Kejadian 44:19 Arti Ayat Alkitab

Maka tuanku telah bertanya akan patik: Adakah lagi pada kamu bapa atau adik?

Ayat Sebelumnya
« Kejadian 44:18
Ayat Berikutnya
Kejadian 44:20 »

Kejadian 44:19 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Kejadian 43:7 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 43:7 (IDN) »
Maka sahut mereka itu: Bahwa dengan selidiknya tuan itu bertanyakan hal kami sekalian dan hal kaum keluarga kami, katanya: Adakah bapamu lagi hidup? Adakah padamu seorang adik lagi? Maka kami sahut seturut katanya itu; bagaimana boleh kami ketahui tuan itu hendak berkata demikian: Bawalah turun akan adikmu itu.

Kejadian 43:29 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 43:29 (IDN) »
Maka Yusufpun mengangkat matanya, dilihatnya Benyamin, adiknya, yang seibu dengan dia, lalu katanya: Inikah adikmu yang bungsu, yang telah kamu sebutkan kepadaku? Maka kata Yusuf pula: Dikasihani Allah kiranya akan dikau, hai anakku!

Kejadian 42:7 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 42:7 (IDN) »
Demi dilihat Yusuf akan saudara-saudaranya, dikenalnyalah mereka itu, tetapi ia pura-pura tiada kenal akan mereka itu serta berkatalah ia kepada mereka itu dengan garangnya, katanya: Dari mana kamu datang? Maka sembah mereka itu: Dari negeri Kanaan hendak membeli makanan.

Kejadian 44:19 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: Kejadian 44:19

Dalam Kejadian 44:19, kita melihat interaksi yang mendalam antara Yusuf dan saudara-saudaranya. Dalam konteks ini, ayat tersebut berisi pengakuan dari salah satu saudara, yang mengatakan tentang ayah mereka dan keluarganya. Secara keseluruhan, ayat ini menyoroti tema pertanggungjawaban, penyesalan, dan rekonsiliasi.

Makna Ayat

Kejadian 44:19 menceritakan bagaimana saudara-saudara Yusuf berusaha mempertahankan diri ketika dituduh mencuri cawan Yusuf. Di sini, mereka tidak hanya membela diri, tetapi juga menunjukkan rasa takut yang mendalam terhadap konsekuensi perbuatan yang mungkin mempengaruhi nasib ayah mereka.

Dari perspektif konteks sejarah, ayat ini penting karena menggambarkan hubungan keluarga yang rumit dan rasa tanggung jawab yang mendalam terhadap orang tua mereka, khususnya kepada Yakub, ayah mereka.

Analisis Komentar Alkitab

  • Matthew Henry berkomentar bahwa ayat ini menyoroti rasa bersalah dan kecemasan yang dirasakan oleh saudara-saudara Yusuf, yang menyadari bahwa tindakan mereka dapat berdampak buruk pada ayah mereka.
  • Albert Barnes memberikan wawasan bahwa pengakuan ini menunjukkan bahwa mereka menyadari pentingnya keluarga, dan menggambarkan sifat manusia yang menjadi terhubung pada saat krisis.
  • Adam Clarke menekankan bahwa ayat ini merupakan momen penting dalam proses rekonsiliasi antara Yusuf dan saudaranya, serta memberikan pelajaran tentang kejujuran dan pengakuan dalam relasi.

Hubungan Tematis

Ayat ini memiliki parallel dengan beberapa bagian lain dalam Alkitab yang juga berbicara tentang tema penyesalan dan pertanggungjawaban keluarga. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kejadian 42:21 - Ketika saudara-saudara Yusuf mulai menemui penyesalan atas tindakan mereka sebelumnya.
  • 2 Samuel 12:13 - Pengakuan Daud atas dosanya dan dampak yang dirasakan oleh keluarganya.
  • Lukas 15:18-19 - Kisah anak yang hilang yang menyadari kesalahannya dan ingin kembali kepada ayahnya.
  • Matius 5:23-24 - Ajakan untuk berdamai dengan saudara sebelum mempersembahkan persembahan di mezbah.
  • Ibrani 12:15 - Pentingnya menjaga hubungan baik dan tidak menjatuhkan diri dalam kepahitan.
  • Yakobus 5:16 - Panggilan untuk mengakui kesalahan kita satu sama lain dan berdoa.
  • Galatia 6:1 - Anjuran untuk memulihkan saudara yang tersandung dalam pelanggaran.

Kesimpulan

Kejadian 44:19 bukan hanya sekedar ayat mengenai apologi atau pembelaan diri, tetapi menekankan pentingnya relasi keluarga dan dampak dari tindakan kita terhadap orang lain, terutama orang tua kita. Dalam memahami ayat ini, kita belajar lebih dalam tentang pengakuan, pertanggungjawaban, dan cinta yang menyelimuti hubungan keluarga, serta bagaimana hal tersebut terhubung dengan ajaran Alkitab secara keseluruhan.

Menggunakan Alat Referensi Alkitab

Untuk mendalami lebih lanjut dan mencari keterkaitan antara ayat-ayat Alkitab, Anda bisa menggunakan konkordansi Alkitab atau panduan rujukan Alkitab. Ini akan membantu dalam studi alkitab, meningkatkan pemahaman tentang tema-tema yang saling terkait, dan menciptakan analisis komparatif antar ayat.

Dengan pemahaman yang mendalam mengenai makna ayat Alkitab, kita bisa memperkaya pengalaman spiritual kita dan mengembangkan dialog antar ayat yang memperluas cara pandang kita terhadap firman Tuhan.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab