Makna Ayat Alkitab: Yohanes 6:28
Dalam Yohanes 6:28, kita menemukan pertanyaan yang diajukan oleh banyak orang yang mengikuti Yesus, yang berkata:
"Apa yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Allah?"
Ayat ini bukan hanya sekadar pertanyaan, tetapi juga pembukaan untuk pemahaman yang lebih dalam tentang sifat dan tujuan dari iman dan tindakan seorang pengikut Kristus.
Interpretasi Ayat
Menurut berbagai komentar Alkitab dari tokoh seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, ayat ini dapat dipahami sebagai penggambaran kekosongan usaha manusia dalam mencari keselamatan melalui usaha sendiri. Ketiga komentator ini berbagi pandangan bahwa
pekerjaan Allah di sini tidak berkaitan dengan perbuatan baik saja, melainkan hubungan yang lebih dalam dengan Yesus sebagai sumber kehidupan.
Pentingnya Relasi dengan Kristus
Matthew Henry menekankan bagaimana pertanyaan ini menunjukkan kerinduan manusia untuk memenuhi kehendak Allah.
Henry menjelaskan bahwa pekerjaan yang Allah inginkan dari kita adalah percaya kepada Dia yang diutus-Nya, yaitu Yesus.
Ini menunjukkan bahwa iman jauh lebih penting daripada tindakan lahiriah yang dilakukan seseorang.
Kesadaran akan Keterbatasan Manusia
Albert Barnes menambahkan bahwa manusia sering kali mencari cara untuk memenuhi tuntutan Allah,
tetapi apa yang benar-benar dibutuhkan adalah pemahaman akan keterbatasan manusia dan ketergantungan pada rahmat Allah.
Barnes menunjukkan bahwa iman dan penyerahan diri merupakan inti dari "pekerjaan" yang diinginkan Allah.
Mendalami Makna dengan Adam Clarke
Adam Clarke berfokus pada penjelasan lebih lanjut mengenai arti dari "pekerjaan-pekerjaan Allah".
Ia menghargai pertanyaan yang diungkapkan sebagai sebuah pencarian yang tulus akan kebenaran yang lebih dalam.
Clarke menekankan pentingnya untuk tidak hanya bertindak, tetapi untuk memiliki relasi yang benar dengan Yesus.
Keterkaitan dengan Ayat Lain
Terdapat beberapa ayat lain dalam Alkitab yang relevan dengan Yohanes 6:28 yang dapat menjadi referensi bagi pemahaaman lebih lanjut. Berikut adalah beberapa contoh referensi silang Alkitab:
- Yohanes 6:29 - Menekankan iman sebagai "pekerjaan" yang diminta oleh Allah.
- Ibrani 11:6 - Menggambarkan pentingnya iman dalam hubungan kita dengan Allah.
- Efesus 2:8-9 - Menyoroti bahwa keselamatan adalah anugerah, bukan dari usaha pribadi.
- Mat 7:21 - Menjelaskan bahwa bukan semua yang berkata 'Tuhan, Tuhan' akan masuk ke Kerajaan Surga, tetapi yang melakukan kehendak Bapa.
- Filipi 2:13 - Menyatakan bahwa Allah yang bekerja dalam diri kita untuk menginginkan dan mengerjakan sesuai dengan maksud-Nya.
- Galatia 5:6 - Menekankan bahwa iman perlu diiringi dengan kasih.
- 1 Korintus 3:13-15 - Menggambarkan pengujian terhadap pekerjaan kita di hadapan Allah.
Pentingnya Pemahaman Konteks
Merujuk kembali ke konteks historis dan konteks sastra,
penting untuk memahami bahwa ajaran Yesus tentang "pekerjaan Allah" bukan hanya untuk zaman-Nya, tetapi relevan sampai hari ini.
Pemahaman tentang keyakinan dan perbuatan kita harus terintegrasi dengan pengenalan akan Kristus sebagai sumber segala kuasa dan kebenaran.
Kesimpulan
Dalam Yohanes 6:28, kita diajak untuk memahami bahwa apa yang dikehendaki Allah dari kita adalah
kepercayaan kepada Yesus Kristus.
Jawaban Yesus dalam ayat selanjutnya memperdalam makna pertanyaan ini dan memberikan kita petunjuk
tentang bagaimana kita seharusnya merespons panggilan-Nya. Dengan demikian, kita dipanggil untuk
merenungkan dan menerapkan makna dari ayat ini dalam hidup kita sehari-hari.
Sumber Kekuatan dan Petunjuk
Saat kita merenungkan makna Ayat Alkitab ini, penting untuk menggunakan berbagai alat dan sumber
dalam studi Alkitab. Pengetahuan tentang cara menggunakan referensi silang, seperti yang dijelaskan di atas, akan membantu dalam
memperdalam pemahaman kita dan menemukan keterkaitan antar ayat dalam konteks yang lebih luas.
Memanfaatkan beragam sumber, seperti buku konsili Alkitab dan panduan referensi, akan membantu kita dalam studi
Alkitab secara menyeluruh.