Penjelasan Ayat Alkitab: Kejadian 38:3
Ayat ini menggambarkan tindakan judul dari Onan, yang adalah anak dari Yehuda. Ia diinstruksikan untuk menikahi menantunya, Tamar, menjaga keturunan bagi saudaranya yang telah meninggal, Er. Tindakan ini menjadi simbol penting tentang kewajiban keluarga dalam tradisi Israel.
Makna Dasar dari Kejadian 38:3
Dalam konteks ayat ini, terdapat beberapa elemen kunci yang perlu dipahami:
-
Kewajiban Memiliki Keturunan: Kewajiban untuk menikah dengan janda saudara adalah bagian integral dari hukum kuno untuk menjaga nama keluarga dan keturunan. Ini diatur dalam Hukum Musa.
-
Pentingnya Hubungan Keluarga: Keluarga memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual dan sosial. Melalui tindakan ini, kita melihat bagaimana tanggung jawab keluarga dipegang.
-
Penolakan Onan: Onan menolak untuk menjalankan kewajiban ini secara jujur, yang memiliki implikasi lebih luas tentang ketaatan terhadap perintah Tuhan dan hukum.
Komentar dari Para Ahli
1. Komentar Matthew Henry
Henry menekankan pentingnya menjaga keturunan dan bagaimana kewajiban ini menjadi refleksi dari keadilan dalam sistem hukum Allah. Penolakannya oleh Onan menekankan sifat egois umat manusia dan pengabaian tugas ilahi.
2. Komentar Albert Barnes
Barnes menyatakan bahwa tindakan Onan mencerminkan dilema moral dan spiritual. Dia menggambarkan bahwa pada saat itu, keluarga memiliki posisi utama dalam hubungan sosial, dan mengabaikan institusi ini adalah kesalahan besar.
3. Komentar Adam Clarke
Clarke menyoroti aspek cultural yang menunjukkan bahwa budaya pada zaman itu menuntut dengan ketat kewajiban untuk menikahi janda saudara, dan penolakan Onan dilihat sebagai pelanggaran terhadap tradisi dan hukum.
Ayat-ayat Alkitab yang Terkait
Berikut adalah beberapa referensi silang dan keterkaitan tema dari ayat ini:
- Kejadian 38:8: Kewajiban Onan untuk menjaga keturunan dari saudara.
- Ulangan 25:5-10: Hukum tentang levirat yang menjelaskan tanggung jawab keluarga.
- Ruth 4:5-10: Kewajiban Boaz untuk menikahi Ruth dan memperluas garis keturunan.
- Matius 22:24: Pengajaran Yesus mengenai hukum Levirat.
- 1 Korintus 15:34: Ketaatan pada Tuhan dan pengabdian pada hukum-Nya.
- Ulangan 7:6: Pemilihan Israel dan pentingnya keturunan dalam konteks perjanjian.
- Lukas 20:30-33: Yesus membahas konsep levirat dalam konteks kebangkitan.
Kesimpulan
Kejadian 38:3 memberikan wawasan yang mendalam mengenai kewajiban sosial dan moral dalam tradisi Israel kuno. Penolakan Onan untuk melaksanakan tugasnya bukan hanya mencerminkan penolakan pribadi, tetapi juga mengindikasikan pertentangan terhadap tata cara ilahi dan konvensi sosial. Melalui ayat ini, orang percaya diundang untuk mencermati nilai-nilai keluarga, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum Tuhan.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.