1 Tawarikh 27:4 Arti Ayat Alkitab

Maka penghulu pangkat pada bulan yang kedua itulah Dodai, orang Ahohi, adapun akan pangkatnya maka Mikelot lagi penghulunya dan pada pangkatnya adalah dua puluh empat ribu orang.

Ayat Sebelumnya
« 1 Tawarikh 27:3
Ayat Berikutnya
1 Tawarikh 27:5 »

1 Tawarikh 27:4 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

2 Samuel 23:9 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 23:9 (IDN) »
Maka kemudian dari padanya adalah Eleazar bin Dodo, anak Ahohi, di antara ketiga orang pahlawan yang serta dengan Daud tatkala mereka itu menghinakan orang Filistin, yang berkerumun di sana hendak berperang, sebab orang Israel sudah mendatangi dia.

1 Tawarikh 11:12 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Tawarikh 11:12 (IDN) »
Kemudian dari padanya adalah Eleazar bin Dodo, orang Ahohi, ialah masuk bilangan pahlawan tiga orang itu.

1 Tawarikh 27:4 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman dan Penjelasan Ayat Alkitab: 1 Tawarikh 27:4

1 Tawarikh 27:4 mencatat informasi penting mengenai Panglima Jenderal di bawah Raja Daud. Dalam konteks ini, ayat ini memberikan wawasan tentang bagaimana Raja Daud mengatur jajarannya dan melakukan perencanaan strategis dalam pemerintahannya.

Penting untuk memahami bahwa setiap bagian dari Alkitab memiliki makna yang lebih dalam dan terkoneksi dengan ayat-ayat lainnya. Mari kita lihat pandangan dari beberapa komentator Alkitab yang termasyhur:

Makna Ayat Menurut Comentari

  • Matthew Henry:

    Henry berfokus pada pentingnya organisasi dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari umat Tuhan. Ia menunjukkan bahwa Daud memperhatikan detail dan memastikan setiap bagian dalam pemerintahannya memiliki orang-orang yang memenuhi syarat dan kompeten.

  • Albert Barnes:

    Barnes menekankan bahwa ayat ini menunjukkan cara Daud membagi tugas-tugas militer. Ini mencerminkan cara Tuhan mengatur umat-Nya, di mana setiap orang memiliki perannya masing-masing.

  • Adam Clarke:

    Clarke menjelaskan bahwa ayat ini tidak hanya berbicara tentang angka dan organisasi, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya ketepatan dalam pengadministrasian kerajaan.

Koneksi dan Referensi Silang yang Relevan

1 Tawarikh 27:4 berfungsi sebagai titik awal untuk beberapa tema terkait dalam Alkitab yang dapat diperdalam sebagai berikut:

  • 2 Samuel 8:15-18 - Menunjukkan organisasi Daud dan kepemimpinan jenderal dalam konteks yang lebih luas.
  • 1 Tawarikh 12:1-22 - Menyediakan konteks mengenai pahlawan dan pengikut Daud yang berfungsi dalam peran kepemimpinan.
  • 1 Raja-Raja 4:19 - Menggambarkan administrasi di bawah kerajaan Salomo, memperlihatkan kesinambungan dalam pemerintahan.
  • Ulangan 1:15-18 - Menguraikan prinsip organisasi dalam pemimpin yang ditunjuk serta tanggung jawab mereka.
  • 2 Tawarikh 1:2 - Menunjukkan bagaimana Salomo melanjutkan warisan administrasi dan organisasi dari Daud.
  • Nehemia 4:16-20 - Menggambarkan bagaimana warga di Nehemia mengatur pekerjaan mereka di bawah tantangan.
  • Yezeikel 37:10 - Menunjukkan pentingnya ketangkasan dalam kepemimpinan dan pengorganisasian.
  • Filipi 1:27 - Mengurai pentingnya bersatu dalam visi dan misi, mirip dengan prinsip organisasi Daud.

Pentingnya Pemahaman Konteks

Pentingnya mengkaji makna ayat Alkitab seperti 1 Tawarikh 27:4 terletak pada kemampuannya untuk mengajarkan pembaca tentang kepemimpinan, tanggung jawab, serta perencanaan strategis di dalam kerajaan Allah. Dengan memahami bagaimana Daud menopang kerajaannya, kita bisa menerapkan prinsip sama dalam kehidupan sehari-hari kita saat ini.

Relevansi dalam Konteks Modern

Dalam konteks kehidupan modern, ayat ini memberikan inspirasi bagi kita untuk merenungkan pertanyaan berikut:

  • Bagaimana kita dapat lebih terorganisir dalam komunitas kita?
  • Siapa di antara kita yang dapat mengambil tanggung jawab kepemimpinan lebih serius?
  • Apa yang bisa kita pelajari dari cara Daud mengatur jajarannya?

Kesimpulan

Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan menginginkan keteraturan dan struktur dalam kehidupan kita. Dengan merujuk pada pengajaran Alkitab dan menjalin koneksi theme dengan ayat-ayat lain, kita bisa memperdalam pemahaman kita tentang firman-Nya. Melalui cross-referencing, kita dapat menemukan makna yang lebih besar dan relevansi ayat-ayat tertentu ang berhubungan, mendalami cara Tuhan berkomunikasi melalui cerita dan prinsip kerohanian sepanjang Alkitab.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab