Lukas 4:26 Arti Ayat Alkitab

tetapi Elias itu tiada disuruhkan kepada seorang jua pun, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarepta di tanah Sidon.

Ayat Sebelumnya
« Lukas 4:25
Ayat Berikutnya
Lukas 4:27 »

Lukas 4:26 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

1 Raja-raja 17:9 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Raja-raja 17:9 (IDN) »
Bangkitlah engkau berdiri, pergilah dari sini ke Zarfat, yang dekat dengan Sidon itu, dan duduklah di sana, bahwasanya Aku sudah menyuruh seorang perempuan janda di sana memeliharakan dikau.

Matius 11:21 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 11:21 (IDN) »
"Celakalah engkau, hai Khorazin! Celakalah engkau, hai Baitsaida! Karena jikalau di dalam Tsur dan Sidon sudah jadi segala mujizat seperti yang sudah berlaku di dalam kamu, tak dapat tiada sudah lama ia bertobat serta berkainkan karung dan berabu.

Obaja 1:20 IDN Gambar Ayat Alkitab
Obaja 1:20 (IDN) »
Maka tentara bani Israel, yang sekarang dipindahkan dengan tertawan, akan mengambil tanah orang Kanani sampai ke Zarfat akan miliknya dan orang Yeruzalem yang dipindahkan dengan tertawan yang di Seferad itu, akan mengambil segala negeri yang di selatan akan miliknya.

Lukas 4:26 Komentar Ayat Alkitab

Makna Alkitab: Lukas 4:26

Ayat Lukas 4:26 mencatat, "Tetapi sesungguhnya aku berkata kepadamu, bahwa banyak janda di Israel pada zaman Elia, ketika langit tertutup tiga tahun dan enam bulan, dan datanglah kelaparan yang besar di seluruh negeri." Pada ayat ini, Yesus menunjukkan bagaimana Allah memperluas kasih-Nya melampaui Israel kepada orang-orang lain.

Pemahaman dan Penjelasan

Memahami ayat ini memerlukan perhatian pada konteks sejarah dan teologis. Berikut adalah beberapa poin penting dari komentar dari Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke:

  • Matthew Henry:
    • Perhatian Illuminsai: Henry menekankan bahwa Yesus menggunakan contoh Elia untuk menunjukkan bahwa Allah mengasihi semua manusia, tidak hanya orang-orang Israel.
    • Keberpihakan Ilahi: Dia mencatat bagaimana Allah memilih untuk menyelamatkan janda di Zarepta yang bukan dari bangsa Israel sebagai tanda kasih-Nya yang universal.
  • Albert Barnes:
    • Latarnya dan Konteksnya: Barnes menjelaskan bahwa Yesus berbicara kepada orang-orang yang menganggap diri mereka sebagai pemegang utama janji Allah, namun mereka belum siap untuk menerima pesan-Nya.
    • Kepedulian terhadap Kiara: Ia menyoroti bahwa itu adalah kebutuhan yang membuat janda Zarepta mendapatkan perhatian Allah meskipun dia bukan Israel.
  • Adam Clarke:
    • Kesetaraan dan Keadilan: Clarke menunjukkan bahwa religion tidak dapat dibatasi pada suku atau bangsa tertentu; Allah mencari ketaatan yang tulus.
    • Contoh Pengajaran: Mencirikan hidup kita dengan kebaikan, sehingga kita dapat menerima berkah dari Allah, sebagaimana janda Zarepta.

Hubungan Ayat Alkitab

Terdapat banyak referensi silang yang melengkapi pemahaman kita tentang Lukas 4:26. Ini menciptakan jalinan tema yang mendalam dalam Alkitab:

  • 1 Raja-Raja 17:8-16: Kisah Elia dan janda di Zarepta.
  • Lukas 4:25: Menyebut tentang banyak nabi yang tidak diterima di tanah mereka sendiri.
  • 1 Korintus 1:26-29: Menggambarkan bagaimana banyak yang lemah dan bodoh dipilih Allah.
  • Matteus 15:24: Yesus menyatakan misi-Nya kepada orang Israel.
  • Yeremia 14:1-6: Mengisahkan keadaan kelaparan dan penolakan Israel terhadap Allah.
  • Efesus 2:12-13: Menggambarkan bahwa orang bukan Yahudi sekarang yakni bagian dari perjanjian Allah.
  • Yohanes 10:16: Panggilan untuk memperkirakan domba dari kandang lain.

Kesimpulan

Memahami misi Yesus melalui Lukas 4:26 menekankan pentingnya inklusivitas dan kasih Allah yang melampaui batas-batas ras dan kebudayaan. Saat kita mengeksplorasi makna dan interpretasi ayat-ayat Alkitab ini, kita diperlihatkan bagaimana hubungan antara gawe Allah dan umat manusia bersifat universal.

Aplikasi dalam Studi Alkitab

Dalam studi kita tentang Alkitab, menggunakan alat dan sistem cross-referencing sangat penting. Beberapa metode yang dapat diterapkan dalam studi Alkitab meliputi:

  • Menggunakan konsil alkitabiah untuk menemukan referensi silang.
  • Memanfaatkan panduan referensi Alkitab untuk membantu menghubungkan tema-tema.
  • Menerapkan metode studi silang alkitab untuk mengeksplorasi kesamaan antara kitab yang berbeda.

Pertanyaan untuk Renungan

Cobalah mengajukan pertanyaan berikut untuk mengembangkan pemahaman lebih dalam:

  • Apa saja ayat-ayat yang berkaitan dengan Lukas 4:26?
  • Bagaimana dua ayat Alkitab yang berbeda dapat saling menguatkan?
  • Apa bukti yang mendukung ajaran universal dalam pesan Yesus?

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab