Matius 18:29 Arti Ayat Alkitab

Lalu sujudlah kawannya itu, meminta kepadanya sambil berkata: Sabarlah karena sahaya, tentu sahaya membayar padamu.

Ayat Sebelumnya
« Matius 18:28
Ayat Berikutnya
Matius 18:30 »

Matius 18:29 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Matius 18:26 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 18:26 (IDN) »
Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah karena hamba, hamba akan membayar semuanya kepada Tuan.

Matius 6:12 IDN Gambar Ayat Alkitab
Matius 6:12 (IDN) »
Dan ampunilah kiranya kepada kami segala kesalahan kami, seperti kami ini sudah mengampuni orang yang berkesalahan kepada kami.

Filipi 1:18 IDN Gambar Ayat Alkitab
Filipi 1:18 (IDN) »
Biar dengan sebagaimana pun, baik dengan pura-pura, baik dengan sungguh, maka Kristus itu dimasyhurkan juga; maka sukacitalah aku akan hal itu, bahkan, senantiasalah aku akan bersukacita,

Matius 18:29 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Matius 18:29

Matius 18:29 berbicara tentang pengampunan dan bersikap belas kasih satu sama lain. Dalam konteks perikop ini, Yesus mengajarkan pentingnya mengampuni sesama, terutama setelah menerima pengampunan dari Allah. Kita akan merangkum makna dari ayat ini dengan mengambil wawasan dari berbagai komentar Alkitab yang telah dipublikasikan.

Makna Ayat

Di sini kita melihat seorang hamba yang meminta pengampunan dari tuannya setelah berutang sejumlah besar uang. Apabila kita melihat konteks keseluruhan dari Matius 18, kita menemukan pengajaran Yesus tentang pengampunan sebagai tema utama. Yesus menekankan betapa kita sudah diampuni oleh Tuhan, maka seharusnya kita juga mau mengampuni sesama kita.

Wawasan dari Komentar Alkitab

  • Matthew Henry:

    Henry menjelaskan bahwa hamba dalam perumpamaan ini laju untuk meminta pengampunan, dan ini mencerminkan sikap seharusnya kita kepada Allah. Hamba ini memiliki utang yang mustahil untuk dilunasi, melambangkan dosa-dosa kita yang tak terbayar. Henry menekankan bahwa pengampunan adalah aspek penting dari iman Kristen.

  • Albert Barnes:

    Barnes mengarahkan perhatian kita kepada sifat hukum Allah yang bersifat konstruktif dalam pengampunan. Dia menyebutkan bahwa ketika kita memanggil untuk diampuni, kita harus siap untuk mengampuni orang lain. Dia menunjukkan bahwa ketidakmampuan untuk mengampuni adalah tanda kurangnya pengertian tentang pengampunan yang telah kita terima dari Tuhan.

  • Adam Clarke:

    Clarke menyoroti bahwa ayat ini menggambarkan relasi antara pengampunan manusia dan pengampunan Allah. Dia mencatat bahwa pengampunan bukan hanya soal memberi maaf, tetapi juga tentang melepaskan dendam dan menunjukkan kasih sayang satu kepada yang lainnya. Ini menguatkan sifat Tuhan yang penuh kasih.

Referensi Silang Alkitab

Berikut adalah beberapa referensi silang Alkitab yang terkait dengan Matius 18:29 dan menggambarkan tema pengampunan:

  • Matius 6:14-15 - Mengampuni dosa orang lain agar kita juga diampuni.
  • Lukas 6:37 - Jangan menghakimi, dan engkau tidak akan dihakimi; jangan menghukum, dan engkau tidak akan dihukum; ampuni, dan kamu akan diampuni.
  • Kolose 3:13 - Sebagaimana Tuhan mengampuni kamu, demikian juga ampuni lah satu sama lain.
  • Efesus 4:32 - Jadilah lemah lembut, saling mengampuni seperti Allah dalam Kristus telah mengampuni kita.
  • 1 Petrus 3:9 - Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi berkatilah.
  • Matius 18:21-22 - Seberapa kali kita harus mengampuni? Tuhan Yesus mengajarkan bahwa kita harus mengampuni tanpa batas.
  • Lukas 17:3-4 - Jika saudaramu berbuat dosa padamu, tegurlah dia; dan jika ia bertobat, ampuni dia.
  • Markus 11:25 - Ketika kamu berdiri berdoa, jika kamu mempunyai sesuatu terhadap orang lain, ampuni lah agar Bapa di surga juga mengampuni kesalahanmu.

Kesimpulan

Matius 18:29 mengajak kita untuk merenungkan pentingnya pengampunan dalam hubungan kita sesama manusia dan dengan Tuhan. Melalui pengampunan, kita menemukan kebebasan dan rekonsiliasi, yang merupakan inti dari ajaran Kristus. Dengan merujuk pada pandangan para komentator Alkitab, kita dapat lebih memahami konsep pengampunan ini. Semoga penjelasan ini membantu dalam memahami makna mendalam dari ayat ini dan mendorong kita untuk berbagi pengampunan dalam kehidupan kita sehari-hari.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab