Amsal 17:18 Arti Ayat Alkitab

Barangsiapa yang suka berjanji dengan bertampar tangan dan menjadi pengaku kepada samanya manusia, ia itu kurang akal adanya.

Ayat Sebelumnya
« Amsal 17:17
Ayat Berikutnya
Amsal 17:19 »

Amsal 17:18 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Amsal 11:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 11:15 (IDN) »
Barangsiapa yang telah menjadi pengaku akan orang dagang, adalah ia itu selalu dalam hal ketakutan; tetapi orang yang benci akan bertampar tangan itu senanglah ia.

Amsal 6:1 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 6:1 (IDN) »
Hai anakku! jikalau kiranya engkau telah menjadi pengaku samamu manusia, jikalau kiranya engkau telah bertampar tangan karena orang lain;

Amsal 22:26 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 22:26 (IDN) »
Janganlah engkau masuk bilangan orang yang berjanji dengan bertampar tangan, dan yang mengaku utang orang lain.

Amsal 20:16 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 20:16 (IDN) »
Jikalau orang telah menjadi pengaku orang dagang, maka ambillah jubahnya, gadaikanlah karena orang keluaran.

Amsal 22:16 IDN Gambar Ayat Alkitab
Amsal 22:16 (IDN) »
Barangsiapa yang menganiayakan orang miskin, ia itu menjadikan dia kaya; dan orang yang memberi hadiah akan orang kaya, ia itu membawa akan dia kepada kepapaan.

Amsal 17:18 Komentar Ayat Alkitab

Penafsiran Amsal 17:18

Amsal 17:18 berkata, "Seorang yang tidak berpengalaman menjadi jaminan untuk orang lain, dan dia yang memberikan tangan untuk berutang adalah bodoh." Ayat ini memiliki banyak makna yang mendalam yang dapat dipahami dengan bantuan berbagai komentar Alkitab.

Makna Dasar

Amsal ini menyoroti pentingnya kebijaksanaan dalam membuat keputusan finansial dan sosial. Menjadi jaminan untuk seseorang menunjukkan kurangnya kebijaksanaan, karena seorang yang berpengalaman tidak akan dengan mudah mengambil risiko untuk orang lain tanpa pertimbangan yang matang.

Analisis Kritis

Dari sudut pandang Matthew Henry, ia menekankan bahwa seorang yang tidak berpengalaman sering kali terjebak dalam situasi sulit karena keputusan yang tidak bijaksana. Dia berpendapat bahwa kecenderungan untuk menjamin utang bagi orang lain dapat mengungkapkan ketidakpahaman akan konsekuensi keuangan.

Sementara itu, Albert Barnes menyebutkan bahwa memberikan jaminan untuk utang orang lain sama dengan mempercayakan masa depan keuangan kita pada orang yang mungkin tidak dapat memenuhi kewajibannya. Ini dapat berujung pada komplikasi dan kesulitan yang tidak perlu.

Adam Clarke menambahkan bahwa kebodohan seseorang dalam melakukan hal ini tidak hanya merugikan dirinya, tetapi juga dapat merusak hubungan sosial apabila utang yang dijamin tidak dapat dibayar.

Penghubungan Ayat Alkitab

Amsal 17:18 dapat dihubungkan dengan beberapa ayat Alkitab lainnya untuk memperdalam pemahaman kita:

  • Amsal 22:26-27 - Menghindari menjadi jaminan untuk utang.
  • Amsal 6:1-5 - Peringatan terhadap menjadi jaminan untuk orang lain.
  • Lukas 14:28 - Menghitung biaya sebelum melakukan sesuatu.
  • 1 Timotius 6:9-10 - Cinta uang adalah akar dari segala kejahatan.
  • Roma 13:8 - Jangan berutang kepada siapa pun, kecuali utang kasih.
  • Amsal 10:4-5 - Menghasilkan dan mengumpulkan selama masa muda.
  • Pengkhotbah 5:5 - Lebih baik tidak berjanji daripada berjanji dan tidak menepatinya.

Hubungan Tematik

Kita juga dapat melihat hubungan tematik yang lebih luas antara Amsal 17:18 dan ajaran lainnya dalam Alkitab:

  • Kebijaksanaan Keuangan - Amsal secara keseluruhan menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam pengelolaan keuangan.
  • Bijaksana dalam Persahabatan - Harmoni dalam hubungan dilindungi dengan keputusan yang bijaksana.
  • Pentingnya Pertanggungjawaban - Setiap keputusan keuangan yang kita buat dapat mempengaruhi orang lain, menekankan pentingnya bertanggung jawab.

Kesimpulan

Amsal 17:18 mengingatkan kita untuk tidak bertindak tanpa berpikir panjang dan bahwa tindakan kita dapat memiliki implikasi yang jauh lebih besar daripada yang kita sadari. Kebijaksanaan dan pertimbangan dalam hubungan serta keputusan finansial adalah kunci untuk hidup yang sejahtera dan terhindar dari kesulitan.

Penutup: Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang ayat ini, kita dapat lebih bijaksana dalam tindakan kita, serta memanfaatkan sumber daya dan alat seperti alat referensi Alkitab untuk lebih memahami hubungan antara ayat-ayat dan tema-tema Alkitab lainnya.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab