Lukas 14:6 Arti Ayat Alkitab

Maka tiadalah juga mereka itu dapat menjawab atas perkara itu.

Ayat Sebelumnya
« Lukas 14:5
Ayat Berikutnya
Lukas 14:7 »

Lukas 14:6 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Lukas 20:40 IDN Gambar Ayat Alkitab
Lukas 20:40 (IDN) »
Tetapi tiadalah mereka itu berani menyoal Dia atas barang sesuatu lagi.

Matius 22:46 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 22:46 (IDN) »
Maka seorang pun tiada dapat menyahut sepatah kata pun kepada-Nya, dan daripada hari itu juga seorang pun tiada berani menyoal Dia lagi.

Lukas 21:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Lukas 21:15 (IDN) »
Karena Aku ini memberi lidah kepadamu dan hikmat, yang tiada dapat dilawani atau dibantahi oleh segala lawanmu.

Lukas 13:17 IDN Gambar Ayat Alkitab
Lukas 13:17 (IDN) »
Tatkala Yesus berkata demikian, malulah sekalian lawan-Nya, tetapi segala orang banyak itu bersukacita karena segala perbuatan mulia-mulia yang telah diperbuat-Nya.

Lukas 20:26 IDN Gambar Ayat Alkitab
Lukas 20:26 (IDN) »
Maka tiadalah dapat mereka itu menangkap perkataan-Nya di hadapan orang banyak; maka heranlah mereka itu akan jawab-Nya, lalu diamlah.

Kisah Para Rasul 6:10 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kisah Para Rasul 6:10 (IDN) »
Maka tiada dapat mereka itu melawan yang dikatakannya dengan hikmat dan Roh itu.

Lukas 14:6 Komentar Ayat Alkitab

Menggali Makna Lukas 14:6

Lukas 14:6 berbicara tentang perdebatan antara Yesus dan para ahli Taurat dan orang Farisi mengenai hukum sabat. Dalam konteks ini, Yesus menunjukkan bahwa melakukan kebaikan pada hari Sabat adalah hal yang benar dan dapat dibenarkan. Versi ini memberikan wawasan tentang pentingnya hukum kasih di atas aturan.

Ringkasan Makna Ayat

Berdasarkan tafsir dari Matthew Henry, ayat ini menekankan pentingnya memprioritaskan kebaikan dan kasih atas tradisi religius yang mungkin membatasi tindakan. Hal ini mengingatkan kita bahwa Tuhan lebih mengutamakan kebaikan hati manusia daripada kepatuhan buta kepada hukum.

Albert Barnes menambahkan bahwa Yesus berusaha untuk mengungkapkan bahwa melakukan kebaikan, seperti menyelamatkan atau menyembuhkan seseorang, adalah sejalan dengan prinsip-prinsip Tuhan. Bahkan pada hari Sabat, yang dianggap sakral, kasih kepada sesama harus tetap jadi prioritas.

Adam Clarke menguraikan bahwa Yesus tidak hanya membela tindakan-Nya, tetapi juga menggugah pemikiran para pendengar tentang penegakan hukum yang tidak mementingkan kemanusiaan. Dengan melakukan kebaikan pada hari yang seharusnya dijaga sangat ketat, Yesus menunjukkan bahwa hukum Tuhan seharusnya dipahami dengan bijaksana dan tidak terikat oleh interpretasi yang sempit.

Tema dan Makna Kehidupan

Ayat ini berfungsi sebagai pengingat bahwa dalam kehidupan sehari-hari, kita dituntut untuk menganut prinsip kasih dan melakukan kebaikan, terlepas dari aturan dan tradisi. Dengan memahami dan menghidupi makna dari Lukas 14:6, kita dapat mengambil pelajaran berharga mengenai kasih yang melampaui aturan.

Konteks dan Latar Belakang

Yesus sering kali menghadapi kritikan dari para pemimpin agama yang terikat pada tradisi. Dalam Lukas 14, Dia diundang untuk makan di rumah seorang Farisi dan melihat bagaimana orang-orang memperlakukan satu sama lain berdasarkan status sosial. Ini menyoroti perbedaan antara pengertian religius yang kaku dan prinsip kasih yang murni.

Ayat-ayat Terkait

  • Lukas 6:9 - Menyatakan bahwa berbuat baik pada hari Sabat adalah diperbolehkan.
  • Markus 2:27 - Menekankan bahwa sabat dibuat untuk manusia, bukan sebaliknya.
  • Matheus 12:12 - Menyatakan bahwa penting untuk menyelamatkan kehidupan pada hari sabat.
  • Yeremia 22:16 - Mengenai keadilan dan kebaikan yang harus dilakukan.
  • Galatia 5:14 - Kasih adalah intisari dari hukum Taurat.
  • 1 Yohanes 4:20 - Menghukumi cinta kepada Allah dan cinta kepada sesama.
  • Amsal 3:27 - Jangan menahan kebaikan dari yang berhak menerimanya.

Kesimpulan dan Aplikasi

Makna dari Lukas 14:6 memberikan kita kerangka untuk memahami pentingnya cinta di atas aturan. Ini adalah panggilan untuk berempati dan memberikan perhatian kepada orang lain, serta mendorong kita untuk berbuat baik dalam setiap kesempatan, bahkan ketika tradisi tampak menghalangi.

Referensi Alkitab dan Alat Bantu

Bagi mereka yang ingin menggali lebih dalam tentang ayat ini, ada berbagai alat bantu referensi Alkitab tersedia, termasuk:

  • Konkordansi Alkitab - Untuk menemukan kata dan tema di seluruh kitab.
  • Panduan Referensi Silang Alkitab - Untuk membantu Anda mencari hubungan antara ayat-ayat.
  • Sistem Referensi Silang Alkitab - Memudahkan dalam menelusuri tema atau konsep yang berulang.
  • Metode Studi Alkitab dengan Referensi Silang - Memfasilitasi pemahaman yang lebih dalam antara teks.

Dengan memahami dan mengaitkan berbagai ayat, kita dapat membuat analisis perbandingan yang lebih dalam untuk memperjelas pengajaran Alkitab. Menggunakan referensi silang yang komprehensif, kita dapat menjelajahi tema yang lebih luas dalam tulisan suci.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab