1 Samuel 4:19 Arti Ayat Alkitab

Maka menantunya, yaitu bini Pinehas, pada masa itu bunting sarat; serta kedengaranlah kabar kepadanya, mengatakan tabut Allah sudah dirampas musuh dan mentuanyapun sudah mati, demikianpun lakinya, maka berlingkarlah ia, lalu bersalin, karena sekonyong-konyong berlakulah sakit beranak atasnya.

Ayat Sebelumnya
« 1 Samuel 4:18
Ayat Berikutnya
1 Samuel 4:20 »

1 Samuel 4:19 Referensi Silang

Tidak ada gambar referensi silang yang ditemukan dalam sistem kami untuk bagian Alkitab ini.

1 Samuel 4:19 Komentar Ayat Alkitab

Makna Ayat Alkitab 1 Samuel 4:19

Ayat ini mengisahkan tentang kematian istri dari Pinehas, yang menerima berita buruk mengenai kematian suaminya dan ketiadaan tabut Tuhan. Hal ini menggambarkan dampak tragis dari kehampaan spiritual dan kerugian besar yang dialami oleh umat Israel pada waktu itu.

Ringkasan dan Penjelasan Ayat

Dalam konteks 1 Samuel 4:19, kita dapat memahami bahwa situasi kekalahan Israel dalam peperangan melawan Filistin membawa konsekuensi dramatis. Beberapa komentar dari para ahli Alkitab memberikan wawasan berharga mengenai tragedi ini:

  • Matthew Henry: Henry mencatat bahwa berita kematian Pinehas, serta jatuhnya tabut, berfungsi sebagai simbol dari kehilangan kehadiran ilahi. Ini mengingatkan kita bahwa kita tidak bisa berperang tanpa Tuhan; dan ketidakmampuan untuk mengenali Tuhan sebagai pusat kehidupan adalah bencana.
  • Albert Barnes: Barnes menekankan bahwa kematian istri Pinehas mengungkapkan kesedihan mendalam yang diakibatkan oleh belenggu dosa yang ada di antara umat Allah. Kehilangan ini memperkuat tema bahwa dosa dapat menghancurkan dan membawa tragedi dalam hidup kita.
  • Adam Clarke: Clarke memperhatikan reaksi emosional istri Pinehas, di mana dia mengalami kelahiran di saat dia mendengar berita duka. Ini menunjukkan bagaimana tekanan emosional dan ketidakpercayaan dapat menciptakan dampak fisik, dan menyiratkan bahwa kita mungkin tidak selalu siap menghadapi kenyataan pahit.

Konektivitas dengan Ayat-Ayat Lain

1 Samuel 4:19 dapat dihubungkan dengan ayat-ayat lain dalam Alkitab yang berbicara tentang kehilangan, kehadiran Tuhan, dan dampak dari dosa:

  • Simak 1 Samuel 4:10-11 - Menjelaskan tentang kekalahan Israel dan kehilangan tabut Tuhan.
  • Yeremia 7:12-14 - Mengingatkan tentang penghukuman Tuhan terhadap umat-Nya yang berbuat dosa.
  • Yehezkiel 8:6 - Mengisahkan kesedihan Tuhan terhadap ketidaktaatan umat-Nya.
  • Habakuk 1:5 - Memperlihatkan keajaiban Tuhan, meski di tengah kesedihan.
  • Matius 23:37 - Menunjukkan kedalaman kasih Allah dan kesedihan-Nya terhadap umat-Nya yang menolak-Nya.
  • 1 Korintus 10:11 - Menyatakan bahwa contoh-contoh dalam Perjanjian Lama ditulis untuk pelajaran kita.
  • Yakobus 1:14-15 - Menegaskan bahwa godaan dan dosa membawa kepada kematian spiritual.

Penerapan dan Pelajaran Spiritual

Pentingnya memahami 1 Samuel 4:19 dapat memberikan pelajaran berharga bagi kita:

  • Keseriusan Dosa: Mengingatkan kita untuk mempertimbangkan dampak ynng diakibatkan oleh kekeliruan spiritual.
  • Pentingnya Kehadiran Tuhan: Mendorong kita untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek hidup kita.
  • Respon terhadap Tragedi: Menunjukkan pentingnya bereaksi dengan iman saat menghadapi kesedihan dan kehilangan.

Kesimpulan

Ayat ini memberikan gambaran mendalam tentang ketidakberdayaan manusia di hadapan situasi tragis yang disebabkan oleh dosa. Melalui pengertian akan ayat ini dan keterhubungannya dengan ayat lain dalam Alkitab, kita bisa mendapatkan wawasan untuk memperbaiki hidup kita sesuai dengan kehendak Tuhan.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab