Kisah Para Rasul 7:24 Arti Ayat Alkitab

Serta terpandang akan seorang yang teraniaya, lalu ia membantu serta membelakan orang yang teraniaya itu dengan membunuh orang Mesir itu.

Ayat Sebelumnya
« Kisah Para Rasul 7:23
Ayat Berikutnya
Kisah Para Rasul 7:25 »

Kisah Para Rasul 7:24 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Yohanes 18:25 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 18:25 (IDN) »
Maka Simon Petrus lagi berdiri berdiang. Lalu kata orang kepadanya, "Bukankah engkau juga seorang daripada murid-Nya?" Maka bersangkallah ia, katanya, "Bukan."

Yohanes 18:10 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yohanes 18:10 (IDN) »
Maka Simon Petrus, yang berpedang, menghunus pedang itu, lalu memarang hamba Imam Besar dan mengerat telinga kanannya. Adapun nama hamba itu Malkhus.

Kisah Para Rasul 7:28 IDN Gambar Ayat Alkitab
Kisah Para Rasul 7:28 (IDN) »
Engkau ini hendak membunuh aku seperti engkau membunuh orang Mesir itu kelamarinkah?

Kisah Para Rasul 7:24 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: Kisah Para Rasul 7:24

Dalam Kisah Para Rasul 7:24, kita melihat momen kunci dalam hidup Musa ketika dia menyaksikan ketidakadilan yang dialami oleh orang Ibrani. Ayat ini menggambarkan tindakan Musa yang berusaha membela salah satu dari saudara-saudaranya yang sedang ditindas oleh seorang Mesir. Dalam konteks ini, kita dapat menarik banyak makna dan pemahaman yang lebih dalam tentang karakter dan panggilan Musa, serta tema keadilan yang muncul dalam Kitab Suci.

Makna Ayat

Ayat ini mencakup beberapa aspek penting yang perlu kita pertimbangkan:

  • Panggilan untuk Keadilan: Musa melihat bahwa salah satu dari saudara Ibrani-nya dipukuli dan ia mengambil tindakan. Ini menunjukkan panggilan kita untuk mengusahakan keadilan bagi mereka yang tertindas.
  • Identitas dan Keterkaitan: Dengan mengidentifikasi diri sebagai bagian dari bangsa Ibrani, Musa menunjukkan pentingnya solidaritas dan keterhubungan dengan sesama, terutama dengan mereka yang diyakini sebagai 'saudara'.
  • Tindakan yang Berisiko: Tindakan Musa tidak hanya mencerminkan keberanian, tetapi juga risiko besar yang ia ambil—melepaskan statusnya sebagai anak raja Mesir demi membela orang-orang yang terpinggirkan.

Interpretasi Alkitab

Berdasarkan beberapa komentar dari pakar Alkitab, mari kita pahami lebih mendalam:

  • Matthew Henry menjelaskan bahwa Musa menunjukkan kerinduan untuk memimpin dan membebaskan rakyat Ibrani, meskipun cara dan momen yang ia pilih salah.
  • Albert Barnes menegaskan pentingnya pengetahuan Musa tentang asal-usulnya dan rasa sakit yang dirasakan oleh orang-orang yang menderita di sekitarnya.
  • Adam Clarke menjelaskan bahwa perbuatan ini bukan hanya tindakan spontan, tetapi sesuatu yang sudah lama terpendam dalam hati Musa untuk melihat bangsanya merdeka dari penindasan.

Koneksi dan Referensi Alkitab

Beberapa ayat yang memiliki hubungan dengan Kisah Para Rasul 7:24 meliputi:

  • Keluaran 2:11-12: Kisah di mana Musa melihat penderitaan orang Ibrani dan membunuh seorang Mesir.
  • Ibrani 11:24-26: Penjelasan tentang iman Musa ketika ia memilih untuk menderita bersama dengan umat Allah.
  • Mazmur 82:3: Panggilan untuk membela orang miskin dan tertindas, sangat relevan dalam konteks Musa.
  • Lukas 4:18: Yesus mengutip Yesaya tentang pembebasan orang yang tertindas.
  • Yesaya 61:1: Profesi tentang membawa kabar baik kepada orang-orang yang tertindas.
  • Roma 12:19: Mengingatkan kita untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, yang bisa juga diterapkan pada konteks tindakan Musa.
  • Galatia 5:13: Menggambarkan panggilan untuk saling melayani dan mengasihi satu sama lain dalam konteks kebebasan dan keadilan.

Kesimpulan

Kisah Musa dalam Kisah Para Rasul 7:24 memberikan kita pemahaman yang dalam mengenai sifat keadilan, identitas, dan tindakan keberanian. Dengan mengaitkan ayat ini dengan referensi Alkitab lainnya, kita mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang tema-tema yang saling terhubung dalam Kitab Suci dan bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan kita sendiri. Dalam mencari makna ayat Alkitab, penting bagi kita untuk memahami konteks dan menghubungkan berbagai ayat Alkitab untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab