Yeremia 26:20 Arti Ayat Alkitab

Dan lagi adalah dahulu seorang anu, yang bernubuat dengan nama Tuhan, yaitu Uria bin Semaya, dari Kiryat-Yearim, yang bernubuat atas negeri ini dan atas tanah ini, setuju dengan segala perkataan Yermia.

Ayat Sebelumnya
« Yeremia 26:19
Ayat Berikutnya
Yeremia 26:21 »

Yeremia 26:20 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

1 Samuel 7:2 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Samuel 7:2 (IDN) »
Maka dari pada hari tabut itu di Kiryat-Yearim adalah lalu beberapa berapa tahun, sampai dua puluh tahun lamanya, kemudian segenap orang isi rumah Israel mengaduhkan halnya sambil mengikut Tuhan.

Yosua 9:17 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yosua 9:17 (IDN) »
Karena bani Israel telah berangkat, lalu pada hari yang ketiga sudah sampai kepada negeri-negerinya; adapun negeri mereka itu yaitulah Gibeon dan Khefira dan Bairut dan Kiryat-Yearim.

Yosua 15:60 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yosua 15:60 (IDN) »
Dan Kiryat-Baal, yaitu Kiryat-Yearim, dan Haraba, dua buah negeri serta dengan jajahannya.

Yosua 18:14 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yosua 18:14 (IDN) »
Lalu perhinggaan itu balik pada ujung barat arah ke sebelah selatan pegunungan yang bertentangan dengan Bait-Horon ke selatan dan keluar ke Kiryat-Baal, yaitu Kiryat-Yearim, sebuah negeri bani Yehuda, yaitu ujungnya pada sebelah barat.

1 Samuel 6:21 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Samuel 6:21 (IDN) »
Lalu disuruhkannyalah utusan kepada orang isi Kiryat-Yearim, mengatakan: Bahwa orang Filistin sudah membawa balik akan tabut Tuhan, hendaklah kamu turun akan membawa dia naik ke hulu.

Yeremia 26:20 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: Yeremia 26:20

Dalam Yeremia 26:20, kita menemukan kisah seorang nabi yang terancam mati karena nubuat yang ia sampaikan. Ayat ini menunjukkan tantangan yang dihadapi para nabi dalam menyampaikan pesan Tuhan kepada umat-Nya. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai makna ayat ini dan bagaimana hal tersebut terhubung dengan ayat-ayat lainnya dalam Alkitab.

Makna Ayat

Yeremia 26:20 menyiratkan realitas bahwa setiap nabi yang berbicara atas nama Tuhan tidak selalu diterima dengan baik. Dalam konteks ini, Yeremia berhadapan dengan ancaman dari masyarakat yang menolak pesan yang disampaikannya.

Wawasan dari Komentar Alkitab

  • Matthew Henry:

    Henry menekankan keberanian yang dibutuhkan untuk menyampaikan kebenaran di tengah penolakan dan ancaman. Ia menunjukkan bahwa Yeremia, seperti nabi-nabi lainnya, harus bersedia menghadapi konsekuensi dari pernyataan yang dianggap kontroversial oleh masyarakat.

  • Albert Barnes:

    Barnes mencatat bahwa ayat ini menunjukkan ketidakadilan yang sering kali dihadapi oleh para nabi, serta pentingnya mempercayai dan mendengarkan suara Tuhan meskipun datang dari orang-orang yang tidak dikenal atau dianggap tidak berpengaruh.

  • Adam Clarke:

    Clarke memperhatikan pentingnya konteks sejarah dalam memahami ayat ini. Ia menjelaskan bahwa penganiayaan terhadap para nabi merupakan bagian dari sejarah keselamatan dan bahwa ketegangan ini mengungkapkan loyak terhadap Tuhan yang menginginkan pertobatan umat-Nya.

Penjelasan Tematik

Ayat ini tertaut dengan banyak tema dalam Alkitab, termasuk penitensia, penganiayaan terhadap nabi, dan respon umat terhadap firman Tuhan. Pemahaman tentang pertobatan dan kesetiaan kepada Tuhan adalah inti dari pesan yang diangkat di sini. Mari kita lihat beberapa referensi silang yang berhubungan dengan tema ini.

Referensi Silang Alkitab

  • 2 Tawarikh 36:16 - Menerangkan bagaimana umat menolak rasul-rasul Tuhan.
  • Matius 23:37 - Yesus menyatakan kesedihannya atas penolakan Yerusalem terhadap para nabi.
  • 1 Raja-raja 18:17-18 - Elia yang menghadapi Ahab dan tantangan terhadap penyembahan Baal.
  • Yehezkiel 2:1-7 - Memanggil Yehezkiel sebagai nabi untuk menghadapi umat yang keras kepala.
  • Yohanes 15:20 - Yesus mengingatkan murid-murid-Nya tentang penganiayaan yang mereka hadapi seperti yang dialami oleh-Nya.
  • Roma 10:14-15 - Memfokuskan pada pentingnya penginjilan dan mendengar suara Tuhan melalui utusan-Nya.
  • Ibrani 11:32-38 - Menyebutkan para nabi yang menderita demi iman mereka.

Kesimpulan

Yeremia 26:20 adalah contoh yang kuat bagaimana para nabi mengalami tantangan dalam menyampaikan firman Tuhan. Dalam konteks zaman ini, pembacaan teks ini mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita merespons suara Tuhan di tengah tekanan dan tantangan. Makna yang bisa kita ambil dari contoh nabi-nabi yang terdahulu tersebut sangat relevan dengan perjalanan iman kita saat ini.

Pemikiran Akhir

Dalam studi Alkitab, penting untuk menjelajahi koneksi antara ayat-ayat yang berbeda dan melihat bagaimana tema-tema tersebut saling berhubungan. Hal ini membantu kita mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kehendak dan karakter Tuhan. Dengan memanfaatkan alat-alat seperti panduan referensi Alkitab dan metode studi silang, kita dapat memperdalam pemahaman kita terhadap Firman Tuhan.

Rangkuman

Dalam upaya memahami makna Alkitab, Yeremia 26:20 harus dilihat dalam konteks lebih luas baik dalam sejarah Israel maupun dalam hubungan Palestina dengan pesan Tuhan melalui para nabi-Nya. Panduan ini bertujuan untuk membantu dalam pencarian makna yang lebih besar dan hubungan antara ayat-ayat Alkitab untuk menemukan pemahaman dan aplikasi yang relevan di kehidupan kita.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab