Jeremiah 3:5 - Penjelasan dan Tafsir Ayat Alkitab
Ayat: "Apakah Dia akan selalu marah? Apakah Ia akan selamanya mendendam? Lihatlah, engkau telah berbicara dan melakukan hal-hal jahat ini, tetapi engkau diberi kesempatan." (Yeremia 3:5)
Yeremia 3:5 adalah ayat yang terpenuhi dengan makna yang dalam, memberikan gambaran tentang hubungan Allah dengan umat-Nya. Mari kita lihat beberapa penjelasan dari para komentator Alkitab terkenal.
Makna Umum Ayat
Ayat ini mencerminkan kondisi spiritual umat Israel yang telah berpaling dari Tuhan dan berbuat dosa. Meskipun mereka berdosa, Tuhan menunjukkan sifat-Nya yang penuh kasih dan pengertian, memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat.
Pendapat Para Komentator
- Matthew Henry: Menawarkan pandangan bahwa Allah, dalam kemurahan-Nya, tidak ingin menghukum umat-Nya selamanya. Kesabaran-Nya menunjukkan cinta dan keinginan-Nya agar kita kembali kepada-Nya.
- Albert Barnes: Menekankan bahwa ucapan dan tindakan umat Israel tidak sesuai dengan kehendak Allah. Meskipun demikian, Allah tetap memberikan kesempatan untuk pertobatan.
- Adam Clarke: Menjelaskan bahwa meskipun umat merasa jauh dari Allah, Dia tidak menghentikan kasih-Nya. Ada janji pemulihan bagi mereka yang mau kembali.
Refleksi tentang Dosa dan Kesempatan
Umat Israel berperilaku seolah-olah mereka tidak akan diadili. Namun, Allah mengingatkan mereka tentang konsekuensi dari tindakan mereka, tetapi juga tentang kesempatan untuk bertobat.
Referensi Silang Alkitab
Yeremia 3:5 terhubung dengan beberapa ayat lainnya yang mendukung tema pemulihan dan kasih Allah:
- Yeremia 2:19 - Ketidakberdayaan karena dosa.
- Hosea 14:1-2 - Seruan untuk bertobat.
- 2 Korintus 7:10 - Pertobatan yang sejati membawa hidup.
- Yesaya 55:7 - Siapa pun yang mau kembali kepada Tuhan akan diterima.
- Pengkhotbah 3:17 - Allah adalah hakim atas segala yang dilakukan di dunia ini.
- Mazmur 30:5 - Kemarahan-Nya hanya sekejap, tetapi kasih-Nya selamanya.
- Yehezkiel 18:32 - Allah tidak ingin kematian orang yang berdosa, tetapi agar ia bertobat.
Kesimpulan
Yeremia 3:5 menggambarkan interaksi antara kasih Allah dan perlunya pertobatan. Pesan di balik ayat ini menyampaikan bahwa meskipun kita mendapati diri kita jauh dari Tuhan, ada selalu jalan pulang. Ayat ini mengajak kita untuk merenungkan hubungan kita dengan Allah dan mengingatkan kita akan pentingnya pertobatan dan pengakuan dosa.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.