2 Samuel 19:3 Arti Ayat Alkitab

Bahkan, pada hari itu segala rakyatpun curi-curi masuk ke dalam negeri, seperti orang menyembunyikan dirinya dengan malunya, seolah-olah mereka itu sudah lari dari peperangan.

Ayat Sebelumnya
« 2 Samuel 19:2
Ayat Berikutnya
2 Samuel 19:4 »

2 Samuel 19:3 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Kejadian 31:27 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kejadian 31:27 (IDN) »
Apakah sebabnya maka engkau lari diam-diam dan meninggalkan daku curi-curi dengan tiada memberitahu aku, supaya boleh kuhantarkan dikau dengan sukahati dan dengan nyanyi dan bunyi gendang kecapi?

2 Samuel 17:24 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 17:24 (IDN) »
Arakian, maka sampailah Daud ke Mahanayim; maka Absalompun menyeberanglah Yarden, baik ia sendiri baik segala orang Israel yang sertanya.

2 Samuel 19:32 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 19:32 (IDN) »
Adapun Barzilai itu sudah sangat tua, ialah seorang yang delapan puluh tahun umurnya, maka ia sudah memeliharakan baginda pada masa baginda tinggal di Mahanayim, karena ialah orang yang amat kaya.

2 Samuel 19:3 Komentar Ayat Alkitab

Makna Ayat Alkitab: 2 Samuel 19:3

Dalam 2 Samuel 19:3, kita melihat gambaran yang mendalam tentang kesedihan dan perasaan duka. Ayat ini mencerminkan reaksi raja Daud terhadap kematian anaknya Absalom. Mari kita eksplorasi makna ayat ini dengan memanfaatkan komentar dari berbagai sumber yang telah dikenakan.

Pemahaman Umum

Ayat ini menggambarkan bagaimana Daud menangisi Absalom dengan cara yang sangat emosional. Daud merasa bersalah dan kehilangan yang luar biasa, dan ini menjadi pelajaran bagi kita tentang hubungan antara orang tua dan anak. Perasaan terpisah yang dihadapi Daud juga merefleksikan hubungan antara Tuhan dan umat-Nya.

Penjelasan Komentar

  • Komentar Matthew Henry:

    Matthew Henry menjelaskan bahwa kesedihan Daud melambangkan cinta yang mendalam seorang ayah untuk anaknya, meskipun Absalom telah memberontak. Henry menunjukkan bahwa duka ini menunjukkan ketidaklahiran dan kerusakan akibat dosa, serta pengampunan yang mungkin dapat dicari.

  • Komentar Albert Barnes:

    Barnes menekankan bahwa kesedihan Daud adalah contoh dari perasaan seseorang yang kehilangan orang yang berharga dalam hidupnya. Dia menunjukkan bahwa duka ini bukan hanya untuk Absalom, tetapi juga mencerminkan rasa penyesalan atas jalan hidup yang telah diambil oleh anaknya.

  • Komentar Adam Clarke:

    Clarke melihat peristiwa ini sebagai momen refleksi bagi Daud. Dia mengarahkan perhatian pada bagaimana kesedihan ini mendorong Daud untuk berpikir tentang tujuan hidup dan mencari dalil ke depannya. Clarke berpandangan bahwa kesedihan ini melambangkan keinginan untuk rekonsiliasi yang bisa memberi pelajaran berharga mengenai pengampunan.

Referensi Silang Alkitab

Berikut adalah beberapa referensi yang terkait dengan 2 Samuel 19:3:

  • 2 Samuel 18:33 - Kesedihan Daud saat mendengar kabar kematian Absalom.
  • 1 Raja-Raja 2:6 - Mengungkapkan bagaimana Daud ingin agar putranya bersikap bijaksana.
  • Yeremia 31:15 - Referensi tentang duka dan kehilangan, sangat mirip dengan yang dirasakan oleh Daud.
  • Mazmur 55:12-14 - Menggambarkan pengkhianatan dan rasa sakit dalam hubungan.
  • Roma 12:15 - Memanggil kita untuk berbagi dalam duka orang lain.
  • Lukas 15:20 - Perbandingan dengan kasih seorang ayah dalam cerita anak yang hilang.
  • 1 Samuel 26:9-10 - Menggambarkan Daud yang memilih untuk tidak membunuh Saul meskipun ada kesempatan, melainkan menunjukkan kasihnya.

Keterhubungan Tema Alkitab

Nota penting muncul dari keterkaitan antara tema duka dan peng ampunan di Alkitab, yang menjadi jembatan pemahaman untuk banyak ayat lainnya. Dalam hal ini, kita dapat menerapkan:

  • Perbandingan tema: Melihat bagaimana duka diungkapkan dalam berbagai bagian Alkitab.
  • Pemahaman yang lebih dalam: Menggunakan hubungan antara peristiwa ini dan pengajaran Kristus mengenai pengampunan.

Kesimpulan

Melalui eksplorasi 2 Samuel 19:3, kita menemukan bahwa ketidaklahiran, kesedihan, dan pengampunan adalah tema sentral dalam ajaran Alkitab. Memahami makna dari ayat ini tidak hanya memperkaya iman kita tetapi juga mengajarkan kita cara menghadapi kehilangan dalam hidup kita.

Kata Kunci Terkait

Menggunakan pengetahuan dari konteks ini, kita bisa memanfaatkan berbagai alat untuk cross-referencing Alkitab agar bisa menggali lebih dalam.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab