2 Tawarikh 26:12 Arti Ayat Alkitab

Adapun segenap bilangan segala kepala bapa-bapa, yang perwira perkasa itu, dua ribu enam ratus orang.

Ayat Sebelumnya
« 2 Tawarikh 26:11
Ayat Berikutnya
2 Tawarikh 26:13 »

2 Tawarikh 26:12 Referensi Silang

Tidak ada gambar referensi silang yang ditemukan dalam sistem kami untuk bagian Alkitab ini.

2 Tawarikh 26:12 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: 2 Tawarikh 26:12

Pengantar: Ayat 2 Tawarikh 26:12 adalah bagian dari kisah Raja Uzia, yang pada saat itu memegang kekuasaan di Yudea. Dalam konteks ini, ayat ini mencakup informasi tentang jumlah tentara dan para pemimpin di bawah komando Uzia, menunjukkan kekuatan militer yang besar di kerajaan tersebut.

Makna dan Interpretasi Ayat:

Dalam menginterpretasikan 2 Tawarikh 26:12, kita merujuk pada beberapa komentar dari para ahli Alkitab.

  • Matthew Henry: Menyatakan bahwa jumlah yang disebutkan di sini menunjukkan kekuatan dan persiapan Raja Uzia dalam menghadapi musuh. Hal ini mencerminkan kebijaksanaan dan kepemimpinan yang baik dalam mengambil langkah-langkah untuk melindungi umatnya.
  • Albert Barnes: Menekankan pentingnya organisasi dan struktur dalam kekuatan militer. Komentar Barnes menjelaskan bahwa hal ini menunjukkan bagaimana raja bertindak bijaksana dalam mempersiapkan pertahanan negara, yang bisa dianggap sebagai cerminan dari ketaatan kepada Tuhan.
  • Adam Clarke: Memperhatikan bahwa ayat ini juga menggambarkan masa-masa kejayaan dan kekuatan Uzia, yang pada awalnya sangat berjalan baik. Clarke menunjukkan bahwa kekuatan ini dan kemampuan untuk memimpin adalah hasil dari anugerah Tuhan, tetapi juga mengingatkan bahwa kemandekan spiritual bisa datang jika seseorang tidak tetap rendah hati dan bersyukur.

Analisis Tematik dan Keterkaitan Ayat:

2 Tawarikh 26:12 mengajak pembaca untuk melakukan refleksi terhadap kekuatan, kepemimpinan, dan ketaatan kepada Allah. Dalam analisis lebih dalam, kita bisa menghubungkan ayat ini dengan beberapa tema dalam Kitab Suci lainnya:

  • 1 Samuel 15:22: Ketaatan kepada Tuhan lebih penting daripada korban, mengingatkan kita mengenai prioritas spiritual dibandingkan kekuatan fisik semata.
  • Mazmur 20:7-8: Menunjukkan bahwa beberapa percaya pada kekuatan dan senjata, tetapi dalam Tuhanlah kita harus mempercayakan keselamatan.
  • Amsal 21:30: Menegaskan bahwa tidak ada hikmah, pengertian, atau nasihat yang dapat melawan Tuhan, sehingga meskipun Uzia memiliki banyak tentara, perlu untuk selalu meminta petunjuk Tuhan.
  • Yesaya 26:1-3: Menggambarkan pengharapan dan ketidakberdayaan umat Allah dalam menghadapi tantangan, tetapi menemukan kekuatan dalam kepercayaan kepada Tuhan.
  • 2 Tawarikh 32:7-8: Mengingatkan akan pentingnya keberanian dan kepercayaan kepada Tuhan saat menghadapi ancaman dan kesulitan.
  • Filipi 4:13: “Segala sesuatu dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” - mengingatkan bahwa kekuatan sejati datang dari Tuhan.
  • Yeremia 17:5-7: Memberikan gambaran tentang kutukan dan berkat dalam hal kepercayaan - berpegang pada kekuatan manusia membawa kutukan, sementara mempercayakan diri kepada Tuhan memberikan berkat.

Beberapa Referensi Silang Alkitab:

  • 1 Tawarikh 5:22
  • 2 Tawarikh 26:5
  • Ulangan 20:1
  • Mazmur 44:4-7
  • Efesus 6:10
  • Amsal 24:10
  • Matius 26:41

Kesimpulan:

Ayat 2 Tawarikh 26:12 mengingatkan kita bahwa kekuatan militer dan jumlah pasukan tidak hanya bergantung pada kemampuan manusia, tetapi sangat tergantung pada menyandarkan diri kepada Tuhan. Memperoleh pemahaman yang mendalam melalui alat referensi Alkitab dapat membantu pembaca menemukan lebih banyak keterkaitan antara ayat Alkitab, dan melihat gambaran yang lebih besar terhadap tema-tema yang muncul dalam Alkitab.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab