Wahyu 18:19 Arti Ayat Alkitab

Mereka itu menyiramkan debu ke atas kepalanya sendiri serta berteriak sambil menangis dan meratap, katanya: Wai, wai negeri besar, di dalamnyalah segala orang, yang berkapal di laut, sudah menjadi kaya dengan segala harta bendanya; maka di dalam satu jam sahaja lamanya ia sudah binasa.

Ayat Sebelumnya
« Wahyu 18:18
Ayat Berikutnya
Wahyu 18:20 »

Wahyu 18:19 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Wahyu 18:10 IDN Gambar Ayat Alkitab
Wahyu 18:10 (IDN) »
sambil berdiri dari jauh sebab takut akan sengsaranya, serta berkata: Wai, wai negeri Babil yang besar, negeri yang teguh itu! Di dalam satu jam sahaja lamanya hukuman atasmu sudah tiba.

Yosua 7:6 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yosua 7:6 (IDN) »
Maka Yusakpun mencarik-cariklah pakaiannya, lalu tersungkur dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut Tuhan sampai petang hari, baik ia baik segala tua-tua Israel, dan disiramkannya abu kepada kepalanya.

Ayub 2:12 IDN Gambar Ayat Alkitab
Ayub 2:12 (IDN) »
Maka apabila diangkatnya matanya dari jauh, tiada dikenalnya akan dia, lalu dinyaringkannya suaranya serta menangis dan dikoyak-koyaknya masing-masing akan baju selimutnya dan dihamburkannya abu ke atas kepalanya arah ke langit.

Yehezkiel 27:30 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yehezkiel 27:30 (IDN) »
Di sana diperdengarkannya suaranya akan halmu, serta meraung dengan kepahitan hatinya, disiraminya kepalanya dengan duli dan bergelumanglah mereka itu dalam abu.

1 Samuel 4:12 IDN Gambar Ayat Alkitab
1 Samuel 4:12 (IDN) »
Maka dari medan peperangan itu larilah seorang orang Benyamin, lalu sampailah ia ke Silo pada hari itu juga, pakaiannya terkoyak-koyak dan abupun adalah pada kepalanya.

Wahyu 18:3 IDN Gambar Ayat Alkitab
Wahyu 18:3 (IDN) »
Karena segala bangsa sudah mabuk dengan air anggur sundal itu yang menaikkan nafsu zinahnya, dan segala raja di bumi pun berzinahlah dengan dia, dan segala saudagar di bumi ini pun makin kaya dari sebab tersangat limpah kemewahannya."

Wahyu 18:8 IDN Gambar Ayat Alkitab
Wahyu 18:8 (IDN) »
Sebab itulah di dalam satu hari segala balanya akan datang, yaitu maut, dan ratap, dan kelaparan; maka ia akan dibakar dengan api; karena kuatlah Allah, Tuhan yang menghukumkan dia.

2 Samuel 13:19 IDN Gambar Ayat Alkitab
2 Samuel 13:19 (IDN) »
Maka dibubuh Tamar abu pada kepalanya dan dikoyak-koyaknya baju panca warna yang dipakainya dan dijunjungnya tangannya di atas kepalanya, lalu pergi, sambil berjalan sambil menangis.

Nehemia 9:1 IDN Gambar Ayat Alkitab
Nehemia 9:1 (IDN) »
Arakian, maka pada dua puluh empat hari bulan itu juga berhimpunlah segala bani Israel serta berpuasa dengan berkabung dan ada lebu tanah pada kepalanya.

Wahyu 18:15 IDN Gambar Ayat Alkitab
Wahyu 18:15 (IDN) »
Segala saudagar dagangan ini, yang sudah dikayakan olehnya, akan berdiri dari jauh sebab takut akan sengsaranya, sambil menangis dan meratap,

Wahyu 17:16 IDN Gambar Ayat Alkitab
Wahyu 17:16 (IDN) »
Maka kesepuluh tanduk dan binatang, yang engkau tampak itu, akan membenci perempuan sundal itu, lalu menjadikan dia sunyi dan bertelanjang, serta memakan dagingnya, dan membakar dia dengan api.

Wahyu 18:19 Komentar Ayat Alkitab

Pemahaman Ayat Alkitab: Wahyu 18:19

Ayat: "Dan mereka yang telah berdiri jauh, menangis dan meratap atasnya, sambil berkata: Celakalah, celakalah kota yang besar, yang berwarna ungu dan putih, kota yang terkenal, yang telah memperkaya semua orang yang memiliki kapal di laut dengan kemewahannya! Sebab dalam satu jam saja telah binasa." (Wahyu 18:19)

Makna Umum Ayat

Ayat ini berasal dari kitab Wahyu, yang menggambarkan kehancuran kota besar yang melambangkan sistem duniawi yang penuh dosa dan korupsi. Dalam konteks ini, kota besar ini biasanya diidentifikasi dengan Babilon, yang menyimbolkan penentangan terhadap Tuhan. Komentar dari para penafsir terkemuka memberikan wawasan mendalam tentang makna dan implikasi dari kehancuran kota ini.

Pendapat Para Penafsir

  • Matthew Henry:

    Henry menekankan bahwa kehancuran kota ini adalah simbol penghukuman Allah terhadap segala bentuk kejahatan dan ketidaktaatan. Dia menggambarkan tangisan orang-orang yang menyaksikan keruntuhannya sebagai ekspresi kesedihan untuk kehilangan keamanan dan kemewahan dunia yang mereka cintai.

  • Albert Barnes:

    Barnes melihat bahwa reject atas kota ini mencerminkan ketidakstabilan kekayaan dunia. Dia mencatat bahwa pada saat akhir, semua yang dianggap berharga oleh manusia akan menjadi tidak berarti jika dibandingkan dengan kedaulatan Allah.

  • Adam Clarke:

    Clarke menyatakan bahwa penurunan kota ini harus dipahami dalam konteks penghakiman akhir. Dia mendorong pembaca untuk melihat bahwa semua kekuatan dan kekayaan yang diperoleh dari cara yang tidak benar pada akhirnya akan hancur.

Pengertian dan Penjelasan

Wahyu 18:19 menunjukkan pentingnya untuk tidak terikat pada kekayaan duniawi dan menggambarkan konsekuensi destruktif dari cinta akan materi. Dalam perspektif alkitabiah, kehendak Tuhan mengungkapkan bahwa semua yang bertentangan dengan-Nya akan menghadapi penghakiman. Hal ini mengajak kita untuk merenungkan nilai-nilai yang kita pegang dan dampaknya pada kehidupan spiritual kita.

Pelajaran dari Ayat Ini

  • Kesadaran akan kehampaan dunia: Bahwa semua harta duniawi akan lenyap pada saat penghakiman.
  • Prioritas spiritual: Mengajak kita untuk lebih menekankan hubungan kita dengan Tuhan dibandingkan dengan pencapaian material.
  • Rasa takut akan Tuhan: Mempertegas pentingnya hidup dalam ketaatan kepada Allah agar terhindar dari penghakiman-Nya.

Referensi Silang Alkitab

Ayat ini berkaitan dengan beberapa ayat lain dalam Alkitab yang mencerminkan tema kehancuran dan penghakiman, antara lain:

  • Wahyu 17:16-17: Menyatakan penghakiman terhadap pelacur besar.
  • Keluaran 32:26-28: Konsekuensi dari penyembahan patung.
  • Amos 5:18-20: Mengutuk hari Tuhan bagi mereka yang menantikan kesengsaraan.
  • Lukas 17:26-30: Perbandingan dengan hari-hari Nuh dan Lot sebelum penghukuman.
  • Yesaya 47:1-5: Ramalan tentang kejatuhan Babilon.
  • Yeremia 51:8-10: Mewakili kehancuran Babilon yang akan datang.
  • 2 Petrus 3:10-12: Menggambarkan penghakiman terakhir dan penghilangan dunia yang sekarang.

Koneksi antar Ayat Alkitab

Menelisik hubungan antara Wahyu 18:19 dan ayat-ayat terkait lainnya membantu kita memahami tema besarnya tentang penghakiman dan pemulihan.

  • Kaitan antara kesenangan duniawi dan penghukuman: Dari Wahyu 18:19 ke 1 Timotius 6:9-10, menunjukkan bahwa kecintaan akan uang dapat membawa kebinasaan.
  • Perbandingan dengan kitab-kitab Nabi: Penekanan pada ketidaksetiaan Israel dalam sebagai pengikut Tuhan, persis seperti yang dihujat dalam Wahyu.
  • Salib dan dunia: Matius 16:26 mengingatkan kita bahwa mendapatkan dunia tidak ada nilainya jika jiwa kita binasa.

Kesimpulan

Wahyu 18:19 mengajak kita untuk merenungkan nilai abadi dibandingkan dengan harta duniawi yang bersifat sementara. Melalui pemahaman yang mendalam terhadap ayat ini dan menghubungkannya dengan teks-teks lain dalam Alkitab, kita dapat memperkuat iman kita dan memahami konsekuensi dari pilihan yang kita buat dalam hidup ini. Dengan demikian, kita lebih siap menghadapi penghakiman Allah dan memprioritaskan hubungan kita dengan-Nya.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab