Kejadian 7:22 Arti Ayat Alkitab

Dari pada segala kejadian yang di darat itu barang sesuatu yang ada nafas hidup dalam lubang hidungnya itupun matilah.

Ayat Sebelumnya
« Kejadian 7:21
Ayat Berikutnya
Kejadian 7:23 »

Kejadian 7:22 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Kejadian 2:7 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 2:7 (IDN) »
Maka dirupakan Tuhan Allah akan manusia itu dari pada lebu tanah dihembuskan-Nya nafas hidup ke lubang hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi suatu nyawa yang hidup adanya.

Kejadian 6:17 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 6:17 (IDN) »
Bahwa sesungguhnya Aku, bahkan Aku kelak mendatangkan air bah di atas bumi hendak membinasakan segala makhluk yang bernyawa hidup di bawah langit, dan segala sesuatu yang di bumi itu akan putus nyawanya,

Kejadian 7:22 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: Kejadian 7:22

Ayat: "Segala sesuatu yang mempunyai nafas hidup di dalam hidungnya, semuanya yang di darat, mati." - Kejadian 7:22

Makna Ayat Alkitab

Di dalam Kejadian 7:22, kita melihat penyampaian yang jelas tentang konsekuensi dari perbuatan manusia dan keputusan Allah untuk menghakimi dunia melalui air bah. Ayat ini menekankan keseluruhan kehampaan yang terjadi saat bencana besar menghapus semua yang bernyawa di bumi. Mari kita bahas lebih lanjut makna dari ayat ini melalui pandangan berbagai komentator Alkitab ternama.

Interpretasi Menurut Berbagai Komentator

  • Matthew Henry:

    Henry menggambarkan tindakan Allah sebagai sebuah keputusan yang serius dan penuh keadilan. Ia menunjukkan bahwa alam dan kehidupan yang di dalamnya adalah ciptaan-Nya dan ketika ciptaan tersebut melawan kehendak-Nya, Allah berhak untuk memusnahkannya. Dalam konteks ini, semua makhluk hidup di darat yang tidak masuk ke dalam bahtera justru menghadapi akibat dari dosa.

  • Albert Barnes:

    Barnes menguraikan bahwa ayat ini menggambarkan langkah terakhir Allah dalam menegakkan keadilan. Ia menjelaskan bahwa setiap makhluk yang tidak melaksanakan perintah-Nya tidak akan luput dari hukuman. Barnes menggarisbawahi pentingnya ketaatan kepada Tuhan sebagai syarat utama untuk mendapat keselamatan.

  • Adam Clarke:

    Clarke melihat ayat ini sebagai peringatan yang kuat tentang dampak dosa. Ia menegaskan bahwa Allah tidak hanya menghancurkan tubuh, tetapi juga membalas setiap tindakan yang menentang-Nya. Clarke menarik perhatian pada cuaca yang dramatis dan bagaimana hal ini mencerminkan sifat dan kekuasaan Allah dalam menghakimi yang jahat.

Hubungan dengan Ayat-Ayat Lain

Kejadian 7:22 ini dapat dihubungkan dengan beberapa ayat lain yang menggambarkan tema penghakiman dan keselamatan:

  • Ulangan 29:23 - Menyatakan kutukan bagi negeri yang melawan Allah.
  • Mazmur 37:20 - Menekankan kehancuran jahat yang akan terjadi.
  • Yesaya 54:9 - Referensi akan janji Allah setelah penghakiman.
  • 2 Petrus 2:5 - Menunjukkan bagaimana Allah menghakimi dunia lama dengan air.
  • Matius 24:39 - Menggambarkan perilaku manusia saat sebelum datangnya penghakiman.
  • Ibrani 11:7 - Menghargai iman Nuh dalam melaksanakan perintah Allah untuk membangun bahtera.
  • Wahyu 21:8 - Menjelaskan nasib mereka yang tidak percaya dan tidak taat.

Keterhubungan Ayat Alkitab

Ketika merenungkan Kejadian 7:22, kita diingatkan tentang hubungan antara berbagai bagian Alkitab. Berikut beberapa koneksi yang dapat dipertimbangkan:

  • Pentingnya iman dan ketaatan, sebagaimana dilakukan Nuh.
  • Konsekuensi dosa yang ditekankan dalam Perjanjian Lama dan diingatkan dalam Perjanjian Baru.
  • Keselamatan yang hanya melalui ketaatan kepada firman Tuhan.
  • Perbandingan antara tindakan Tuhan terhadap umat-Nya dan penghakiman atas pendosa.

Kesimpulan

Kejadian 7:22 menekankan keadilan Allah dalam menghukum dosa melalui air bah, dan pentingnya peringatan untuk umat manusia saat ini. Dengan memahami makna dari ayat ini melalui komentar dari para sarjana Alkitab, kita dapat meyakini bahwa hubungan antara setiap bagian dari Kitab Suci adalah sangat kuat. Melalui cross-referencing Alkitab dan analisis yang komparatif, kita mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai tema-tema besar dalam iman Kristen, termasuk keadilan, kasih, dan pengharapan akan keselamatan.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab