Imamat 15:11 Arti Ayat Alkitab

Demikianpun barangsiapa yang telah menjamah orang yang berbeser itu dengan tiada dicelupkannya tangannya dalam air dahulu, ia itu hendaklah membasuh pakaiannya dan memandikan dirinya dalam air, maka najislah ia sampai masuk matahari.

Ayat Sebelumnya
« Imamat 15:10
Ayat Berikutnya
Imamat 15:12 »

Imamat 15:11 Referensi Silang

Tidak ada gambar referensi silang yang ditemukan dalam sistem kami untuk bagian Alkitab ini.

Imamat 15:11 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman Ayat Alkitab: Imamat 15:11

Dalam Imamat 15:11, kita berhadapan dengan hukum mengenai ketidakbersihan ritual, yang menyentuh pada aspek spiritual dan sosial umat Israel. Berikut adalah ringkasan makna dan penjelasan dari ayat ini berdasarkan berbagai komentar Alkitab yang telah diterbitkan di domain publik.

Makna Ayat

Ayat ini menyatakan: “Dan seseorang yang menyentuh orang yang najis itu, akan menjadi najis hingga sore.” Ini menunjukkan bagaimana ketidakbersihan ritual dapat menyebar dan mempengaruhi orang lain, dan pentingnya menjaga kesucian di antara umat.

Penjelasan dari Para Komentator

  • Matthew Henry: Menjelaskan bahwa hukum mengenai najis ini bertujuan untuk mengajarkan umat Israel mengenai pentingnya kesucian di depan Tuhan. Menyentuh orang yang najis menjadi simbol from ketidakbersihan spiritual yang dapat menular kepada orang lain.
  • Albert Barnes: Menggarisbawahi bahwa aturan ini tidak hanya fisik, tetapi juga mencakup aspek emosional dan moral. Menjaga diri dari ketidakbersihan adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan spiritual umat beriman.
  • Adam Clarke: Mencatat bahwa kesadaran akan ketidakbersihan merupakan hal yang sangat penting dalam menjalin hubungan dengan Tuhan. Dia menjelaskan bahwa tindakan yang tampaknya sederhana, seperti menyentuh orang najis, memiliki konsekuensi yang lebih besar dalam kehidupan spiritual seseorang.

Koneksi dengan Ayat Lain

Ayat ini juga dapat dibandingkan dengan beberapa ayat lain dalam Alkitab yang membahas konsep kesucian dan ketidakbersihan:

  • Imamat 11:24 - Menggambarkan hukum tentang najis yang dihasilkan dari kematian hewan.
  • Imamat 22:4 - Mengatakan bahwa seorang imam yang terkena najis tidak boleh datang dekat dengan benda suci.
  • Yehezkiel 44:31 - Menekankan tentang orang-orang yang najis dan larangan berperan dalam pelayanan.
  • Markus 7:15 - Yesus mengajarkan bahwa bukan apa yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan, tetapi apa yang keluar dari hati.
  • 2 Korintus 6:17 - Menyatakan bahwa kita harus memisahkan diri dari segala sesuatu yang najis.
  • Ibrani 12:14 - Menekankan pentingnya mengejar kekudusan, tanpa mana seseorang tidak dapat melihat Tuhan.
  • Yakobus 4:8 - Mendorong umat untuk mendekat pada Allah dan menjauh dari kesalahan.

Pentingnya Kesucian dalam Kehidupan Sehari-hari

Di dalam konteks kehidupan sehari-hari, kesucian dalam tindakan dan pemikiran berperan penting dalam membentuk karakter seseorang sebagai pengikut Kristus. Konsep ketidakbersihan dalam Imamat 15:11 bermakna jauh lebih dalam ketimbang sekedar fisik tetapi juga mencakup kedalaman keadaan hati dan hubungan dengan Tuhan serta dengan sesama.

Kesimpulan

Dalam menghadapi hukum-hukum ketidakbersihan seperti yang diungkapkan dalam Imamat 15:11, umat percaya diajak untuk merenungkan dan memperhatikan cara hidup mereka. Sungguh penting untuk memahami bahwa ketika kita berusaha untuk tetap suci dan bersih, kita tidak hanya melindungi diri tetapi juga berdampak positif pada komunitas di sekitar kita.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab