Lukas 14:2 Arti Ayat Alkitab

Maka adalah di hadapan-Nya seorang yang sakit basal air.

Ayat Sebelumnya
« Lukas 14:1
Ayat Berikutnya
Lukas 14:3 »

Lukas 14:2 Referensi Silang

Tidak ada gambar referensi silang yang ditemukan dalam sistem kami untuk bagian Alkitab ini.

Lukas 14:2 Komentar Ayat Alkitab

Makna dan Penafsiran Lukas 14:2

Dalam Lukas 14:2, terdapat penggambaran seorang laki-laki yang menderita penyakit edema (kembung) yang muncul pada saat Yesus makan di rumah seorang pemimpin Farisi. Ayat ini berfungsi sebagai titik awal untuk memahami ajaran Yesus mengenai hukum, belas kasih, dan kesembuhan.

Diskusi tentang Kesembuhan pada Hari Sabat: Dalam konteks ayat ini, Yesus ingin menantang pemahaman yang sempit para Farisi mengenai hukum Sabat. Melihat bahwa Yesus mengajar di hadapan para pemimpin agama, pengujiannya untuk memahami apakah lebih baik mengutamakan hukum daripada belas kasih ditonjolkan.

Belas Kasih di Atas Hukum: Makna yang lebih dalam dari tindakan Yesus adalah bahwa hukum harus selalu dipahami dalam konteks kasih. Belas kasih yang ditunjukkan kepada orang yang sakit itu adalah pengingat bahwa tujuan hukum adalah untuk melayani manusia dan bukan sebaliknya.

Penjelasan dari Para Penafsir

  • Matthew Henry: Menyatakan bahwa tindakan Yesus menunjukkan bahwa Ia memperhatikan rasa sakit dan penderitaan manusia, dan mengingatkan kita akan pentingnya memiliki rasa empati terhadap sesama.
  • Albert Barnes: Menafsirkan tindakan Yesus sebagai pengajaran tentang pentingnya melakukan hal yang benar, bahkan dalam situasi di mana hukum bisa menjadi beban.
  • Adam Clarke: Meningkatkan perspektif dengan berfokus pada sikap Yesus yang penuh kasih, menunjukkan bahwa Ia mendahulukan kebutuhan individu daripada tradisi kaku para pemimpin agama.

Kaitan Ayat dengan Ayat Lain

Lukas 14:2 terhubung dengan sejumlah ayat lain dalam Alkitab yang menyoroti tema belas kasih, kesembuhan, dan pemahaman hukum. Berikut adalah beberapa referensi silang yang relevan:

  • Matius 12:10-12: Yesus membahas tentang melakukan baik pada hari Sabat.
  • Markus 3:1-5: Penyembuhan tangan yang lumpuh pada hari Sabat.
  • Yohanes 9:14: Kesembuhan seorang buta lahir pada hari Sabat.
  • Roma 13:10: Kasih tidak berbuat jahat kepada sesama.
  • Matius 22:37-40: Mengutamakan kasih sebagai inti dari hukum.
  • Lukas 6:6-11: Penyembuhan pada hari Sabat yang menyebabkan konflik dengan orang Farisi.
  • Yakobus 2:13: Di mana penghakiman tanpa belas kasihan berlaku bagi mereka yang tidak menunjukkan belas kasihan.

Kesimpulan

Lukas 14:2 mengajak kita untuk memahami bahwa Yesus tidak hanya datang untuk memenuhi hukum, tetapi untuk memenuhi kebutuhan nyata dari orang-orang yang menderita. Ketika kita mencari untuk memahami makna dan penafsiran Alkitab, kita harus ingat mitos yang lebih besar tentang kasih, belas kasih, dan hubungan antar sesama yang sering kali terabaikan dalam debat teologis.

Penutup: Menggali makna dari setiap ayat Alkitab dapat membawa kita pada pemahaman yang lebih dalam tentang kasih dan hukum. Melalui ayat ini, kita diajak untuk membangun hubungan yang lebih positif dengan orang lain dan memahami bahwa setiap hukum memiliki tujuan untuk melayani. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menelusuri referensi silang dalam Alkitab, Anda dapat menggunakan alat dan bantuan seperti buku referensi, aplikasi Bible, atau panduan studi.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab