27:11 »

Kejadian 27:10 Referensi Silang

Tidak ada gambar referensi silang yang ditemukan dalam sistem kami untuk bagian Alkitab ini.

Kejadian 27:10 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan Ayat Alkitab: Kejadian 27:10

Kejadian 27:10 adalah ayat yang mengisahkan tentang pengaruh kebohongan dan penipuan dalam kisah Ishak dan dua anaknya, Esau dan Yakub. Dalam konteks ini, ayat tersebut menyampaikan pesan moral yang penting tentang bagaimana tindakan dan pilihan kita dapat memiliki konsekuensi yang mendalam.

Interpretasi Umum

Dalam Kejadian 27:10, Rahel berusaha mengecoh Ishak agar menganggap Yakub sebagai Esau. Tindakan ini menyoroti tema penipuan yang sering muncul dalam dinamika keluarga alkitabiah. Menurut Matthew Henry, tindakan Rahel menggambarkan sebuah langkah yang berani tetapi juga tidak bermoral, menunjukkan bagaimana cinta dan ambisi dapat mendorong seseorang melakukan tindakan tidak jujur.

Albert Barnes menekankan bahwa meskipun tindakan ini menghasilkan hasil yang diinginkan bagi Yakub, hal ini juga membawa konsekuensi yang tidak diinginkan, termasuk perpecahan dalam keluarga. Kejadian ini menjadi pelajaran tentang konflik yang sering terjadi ketika seseorang mengejar kepentingan pribadi di atas nilai-nilai moral.

Adam Clarke menyoroti bahwa Rahel memiliki motivasi untuk memastikan bahwa janji Tuhan kepada Yakub dapat terwujud, namun caranya mengabaikan etika dan cara Tuhan yang benar. Hal ini menciptakan siklus kebohongan yang akan berlanjut dalam kisah keluarga ini.

Hubungan dengan Ayat-Ayat Alkitab Lainnya

Berikut adalah beberapa referensi silang yang relevan dengan Kejadian 27:10:

  • Kejadian 25:23: Tuhan menyatakan bahwa dia akan lebih menyukai yang lebih muda, Yakub, daripada yang lebih tua, Esau.
  • Kejadian 27:18-19: Yakub memenuhi peran yang diinginkan untuk menipu ayahnya.
  • Hakim-Hakim 14:1-3: Mencerminkan pengaruh keputusan yang diambil oleh individu berdasarkan nafsu dan bukan pada kebenaran ilahi.
  • 1 Korintus 10:6: Menjadi contoh peringatan bagi kita untuk tidak mengikuti jalan yang salah.
  • Galatia 6:7-8: Mengingatkan kita bahwa apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai.
  • Kisah Para Rasul 7:9: Menggambarkan bagaimana Yakub diperlakukan dengan cara yang sama seperti Yusuf.
  • Matius 10:36: Menjelaskan konsekuensi dari perpecahan dalam keluarga.

Tematik Hubungan Ayat

Dari sudut pandang tematik, Kejadian 27:10 dapat dikaitkan dengan tema tema yang lebih luas dalam Alkitab seperti:

  • Pentingnya Kejujuran: Ayat ini menyoroti konsekuensi dari kebohongan dan penipuan.
  • Konflik Keluarga: Menekankan ketegangan yang bisa terjadi dalam hubungan keluarga.
  • Rencana Tuhan: Menunjukkan bagaimana rencana Tuhan terkadang disesuaikan dengan cara yang manusia lakukan.

Kaitkan dengan Pengetahuan Alkitabiah Lain

Kita juga dapat menggunakan alat untuk cross-referencing untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai tema ini. Dengan menggunakan sumber daya seperti:

  • Alat referensi Alkitab.
  • Konkordansi Alkitab.
  • Jadwal pengkajian Alkitab dengan referensi silang.
  • Metode studi Alkitab berdasarkan referensi silang.

Kunci Pemahaman Ayat

Untuk memahami lebih dalam, kita harus merenungkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa motivasi di balik kebohongan Rahel?
  • Bagaimana ayat ini berkaitan dengan prinsip kejujuran dan integritas?
  • Apa akibar dari tindakan Yakub dan Rahel dalam konteks keluarga mereka?

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab