Kisah Para Rasul 25:22 Arti Ayat Alkitab

Maka kata Agerippa kepada Pestus, "Aku sendiri pun suka hendak mendengar orang itu." Maka sembahnya, "Besok hari dapatlah Tuanku mendengar dia."

Ayat Sebelumnya
« Kisah Para Rasul 25:21
Ayat Berikutnya
Kisah Para Rasul 25:23 »

Kisah Para Rasul 25:22 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Kisah Para Rasul 9:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kisah Para Rasul 9:15 (IDN) »
Tetapi sabda Tuhan kepadanya, "Pergilah engkau, karena ialah suatu alat yang terpilih bagi-Ku akan memasyhurkan nama-Ku kepada segala orang kafir dan raja-raja, dan bani Israel pun,

Yesaya 52:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 52:15 (IDN) »
demikianpun akan disukakannya banyak orang kafir, maka raja-raja akan mengatupkan mulutnya di hadapannya; karena orang yang belum dikatakan akan halnya, ia itu akan melihatnya, dan orang yang belum mendengar dia, ia itu akan mengetahuinya.

Matius 10:18 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 10:18 (IDN) »
Dan lagi, kamu akan dibawa menghadap pemerintah dan raja-raja oleh sebab Aku, yaitu akan menjadi suatu kesaksian pada mereka itu dan pada segala orang kafir pun.

Lukas 21:12 IDN Gambar Ayat Alkitab
Lukas 21:12 (IDN) »
Tetapi terlebih dahulu daripada segala perkara itu, orang akan mendatangkan tangannya ke atasmu dan menganiayakan kamu, sehingga kamu diserahkan ke dalam segala rumah sembahyang dan ke dalam penjara, serta dibawa menghadap raja dan pemerintah, oleh sebab nama-Ku.

Kisah Para Rasul 25:22 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman dan Penjelasan Ayat Alkitab: Kisah Para Rasul 25:22

Ayat ini mencatat momen penting dimana Festus, Gubernur Romawi, mengajukan pertanyaan kepada Paulus tentang keinginan untuk melihatnya. Secara umum, Kisah Para Rasul 25:22 menunjukkan kreasi konteks di mana Paulus, setelah mengalami penahanan, akan diberikan kesempatan untuk berbicara di hadapan raja Agripa.

Makna dan Interpretasi

Dalam ayat ini, kita melihat kesenjangan di antara kekuasaan politik dan kebenaran rohani. Paulus berada di tengah-tengah pengadilan duniawi, tetapi dia juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berurusan dengan hal-hal yang lebih tinggi, yaitu penyebaran Injil.

Ringkasan dari Komentar Alkitab

  • Matthew Henry: Dia menunjukkan bahwa sikap Festus menunjukkan ketidakpahaman mengenai apa yang sebenarnya salah dengan Paulus. Hal ini juga menggarisbawahi bagaimana kebenaran sering kali dianggap aneh di hadapan kekuasaan dunia.
  • Albert Barnes: Menyoroti bahwa permintaan Festus mencerminkan kesulitan dalam memahami alasan penahanan Paulus. Ini menunjukkan sifat konfrontatif dari iman Kristen pada waktu itu dan tantangan yang dihadapinya.
  • Adam Clarke: Menyatakan bahwa ada komponen politis di balik pertanyaan tersebut, dan Festus mungkin mencoba untuk menavigasi situasi politik yang rumit terkait dengan Paulus dan pengikutnya.

Penghubungan dengan Ayat Lain

Ayat ini memiliki beberapa referensi silang Alkitab yang membantu kita memahami konteks dan maknanya lebih dalam. Berikut adalah beberapa ayat yang berkaitan:

  • Kisah Para Rasul 26:1-32 - Keterangan Paulus di hadapan Agripa.
  • Yohanes 18:37 - Yesus menyatakan tujuan kedatangan-Nya, yang berkaitan dengan kebenaran.
  • 1 Petrus 3:15 - Panggilan untuk siap dalam memberi jawaban atas harapan yang kita miliki.
  • Galatia 1:10 - Paulus menjelaskan tujuannya, bukan untuk menyenangkan manusia.
  • Kisah Para Rasul 22:1-21 - Pembelaan Paulus terhadap imannya dan pengalaman pribadinya.
  • Roma 8:31 - Jika Allah di pihak kita, siapa yang bisa melawan kita?
  • Kisah Para Rasul 20:24 - Menegaskan misinya untuk memberitakan Injil, terlepas dari kesulitan.

Koneksi Tematik

Melalui koneksi tematik, kita dapat melihat bagaimana tema pertentangan antara iman dan kekuasaan, ketidakpahaman terhadap kebenaran, dan keberanian dalam bersaksi muncul berulang kali dalam Alkitab.

  • Ketidakpahaman akan Rencana Allah: Kasus Paulus mencerminkan ketidakpahaman orang-orang berkuasa tentang rencana ilahi.
  • Kenegatifan terhadap pesan Injil: Kesejaan pesan Injil sering kali bertemu dengan penolakan dari masyarakat.
  • Keberanian dalam Kesulitan: Paulus menjadi contoh bagi orang-orang percaya untuk tetap teguh.

Kesimpulan

Memahami Kisah Para Rasul 25:22 melalui lensa komentar Alkitab memberitahu kita tentang pertarungan terus-menerus antara kebenaran ilahi dan kekuasaan manusia. Dengan mempelajari referensi silang dan hubungan antara ayat-ayat lain, kita mampu menarik pengajaran penting tentang iman, keteguhan, dan dialog antara Allah dan umat-Nya.

Temukan Ayat-ayat Lain yang Berkaitan

Jika Anda ingin menemukan referensi silang untuk ini atau belajar tentang hubungan antara ayat-ayat tertentu, banyak alat dan sumber daya tersedia untuk melakukan penelaahan mendalam.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab