Lukas 4:30 Arti Ayat Alkitab

Tetapi lalulah Ia dari tengah-tengah mereka itu serta berjalan pergi.

Ayat Sebelumnya
« Lukas 4:29
Ayat Berikutnya
Lukas 4:31 »

Lukas 4:30 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Yohanes 10:39 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 10:39 (IDN) »
Maka lagi pula mereka itu mencari jalan hendak menangkap Dia, tetapi terlepaslah Ia daripada tangan mereka itu.

Yohanes 8:59 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 8:59 (IDN) »
Lalu mereka itu sekalian memungut batu sebab hendak merajam Dia, tetapi Yesus menyembunyikan diri-Nya serta keluar dari dalam Bait Allah itu.

Yohanes 18:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 18:6 (IDN) »
Apabila dikatakan oleh Yesus, "Akulah Dia," Maka undurlah mereka itu serta rebah ke tanah.

Kisah Para Rasul 12:18 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kisah Para Rasul 12:18 (IDN) »
Setelah siang hari, bukanlah sedikit kacau-bilau di antara segala laskar apa kejadian Petrus itu.

Lukas 4:30 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan dan Makna dari Lukas 4:30

Dalam kitab Lukas 4:30, kita menemukan peristiwa penting dalam pelayanan Yesus Kristus. Ayat ini menjelaskan momen ketika Yesus, ditolak oleh orang-orang di Nazaret, berhasil melarikan diri dari kerumunan yang ingin melukai-Nya. Makna dari ayat ini mengandung berbagai dimensi yang dapat direnungkan dan dipahami dalam konteks yang lebih luas, baik secara teologis maupun praktis.

Pengertian Umum

Lukas 4:30 mencatat, "Tetapi Ia meneruskan langkah-Nya, lalu pergi dari tengah-tengah mereka." Ini menunjukkan kuasa dan otoritas Yesus, serta penentangan yang Ia hadapi dari mereka yang seharusnya mengakui dan menerima-Nya. Dalam konteks yang lebih besar, ini mengilustrasikan penolakan yang terus-menerus yang akan dihadapi Yesus, terutama oleh bangsa-Nya sendiri.

Makna dan Penafsiran Ayat

  • Penolakan di Nazaret: Yesus kembali ke tempat asal-Nya dan diharapkan mendapatkan penghormatan, namun sebaliknya yang terjadi. Banyak orang yang ragu akan otoritas-Nya karena mereka mengenal-Nya sebagai anak tukang kayu. (Matius 13:55-57; Markus 6:2-4)
  • Pewujudan Nubuat: Satuan penolakan ini merupakan penggenapan nubuat yang menunjuk pada Mesias yang akan datang, yang akan ditolak oleh bangsanya sendiri (Yesaya 53:3).
  • Pentingnya Pemahaman Konteks: Untuk memahami ayat ini, penting untuk melihat konteks lebih besar di mana Yesus berbicara, dan bagaimana Ia berusaha menjelaskan tujuan kedatangan-Nya. (Lukas 4:18-19)
  • Keberanian Yesus: Meskipun menghadapi ancaman, Dia tidak mundur. Sebaliknya, Dia melanjutkan misinya dengan tekun. Ini menjadi teladan bagi kita dalam menghadapi penolakan.

Hubungan dengan Ayat-Ayat Lain

Menjadi penting untuk melihat cross-references dalam Alkitab yang memberi konteks lebih luas terhadap Lukas 4:30:

  • Matius 13:57: "Dan mereka menjadi tersandung karena Dia." - Menunjukkan ketidakpercayaan orang-orang di sekitar-Nya.
  • Markus 6:4: "Tidak ada nabi yang tidak dihormati, kecuali di tanahnya sendiri." - Menandakan penolakan meski dengan bukti yang ada.
  • Yesaya 53:3: "Ia dihina dan diabaikan oleh manusia." - Menggambarkan kondisi Kristus dalam menghadapi penolakan.
  • Yohanes 1:11: "Ia datang kepada milik-Nya, tetapi milik-Nya itu tidak menerimanya." - Penjelasan tentang penolakan yang Ia alami.
  • Lukas 13:34: "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh para nabi." - Mengilustrasikan sejarah penolakan terhadap pesan Allah.
  • Efesus 2:19-20: "Kamu bukan lagi orang asing," menunjukkan bahwa meski ditolak, Yesus membuka jalan bagi semua orang.
  • 1 Petrus 2:7-8: "Engkau telah menjadi batu penjuru," menunjukkan fokus pada penerimaan yang benar terhadap Kristus.
  • Filipi 2:7-8: "Ia merendahkan diri-Nya," menunjukkan keulungan Kristus meski ditentang.

Penutup

Lukas 4:30 bukan hanya sekadar peristiwa sejarah, melainkan juga merupakan pelajaran berharga bagi kita mengenai penerimaan dan penolakan. Dalam situasi kita sehari-hari, kita sering mengalami penolakan ketika menyuarakan iman kita, namun contoh Yesus mengingatkan kita untuk terus maju dengan iman, meskipun dalam kesulitan.

Dengan mempelajari makna dan penafsiran terhadap ayat ini, kita dapat lebih memahami bagaimana Kehidupan Yesus mengajak kita untuk melihat betapa pentingnya untuk terus percaya dalam rencana Tuhan meskipun dunia tidak selalu menerima. Menggunakan tools for Bible cross-referencing dan Bible concordance, kita dapat menggali lebih dalam dan menemukan hubungan yang mungkin tidak kita lihat sebelumnya.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab