2 Samuel 14:33 Arti Ayat Alkitab

Hata, maka pergilah Yoab menghadap baginda, disampaikannyalah kepada baginda segala sembah itu. Maka dipanggil baginda akan Absalom, setelah sudah datang, maka menyembah sujudlah ia di hadapan baginda dengan mukanya sampai ke bumi, maka bagindapun menciumlah Absalom.

Ayat Sebelumnya
« 2 Samuel 14:32
Ayat Berikutnya
2 Samuel 15:1 »

2 Samuel 14:33 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Kejadian 33:4 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 33:4 (IDN) »
Maka berlarilah Esaf datang mendapatkan dia, lalu didekapnya akan dia dan dipeluknya lehernya serta diciumnya akan dia, maka bertangis-tangisanlah keduanya.

Lukas 15:20 IDN Gambar Ayat Alkitab
Lukas 15:20 (IDN) »
Maka bangkitlah ia, lalu pergi kepada bapanya. Tetapi sedang ia lagi jauh, bapanya sudah nampak dia, lalu jatuhlah kasihannya, serta berlarilah bapanya memeluk lehernya sambil mencium dia.

Kejadian 27:26 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 27:26 (IDN) »
Maka kata Ishak, bapanya, kepadanya: Marilah hampir, ciumlah akan daku, hai anakku!

Kejadian 45:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 45:15 (IDN) »
Dan lagi dicium Yusuf akan segala saudaranya sambil menangis, kemudian segala saudaranyapun berkata-kata dengan dia.

2 Samuel 14:33 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman Makna 2 Samuel 14:33

Bible verse 2 Samuel 14:33 mencatat momen penting dalam sejarah Israel ketika Joab, komandan tentara, membawa Absalom untuk bertemu kembali dengan raja Daud setelah pengasingannya. Ini adalah ayat yang menyoroti tema rekonsiliasi, pengampunan, dan hubungan keluarga yang rumit.

Interpretasi Versi Alkitab

2 Samuel 14:33 berbunyi, "Ketika Joab datang kepada raja, ia memberitahukan kepada raja apa yang telah Absalom katakan. Kemudian raja memanggil Absalom dan ia datang kepada raja. Dan Absalom sujud di hadapan raja dengan mukanya ke tanah; dan raja mencium Absalom." Di sini, kita menemukan beberapa elemen penting:

  • Perantara Joab: Joab berperan sebagai jembatan antara Absalom dan Daud, mencerminkan pentingnya mediator dalam hubungan.
  • Rekonsiliasi: Pertemuan antara Absalom dan Daud menunjukkan kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang telah robek.
  • Pengampunan: Sikap raja Daud yang mencium Absalom menunjukkan bahwa dia siap untuk mengampuni dan menerima kembali putranya.

Koneksi Antara Ayat Alkitab

Ayat ini memiliki keterkaitan yang jelas dengan banyak bagian lain dalam Alkitab. Berikut ini adalah beberapa referensi silang yang membantu memperdalam pemahaman kita tentang tema rekonsiliasi dan pengampunan.

  • 1 Samuel 15:25 - Pengampunan Saul dan penyesalan Tuhan.
  • 2 Samuel 12:13 - Ketika Daud mengakui dosanya dan mendapat pengampunan.
  • Lukas 15:20 - Perumpamaan Anak yang Hilang, menekankan tema penerimaan kembali.
  • Matius 5:24 - Pentingnya mengadakan perdamaian dengan saudara-saudara sebelum membawa persembahan ke altar.
  • Kolose 3:13 - Ajakan untuk saling mengampuni seperti Allah mengampuni kita.
  • Titus 3:2 - Perintah untuk menunjukkan kesopanan kepada semua orang.
  • Pengkhotbah 4:9-10 - Pentingnya memiliki teman dalam proses rekonsiliasi.

Analisis Komparatif Ayat Alkitab

Melalui analisis komparatif ayat ini dengan lainnya yang terkait, kita dapat melihat pola bagaimana Alkitab mengajarkan nilai-nilai penerimaan, pengampunan, dan rekonsiliasi.

  • Dalam konteks 1 Samuel 15:25, kita melihat bagaimana pengampunan tidak selalu mudah, tetapi itu adalah langkah yang perlu dilakukan.
  • Dari Lukas 15:20, kita bisa menafsirkan betapa besar kasih dan penerimaan yang diberikan kepada orang yang kembali setelah tersesat.
  • Koleksi ayat-ayat ini memberi kita gambaran menyeluruh tentang kebijaksanaan Alkitab dalam mengatasi masalah keluarga dan hubungan.

Memahami Tema Rekonsiliasi Melalui Cross-Referencing Alkitab

Kenyataan bahwa 2 Samuel 14:33 menggambarkan tindakan rekonsiliasi dapat diperkuat dengan memperhatikan konteks yang lebih luas dalam Alkitab, terutama ketika kita membandingkannya dengan tematik koneksi di antara ayat-ayat yang berfokus pada hubungan manusia.

  • Rekonsiliasi dalam Konteks Perjanjian Lama: Ketika bangsa Israel berulang kali berpaling dari Tuhan, Dia selalu siap menerima mereka kembali, memberikan contoh rekonsiliasi yang abadi.
  • Keselamatan di Perjanjian Baru: Perumpamaan Yesus mengilustrasikan karakter Tuhan yang menginginkan semua yang terhilang untuk kembali.
  • Peran Penerimaan: Dalam banyak hubungan, penerimaan saling adalah kunci untuk rekonsiliasi, sebagaimana digambarkan melalui hubungan Absalom dan Daud.

Kesesuaian dengan Pemikiran Modern

Dalam dunia modern, di mana konflik keluarga sering kali menjadi masalah yang memisahkan, ayat ini mengingatkan kita tentang pentingnya pengampunan dan rekonsiliasi. Pelajaran yang dapat diambil dari 2 Samuel 14:33 menjadi relevan bagi mereka yang menggali arti alkitabiah dari hubungan antarmanusia.

Kesimpulan

Melalui pemahaman dan komentar Alkitab dari berbagai perspektif, kita dapat mengapresiasi kelembutan dari tindakan rekonsiliasi ini. Keberanian untuk memperbaiki hubungan yang rusak adalah perpaduan yang indah antara kasih, pengampunan, dan harapan yang terwujud melalui Christus.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab