Yeremia 10:23 Arti Ayat Alkitab

Maka kuketahui, ya Tuhan! bahwa jalan manusia itu tiada dalam kuasanya sendiri, tiada dalam kuasa orang yang berjalan itu mematutkan langkahnya.

Ayat Sebelumnya
« Yeremia 10:22
Ayat Berikutnya
Yeremia 10:24 »

Yeremia 10:23 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Amsal 20:24 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 20:24 (IDN) »
Bahwa segala langkah orang dari pada Tuhan juga asalnya, maka bagaimana gerangan orang dapat mengerti jalannya sendiri?

Amsal 16:1 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 16:1 (IDN) »
Bahwa manusia adalah beberapa niat hatinya, tetapi jawab lidah itu dari pada Tuhan juga datangnya.

Mazmur 37:23 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 37:23 (IDN) »
Bahwa oleh Tuhan ditetapkan kejejakan orang yang Ia berkenan akan jalannya.

Mazmur 17:5 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 17:5 (IDN) »
Bahwa aku berjalan dengan langkah yang tetap pada jalan-jalan-Mu, dan langkahku itu tiada tergelincuh.

Mazmur 119:116 IDN Gambar Ayat Alkitab
Mazmur 119:116 (IDN) »
Bantulah akan daku, setuju dengan janji-Mu, supaya hiduplah aku dan janganlah aku beroleh malu dari sebab harapku.

Yeremia 10:23 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penjelasan Ayat Alkitab: Yeremia 10:23

Ayat ini berbunyi: "Ya TUHAN, aku tahu bahwa jalan seorang manusia tidak ada dalam kuasanya; tidak ada orang yang berjalan dapat menentukan arah langkahnya." (Yeremia 10:23, TB)

Ayat ini menggarisbawahi kenyataan bahwa manusia tidak dapat mengatur hidupnya sendiri tanpa petunjuk dan bimbingan Tuhan. Dalam konteks ini, mari kita lihat beberapa penjelasan dari para komentator Alkitab terkemuka.

Penjelasan Para Komentator

  • Matthew Henry:

    Henry menyatakan bahwa kita memang merupakan makhluk yang dasarnya lemah dan sangat tergantung pada Tuhan. Ia menekankan perlunya kita mengakui ketiadaan kekuasaan kita untuk menavigasi hidup, terutama ketika berhadapan dengan kesulitan dan ujian.

  • Albert Barnes:

    Barnes menyoroti pentingnya mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Ia mengkritisi kecenderungan manusia untuk merencanakan tanpa mempertimbangkan kehendak Ilahi. Ayat ini menjadi pengingat bahwa tanpa bimbingan Tuhan, kita bisa tersesat dalam tindakan dan keputusan kita.

  • Adam Clarke:

    Clarke menguraikan bahwa meskipun manusia mungkin memiliki rencana dan tujuan, yang sebenarnya terjadi di luar kendali mereka. Ia menunjukkan bahwa pencarian manusia akan arah dan tujuan harus terbuka terhadap intervensi Tuhan dan penuntunannya.

Pemahaman Tematis

Ayat ini memiliki tema yang kuat tentang ketergantungan manusia pada Tuhan. Dalam banyak hal, kita sangat berorientasi pada kemampuan diri kita dan sering kali melupakan bahwa setiap langkah perlu dicari dalam bimbingan Tuhan. Konsep ini juga terlihat dalam banyak bagian lain dari Alkitab:

  • Ayub 14:5: "Jika ia sudah menemui batas umur yang telah ditentukan, tidak ada satu pun yang dapat menambahnya."
  • Pengkhotbah 3:1: "Untuk segala sesuatu ada waktunya, dan untuk setiap perkara di bawah langit ada waktunya."
  • Mazmur 37:23-24: "Langkah-langkah orang yang baik diperintahkan TUHAN, dan Ia senang kepada jalannya. Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN memegang tangannya."
  • Amsal 3:5-6: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hati dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri; akuilah Dia dalam segala jalanmu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."
  • Mazmur 32:8: "Aku hendak mengajarkan dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kau tempuh; Aku hendak memberikan nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu."
  • Yesaya 30:21: "Dan telingamu akan mendengar perkataan di belakangmu, kata: 'Inilah jalan, berjalanlah di dalamnya,' apabila kamu membelok ke kanan atau ke kiri."
  • Filipi 2:13: "Sebab Allah yang mengerjakan di dalam kamu baik kehendak maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya."

Kesimpulan

Dalam menghadapi tantangan hidup, Yeremia 10:23 mengingatkan kita akan keterbatasan manusia dan kebutuhan untuk mencari bimbingan ilahi. Ayat ini, ketika dilihat dalam konteks hubungan dengan ayat-ayat lain, menunjukkan bahwa penyandaran kita kepada Tuhan harus menjadi dasar dari setiap keputusan dan langkah yang diambil.

Referensi Lanjutan

Bagi yang ingin memperdalam pengertian dari ayat ini, metode cross-referencing bisa digunakan untuk mencari hubungan antara ayat ini dengan yang lain dalam Alkitab. Ini bisa memberi perspektif yang lebih luas dan membantu dalam bible verse commentary dan bible verse explanations yang lebih mendalam.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab