Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRatapan 5:20 Ayat Alkitab
Ratapan 5:20 Arti Ayat Alkitab
Mengapa kiranya Engkau melupakan kami sama sekali? dan meninggalkan kami selama-lamanya?
Ratapan 5:20 Referensi Silang
Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Mazmur 13:1 (IDN) »
Mazmur Daud bagi biduan besar. (13-2) Berapa lama, ya Tuhan? Engkau melupakan daku? berapa lama Engkau menyembunyikan hadirat-Mu dari padaku?

Mazmur 44:24 (IDN) »
(44-25) Mengapa maka Engkau menyembunyikan hadirat-Mu, dan melupakan kesukaran dan sengsara kami?

Mazmur 94:3 (IDN) »
Berapa lamakah orang jahat, ya Tuhan! berapa lamakah orang jahat akan bersuka-sukaan dengan ramainya?

Yesaya 64:9 (IDN) »
Ya Tuhan! jangan kiranya Engkau terlalu sangat murka, janganlah selalu Engkau ingat akan kejahatan kami; lihatlah, dan tiliklah kiranya, kami sekalianpun umat-Mu.

Mazmur 85:5 (IDN) »
(85-6) Murka-Mu akan kami pada selama-lamanyakah? Engkau melanjutkankah murka-Mu akan kami turun-temurun?

Mazmur 74:1 (IDN) »
Karangan Asaf. Ya Allah! apa sebab Engkau membuangkan kami sama sekali? Apa sebab murka-Mu bernyala-nyala kepada domba yang Kaugembalakan?

Mazmur 79:5 (IDN) »
Berapa lamahkah? Ya Tuhan, murka-Mu sampai kekalkah? dan cemburuan-Mu menghanguskan seperti apikah?

Mazmur 77:7 (IDN) »
(77-8) Masakan Tuhan menolak pada selama-lamanya; masakan Ia tiada lagi menaruh kasihan!

Mazmur 89:46 (IDN) »
(89-47) Berapa lamakah, ya Tuhan! Engkau lagi menyembunyikan diri-Mu! dan kehangatan murka-Mu menghanguskan seperti api?

Yeremia 14:19 (IDN) »
Sudahkah Engkau membuang Yehuda sama sekali? Adakah hati-Mu jemu akan Sion? Mengapa kami Kaupalu sehingga tiada boleh sembuh pula? Orang menantikan selamat, tetapi satupun tiada datang yang baik; orang menantikan ketika kesembuhan, tetapi hanya kekejutan jua yang datang.
Ratapan 5:20 Komentar Ayat Alkitab
Makna Ayat Alkitab: Ratapan 5:20
Dalam Ratapan 5:20, pengarang kitab ini, kemungkinan besar Nabi Yeremia, mengungkapkan perasaan terdalamnya mengenai kesedihan dan keputusasaan yang dialami oleh umat Israel pasca kehancuran Yerusalem. Ayat ini berbunyi: "Ya TUHAN, mengapa Engkau melupakan kami untuk selamanya? Mengapa Engkau meninggalkan kami selama-lamanya?"
Pemahaman Dasar
Dari perspektif komentar Alkitab oleh Matthew Henry, ayat ini mencerminkan kerinduan umat kepada Tuhan dan kerinduan akan kehadiran-Nya yang hilang. Ketika umat Allah berada dalam kesusahan, mereka sering merasa seolah Tuhan menjauh dari mereka. Ini sejalan dengan pengalaman banyak orang yang dalam kesulitan merasa terabaikan.
Albert Barnes dalam komentarnya menambahkan bahwa pertanyaan ini demonstratif dari rasa putus asa. Dalam masa kesulitan, penting untuk menjaga hubungan dengan Tuhan dan mengingat bahwa Ia tidak meninggalkan kita, meski kita mungkin merasa sebaliknya.
Adam Clarke menekankan pentingnya pengakuan akan keadaan spiritual umat. Dia menunjukkan bahwa saat kita merasakan keterasingan dari Tuhan, kita harus introspeksi dan mencari di mana kita mungkin telah menyimpang dalam hubungan kita dengan-Nya.
Konteks Ayat
Ayat ini berbicara tentang keadaan yang lebih besar yang dihadapi oleh bangsa Israel. Ratapan secara keseluruhan adalah ekspresi kesedihan yang mendalam dan ratapan atas kehancuran dan penderitaan. Bacaan sebelumnya dan sesudahnya mengulangi tema penyesalan, kehilangan, dan pencarian kembali kepada Tuhan.
Rujukan Silang Alkitab
- Yeremia 14:8 - "Engkau adalah harapan Israel, penyelamatnya pada waktu kesusahan."
- Mazmur 13:1 - "Ya Tuhan, sampai kapan Engkau melupakan aku sama sekali? Sampai kapan Engkau menyembunyikan wajah-Mu dariku?"
- Yeremia 30:17 - "Sebab Akulah yang akan memulihkan kesehatanmu dan menyembuhkan luka-lukamu."
- Yesaya 54:7-8 - "Dalam sedih Aku meninggalkan engkau sejenak, tetapi dengan kasih sayang abadi Aku mengumpulkan engkau."
- Hosea 6:1 - "Marilah kita kembali kepada TUHAN, karena Ia telah menerkam, tetapi Ia akan menyembuhkan kita."
- Hakim-Hakim 10:14 - "Pergilah dan seru kepada dewa-dewa yang kamu pilih."
- 1 Petrus 5:7 - "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia memelihara kamu."
- Mazmur 42:9 - "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan merasa gelisah di dalam dirimu? Haraplah kepada Allah."
- Yesaya 40:27-31 - "Mengapakah engkau berkata, ya Yakub, dan berbicara, ya Israel: 'Jalanku tersembunyi dari TUHAN dan tuntutanku tidak diperhatikan oleh Allahku'?"
- 2 Korintus 1:8-9 - "Kami ingin memberitahukan kepada Anda tentang kesusahan yang kami alami di Asia."
Keterkaitan Tematik
Tema utama dari Ratapan 5:20 terkait dengan penyesalan, kehilangan, dan penantian harapan. Rangkaian ini ditemukan di banyak bagian lain dalam Alkitab, seperti di kitab Mazmur dan Yesaya, menciptakan sebuah pola korelasi antara teks-teks Alkitab yang menggambarkan situasi serupa.
Pemahaman yang lebih dalam mengenai ayat ini dan hubungan antar ayat memungkinkan kita untuk mempertimbangkan bagaimana umat Allah yang terpuruk memiliki jaminan harapan melalui pengharapan akan pemulihan.
Makna Spiritual
Kesedihan yang diekspresikan dalam ayat ini mengajak kita untuk merenungkan pengalaman kita sendiri ketika merasa terasing dari Tuhan. Ini menunjukkan pentingnya kesadaran spiritual dalam memahami keadaan kita dan pencarian kembali kepada-Nya yang penuh kasih. Seperti yang diajarkan dalam Surat 1 Petrus, kita diajak untuk menyerahkan segala kekhawatiran dan ketidakpastian kepada-Nya.
Kesimpulan
Ratapan 5:20 adalah ayat yang sangat mendalam yang berbicara tidak hanya tentang kesedihan kolektif umat Israel, tetapi juga tentang pengalaman individu kita ketika merasa jauh dari Tuhan. Melalui rujukan silang dan tema yang berkaitan, kita dapat melihat bahwa perasaan putus asa ini bukanlah hal baru—ia menghubungkan kita dengan banyak orang yang mencari kehadiran Ilahi di saat-saat sulit.
Menggunakan alat konteks silang Alkitab, kita dapat mengidentifikasi dan memahami lebih dalam tentang bagaimana berbagai ayat berinteraksi satu sama lain untuk memberikan wawasan yang lebih kaya mengenai penyertaan Tuhan dalam hidup kita, khususnya saat kita mengalami masa-masa sulit.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.