Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 6:3 Ayat Alkitab
Mikha 6:3 Arti Ayat Alkitab
Hai umat-Ku! apakah perbuatan-Ku akan dikau? Dengan apa gerangan Aku sudah mengusik engkau? Naiklah saksi atas-Ku!
Mikha 6:3 Referensi Silang
Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Yeremia 2:5 (IDN) »
Demikianlah firman Tuhan: Apa salahnya didapati oleh nenek moyang kamu pada-Ku, maka mereka itu sudah undur jauh dari pada-Ku, dan sudah mengikut barang yang sia-sia, sehingga mereka itu juga menjadi sia-sia belaka.

Yesaya 43:22 (IDN) »
Tetapi tiada engkau meminta doa kepada-Ku, hai Yakub! tiada engkau tahu berlelah karena Aku, hai Israel!

Mazmur 81:13 (IDN) »
(81-14) Hai, jikalau kiranya umat-Ku telah mendengar akan Daku! jikalau kiranya Israel telah menurut jalan-jalan-Ku!

Mazmur 50:7 (IDN) »
Dengarlah, hai umat-Ku! maka Aku akan berfirman; hai Israel! maka Aku akan bersaksi di antara kamu: Bahwa Aku inilah Allah, yaitu Allahmu!

Yeremia 2:31 (IDN) »
Hai segala kamu, bangsa yang hidup sekarang ini! perhatikanlah kiranya firman Tuhan! Adakah pernah Aku ini bagi orang Israel seperti padang tekukur atau seperti tanah gelap gulita? Mengapa gerangan kata umat-Ku selalu demikian: Bahwa kami hendak mengembara ke sana ke mar, karena tiada lagi kami hendak datang kepada-Mu.

Mikha 6:5 (IDN) »
Hai umat-Ku! Ingatlah kiranya akan barang yang dibicarakan oleh Balak, raja Moab itu, dan akan barang yang disahut kepadanya oleh Bileam bin Beor, dan akan segala perkara yang telah jadi dari Sitim sampai ke Gilgal, supaya diketahui olehmu akan segala kebenaran Tuhan.

Roma 3:4 (IDN) »
Sekali-kali tidak, melainkan Allah itu benar, tetapi segala manusia pembohong, seperti yang tersurat ini: Supaya Engkau nyata benar di dalam firman-Mu, dan menang apabila Engkau disalahkan orang.

Roma 3:19 (IDN) »
Tetapi kita ketahui: Bahwa seberapa banyak yang dikatakan di dalam Taurat, itulah yang dikatakan kepada orang yang takluk di bawah hukum Taurat, supaya tiap-tiap mulut orang boleh dikatupkan dan seisi dunia ini jatuh ke bawah hukuman Allah.

Mazmur 81:8 (IDN) »
(81-9) Dengarlah olehmu, hai umat-Ku, apabila Aku berfirman kepadamu: Hai Israel! dengarlah kiranya akan Daku.

Mazmur 51:4 (IDN) »
(51-6) Pada-Mu, bahkan, pada-Mu sendiri juga aku telah berdosa dan telah kuperbuat barang yang jahat kepada pemandangan-Mu; maka Engkau dibenarkan dalam firman-Mu dan Engkau menang apabila Engkau disalahkan.
Mikha 6:3 Komentar Ayat Alkitab
Penjelasan Ayat Alkitab: Mikha 6:3
Ayat Mikha 6:3 berbunyi: "Ya Tuhan, apa yang telah Kuperbuat kepada kamu? Atau apakah kesalahanku yang telah Kuperbuat terhadapmu? Jawablah!"
Dalam konteks ini, Nabi Mikha mengajukan pertanyaan yang menunjukkan perasaan umat terhadap Tuhan ketika mereka merasa terabaikan atau disakiti. Mikha ingin menyoroti hubungan antara Allah dan umat-Nya dan meminta mereka untuk mempertimbangkan apa yang benar-benar menjadi penyebab mengapa mereka merasa jauh dari Tuhan.
Makna dan Interpretasi Ayat
Mikha 6:3 merupakan panggilan bagi umat untuk melakukan refleksi atas hubungan spiritual mereka dengan Tuhan. Dari perspektif beberapa komentator Alkitab, seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, berikut adalah beberapa penjelasan dan wawasan:
- Perasaan Ketidakadilan: Umat merasa seolah-olah Allah telah berbuat tidak adil terhadap mereka. Penanya darah ini mencerminkan ketidakpuasan dan kerinduan untuk keadilan ilahi.
- Refleksi Spiritual: Mikha menekankan pentingnya mengevaluasi hubungan kita dengan Tuhan. Apa yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat mengakibatkan perasaan terasing dari-Nya?
- Panggilan untuk Bertobat: Pertanyaan yang diajukan oleh Nabi Mikha bisa dilihat sebagai panggilan untuk pertobatan. Ia ingin mereka menyadari kesalahan mereka dan kembali kepada Tuhan.
- Kesadaran Diri: Menyadari bahwa kesalahan tidak hanya terletak pada pihak Tuhan, tetapi juga pada diri sendiri. Ini adalah penekanan pada introspeksi untuk memahami peran kita.
- Tuhan yang Setia: Dalam konteks ini, terdapat pengingat akan kesetiaan Tuhan meskipun umat-Nya berbalik dari jalan-Nya. Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka, meskipun mereka merasa Dia jauh.
Ayat-Ayat Terkait
Mikha 6:3 dapat dirujuk dan dibandingkan dengan beberapa ayat lain dalam Alkitab untuk memperdalam pemahaman kita. Berikut adalah beberapa referensi silang yang relevan:
- Yeremia 2:5 - Penyangkalan terhadap Tuhan yang mengeluarkan mereka dari Mesir.
- Yesaya 43:22-24 - Mengingatkan bahwa umat tidak membawa persembahan kepada Tuhan.
- Malakhi 1:6 - Membahas penghormatan yang kurang terhadap Tuhan oleh umat.
- Bilangan 14:1-4 - Tanggapan umat terhadap beberapa situasi sulit yang mereka hadapi.
- Mazmur 106:21-22 - Keterlupaan akan karya besar Tuhan memberdayakan umat-Nya.
- Yehezkiel 18:30 - Ajakan untuk bertobat dari segala kejahatan.
- 1 Petrus 2:9 - Penegasan tentang panggilan umat sebagai umat pilihan.
Koneksi antara Ayat Alkitab
Dalam memahami Mikha 6:3, penting untuk mengeksplorasi hubungan antara ayat-ayat ini dan tema-tema Alkitab yang lebih luas. Beberapa hubungan tematik yang dapat ditemukan termasuk:
- Panggilan untuk pertobatan: Ayat-ayat lain yang menyerukan kembali kepada Tuhan, seperti Amos 5:4, yang menyatakan bahwa hanya melalui Tuhan ada hidup.
- Kemurahan dan Kesetiaan Tuhan: Mengaitkan dengan Roh 1:9-10 mengenai janji-janji Tuhan dan kesetiaan-Nya meski umat berdosa.
- Keinginan Tuhan akan Hubungan: Menggambarkan relasi yang sehat antara Tuhan dan manusia, seperti dalam Yeremia 31:33.
- Tanggung jawab manusia: Penekanan pada tindakan kita dan konsekuensi dari ketidaktaatan, dicontohkan dalam Ulangan 30:15-20.
Kesimpulan
Mikha 6:3 mengingatkan kita akan pentingnya introspeksi spiritual dan evaluasi terhadap hubungan kita dengan Tuhan. Lewat pertanyaan ini, kita dipanggil untuk menyadari peran kita dalam menjalin kemitraan dengan Allah dan berkomitmen kembali kepada-Nya. Dengan merujuk pada berbagai sumber dan referensi silang dalam Alkitab, kita bisa mendapatkan pemahaman yang lebih dalam dan kaya tentang apa yang dimaksud dalam ayat ini. Pekerjaan penghubungan antara ayat-ayat ini juga menunjang kita dalam memperkaya studi Alkitab kita.
Kontinum Pemahaman: Alat untuk Meneliti Alkitab
Untuk mereka yang ingin mendalami lebih lanjut mengenai hubungan antara ayat-ayat Alkitab, tersedia berbagai alat untuk cross-referencing. Anda dapat menggunakan buku koncordans, panduan referensi Alkitab, dan metode studi yang mendalam untuk menggali lebih banyak tentang kisah-kisah dan temas yang berhubungan.
*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.