Lukas 14:34 Arti Ayat Alkitab

Adapun garam itu baik; tetapi jikalau garam itu menjadi tawar, dengan apakah dapat ia dimasinkan pula?

Ayat Sebelumnya
« Lukas 14:33
Ayat Berikutnya
Lukas 14:35 »

Lukas 14:34 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Matius 5:13 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 5:13 (IDN) »
"Bahwa kamu inilah garam dunia. Jikalau garam itu menjadi tawar, dengan apakah dapat ia diasinkan pula? Tiadalah ia berguna lagi, hanyalah akan dibuang dan dipijak-pijak orang.

Markus 9:49 IDN Gambar Ayat Alkitab
Markus 9:49 (IDN) »
Karena masing-masing akan digarami dengan api.

Kolose 4:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kolose 4:6 (IDN) »
Hendaklah senantiasa perkataanmu itu berkat, dimasinkan dengan garam, supaya dapat kamu mengetahui bagaimana kamu memberi jawab kepada tiap-tiap orang.

Ibrani 2:4 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ibrani 2:4 (IDN) »
maka Allah pun telah mensahkan mereka itu dengan tanda ajaib, dan mujizat dan berbagai-bagai kuasa, dan dengan hal mengaruniakan Rohulkudus menurut kehendak-Nya sendiri.

Lukas 14:34 Komentar Ayat Alkitab

Memahami Lukas 14:34

Lukas 14:34 berbicara tentang pentingnya menjadi garam dari bumi dan bagaimana garam dapat kehilangan rasa. Dalam konteks ini, Yesus menekankan perlunya untuk tetap berfungsi dan memiliki dampak dalam kehidupan sehari-hari. Ketidakmampuan untuk memberikan rasa atau salinitas rujuk kepada kehilangan nilai spiritual seseorang yang mengikuti ajaran-Nya.

Versi ini dapat dipahami lebih dalam melalui berbagai komentar publik seperti yang diberikan oleh Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke. Mari kita lihat beberapa wawasan kunci yang dihasilkan dari komentar mereka.

Makna Garam dalam Alkitab

Matthew Henry menggarisbawahi bahwa garam melambangkan kesucian, kejujuran, dan pengaruh moral. Ia menjelaskan bahwa seorang pengikut Kristus harus memiliki kualitas yang mempengaruhi orang lain menuju kebaikan.

Menurut Albert Barnes, ketika garam kehilangan rasa, itu menjadi tidak berguna, sama dengan murid yang kehilangan kekuatan spiritualnya. Dia menyatakan bahwa garam harus ditambahkan dengan bijaksana, untuk menjaga keaslian iman dan pengajaran Kristus.

Adam Clarke menambahkan bahwa frase "garam yang baik" menunjukkan sifat mendalam dari pengikut Tuhan yang diharapkan untuk menjaga integritas dan ketahanan iman dalam hidup mereka.

Konteks dan Penafsirannya

Dalam konteks yang lebih luas, Lukas 14:34 mengingatkan kita untuk menjaga hubungan kita dengan Tuhan dan sesama, agar dapat memberikan dampak positif. Kehilangan rasa bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga berkaitan dengan orang-orang di sekeliling kita yang terpengaruh oleh tindakan dan sikap kita.

Referensi Silang Alkitab

Berikut adalah beberapa referensi silang yang terkait dengan Lukas 14:34:

  • Matius 5:13 - "Kamu adalah garam dunia." Menegaskan peran pengikut Kristus sebagai penentu moral.
  • Markus 9:50 - "Garam itu baik; tetapi jika garam itu menjadi hambar, dengan apa kamu akan menambah rasa?" Mengulangi pentingnya menjaga kualitas iman.
  • Kolose 4:6 - "Biarlah perkataanmu selalu penuh dengan kasih dan dibenarkan dengan garam." Membahas cara berinteraksi dengan orang lain.
  • 2 Korintus 2:15 - "Karena kami adalah hawa yang harum Kristus." Memandu pada pentingnya memancarkan cahaya Kristus.
  • Roh 8:6 - "Karena pikiran daging adalah maut, tetapi pikiran Roh adalah hidup dan damai sejahtera." Menggambarkan dualitas pilihan yang harus dilakukan.
  • 1 Petrus 2:9 - "Tetapi kamu adalah keturunan yang terpilih, imamat yang rajani." Memberi gambaran identitas kita dalam Kristus.
  • Efesus 4:30 - "Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus." Mempertegas pentingnya menjaga hubungan kita dengan Roh Kudus sebagai pengaris spiritual.

Kesimpulan

Mempertahankan rasa dalam hidup kita sebagai pengikut Kristus adalah fundamental. Ketika kita memahami arti kata-kata Yesus tentang garam, kita diingatkan akan tanggung jawab kita untuk hidup penuh iman dan memberi pengaruh positif di dunia. Melalui penafsiran dan referensi silang, kita dapat lebih menghargai ajaran Lukas 14:34 dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tools dan Sumber Daya untuk Penelaahan Alkitab

Dalam studi Alkitab, menggunakan alat untuk rujukan silang dapat membantu kita untuk menemukan makna yang lebih dalam. Beberapa sumber daya yang dapat digunakan termasuk:

  • Konkordansi Alkitab
  • Panduan Rujukan Silang Alkitab
  • Sistem Rujukan Silang Alkitab
  • Metode studi rujukan silang Alkitab

Kesimpulan Akhir

Dalam penelusuran makna ayat-ayat Alkitab, sangat penting untuk memahami keterkaitan antar ayat-ayat dan tema-tema yang muncul. Dengan menggunakan pendekatan analitis dan sumber daya yang tepat, kita dapat memperdalam pemahaman kita terhadap firman Tuhan.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab