Penjelasan Alkitab untuk Yohanes 19:26
Yohanes 19:26 berbunyi, "Ketika Yesus melihat ibunya dan murid yang dikasihi-Nya berdiri di samping-Nya, Ia berkata kepada ibunya: 'Ibu, inilah anakmu!' Dan kepada murid-Nya: 'Inilah ibumu!' Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya."
Makna Yohanes 19:26
Ayat ini terjadi pada saat-saat terakhir Yesus di salib, di mana Ia menunjukkan perhatian dan kasih-Nya terhadap ibunya, Maria, dan mengalihkan tanggung jawab kepada murid-Nya, Yohanes. Ini menunjukkan komitmen Yesus untuk menjaga hubungan keluarga dan komunitas. Mari kita telaah lebih dalam dengan bantuan beberapa komentar Alkitab.
Penjelasan dari Para Ahli
-
Matthew Henry:
Matthew Henry menekankan bahwa saat ini adalah momen emosional bagi Yesus dan Maria. Dia menyoroti bahwa Yesus tidak hanya memikirkan penderitaan-Nya sendiri, tetapi juga mengutamakan kesejahteraan ibunya. Dengan memberikan Yohanes sebagai "anak" untuk Maria, Yesus memastikan bahwa wanita yang telah melahirkan dan membesarkan-Nya akan dijaga dan diperhatikan.
-
Albert Barnes:
Albert Barnes menjelaskan bahwa ini adalah tindakan kasih dan perhatian Yesus. Dia menekankan bahwa hubungan antara murid dan Maria adalah simbolis, di mana kredo Kristen tentang saling berbagi dan menjaga satu sama lain ditegaskan. Ini menggarisbawahi ketidakberdayaan dan pentingnya saling mendukung dalam komunitas Kristen.
-
Adam Clarke:
Adam Clarke berpendapat bahwa Yesus memberikan perintah ini dengan penuh cinta, menunjukkan bahwa meskipun Dia dalam penderitaan, kasih-Nya tidak terputus. Clarke juga menyoroti peran penting Maria dalam sejarah keselamatan dan menggunakan perintah ini untuk mengkonfirmasikan posisi Yohanes di tengah komunitas Kristen yang sedang berkembang pada waktu itu.
Keterkaitan dengan Ayat-Ayat Lain
Ayat ini dapat dikaitkan dengan beberapa ayat dalam Alkitab yang menunjukkan tema perhatian dan tanggung jawab dalam hubungan. Berikut adalah beberapa referensi silang yang relevan:
- Yohanes 19:27 - Menyebutkan bahwa Yohanes menerima Maria ke dalam rumahnya.
- Markus 15:40 - Menyebutkan bahwa Maria berdiri di dekat salib Yesus.
- Lukas 2:34-35 - Nubuat tentang Maria yang akan mengalami kesedihan.
- Mateus 12:50 - Menyatakan bahwa keluarga spiritual Yesus mencakup mereka yang melakukan kehendak Allah.
- Yohanes 13:34 - Perintah Yesus untuk saling mengasihi.
- Efesus 6:2-3 - Menghormati orang tua sebagai perintah dengan janji.
- 1 Petrus 5:7 - Mengingatkan kita untuk menyerahkan kekhawatiran kita kepada Tuhan, memelihara hubungan satu sama lain.
Kesimpulan
Yohanes 19:26 bukan hanya sebuah pernyataan sederhana dari Yesus, tetapi juga merupakan pesan yang kaya makna tentang kasih, pengorbanan, dan tanggung jawab dalam komunitas Kristen. Ini mengajak kita untuk meneladani Yesus dalam cara kita memperlakukan satu sama lain.
Refleksi untuk Pembaca
Dalam kita merenungkan ayat ini, kita diingatkan untuk:
- Mulai memperhatikan dan menjaga hubungan penting dalam hidup kita.
- Menunjukkan kasih kepada orang tua kita sebagaimana Yesus lakukan kepada Maria.
- Membangun komunitas yang saling mendukung di dalam iman.
Alat untuk Referensi Silang Alkitab
Untuk memahami lebih dalam tentang makna ayat-ayat Alkitab, penting untuk menggunakan alat dan sumber daya seperti:
- Buku konkordansi Alkitab untuk menemukan referensi silang.
- Pedoman referensi silang Alkitab untuk studi lebih lanjut.
- Materi referensi Alkitab yang komprehensif untuk pemahaman lebih lengkap.
Pentingnya Studi Alkitab Berbasis Referensi Silang
Studi Alkitab yang menggunakan metode referensi silang dapat membantu kita untuk:
- Menemukan hubungan antar ayat yang mungkin tidak kita sadari.
- Memahami tematik yang lebih luas dalam teks Alkitab.
- Melihat bagaimana pengajaran Yesus terhubung dengan ajaran para nabi sebelumnya.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.