Wahyu 18:22 Arti Ayat Alkitab

Dan bunyi orang yang bermain kecapi dan yang menyanyi dan yang meniup suling dan nafiri sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu, dan seorang yang berkepandaian di dalam sesuatu kepandaian sekali-kali tiada akan didapati lagi di dalammu, dan bunyi kisaran sekali-kali tiada akan terdengar lagi di dalammu,

Ayat Sebelumnya
« Wahyu 18:21
Ayat Berikutnya
Wahyu 18:23 »

Wahyu 18:22 Referensi Silang

Bagian ini menampilkan referensi silang terperinci yang dirancang untuk memperkaya pemahaman Anda tentang Kitab Suci. Di bawah ini, Anda akan menemukan ayat-ayat yang dipilih dengan hati-hati yang menggema tema dan ajaran yang terkait dengan ayat Alkitab ini. Klik pada gambar apa pun untuk menjelajahi analisis terperinci dari ayat-ayat Alkitab terkait dan mengungkap wawasan teologis yang lebih dalam.

Yehezkiel 26:13 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yehezkiel 26:13 (IDN) »
Demikianlah Kuperhentikan kelak bunyi nyanyi-nyanyianmu dan bunyi kecapimupun tiada akan kedengaran lagi.

Yeremia 25:10 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 25:10 (IDN) »
Maka Kujauhkan kelak dari antaranya bunyi keramaian dan bunyi kesukaan, bunyi suara mempelai dan bunyi suara penganten, bunyi kisaran dan terang segala pelita.

Yesaya 24:8 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yesaya 24:8 (IDN) »
ramai rebanapun berhentilah, bunyi ramai orang tepuk taripun tiada lagi; ramai bunyi kecapipun diamlah.

Yeremia 7:34 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 7:34 (IDN) »
Maka dari pada segala negeri Yehuda dan dari pada segala lorong Yeruzalem Aku akan memberhentikan segala tempik sorak kesukaan dan keramaian dan bunyi suara mempelai dan penganten; karena negeri itu akan menjadi suatu kebinasaan adanya.

Yeremia 16:9 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 16:9 (IDN) »
Karena demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, Allah orang Israel: Bahwasanya di hadapan matamu dan pada zamanmu juga Aku memperhentikan kelak di dalam tempat ini bunyi segala keramaian dan bunyi segala kesukaan dan bunyi suara mempelai laki-laki dan bunyi suara penganten perempuan.

Pengkhotbah 12:4 IDN Gambar Ayat Alkitab
Pengkhotbah 12:4 (IDN) »
dan kedua papan pintu yang arah ke jalan akan terkatup, sehingga bunyi kisaran hampir-hampir tiada kedengaran, dan orang bangun juga pada ketika nyanyi burung, tetapi sayuplah bunyi suara segala anak penyanyi;

Yeremia 33:11 IDN Gambar Ayat Alkitab
Yeremia 33:11 (IDN) »
bunyi kesukaan dan bunyi keramaian, bunyi mempelai dan bunyi penganten, bunyi segala orang yang berkata demikian Pujilah olehmu akan Tuhan serwa sekalian alam, karena baiklah Tuhan dan kemurahan-Nyapun kekal selama-lamanya! dan lagi bunyi orang yang membawa persembahan puji-pujian ke dalam rumah Tuhan, karena Aku akan mengangkat pula segala orang tawanan negeri ini seperti pada mulanya, demikian firman Tuhan.

Wahyu 18:22 Komentar Ayat Alkitab

Penjelasan Ayat Alkitab: Wahyu 18:22

Ayat ini berasal dari Kitab Wahyu dalam Perjanjian Baru, di mana Tuhan mengungkapkan penghukuman terhadap Babel, simbol dari sistem dunia yang menentang-Nya. Dalam konteks Wahyu 18:22, mari kita lihat makna mendalam dan penjelasan dari berbagai sumber komentar umum, termasuk yang dikemukakan oleh Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke.

Pemahaman Umum tentang Wahyu 18:22

Wahyu 18:22 menyoroti akhir dari berbagai aspek kehidupan di Babel, yang meliputi musik, perayaan, dan perdagangan. Matthew Henry menjelaskan bahwa semua bentuk kesenangan dunia yang terhubung dengan Babel akan hilang, menandakan bahwa segala sesuatu yang tidak sejalan dengan kehendak Tuhan akan musnah. Ini adalah peringatan akan kefanaan dan kesia-siaan segala sesuatu yang tidak memiliki nilai kekal.

Analisis Komentar dari Para Ahli

  • Matthew Henry:

    Henry menjelaskan bahwa ayat ini merangkum bagaimana Babel, yang dipenuhi dengan dosa dan kenikmatan duniawi, akan mengalami kehampaan. Musik dan keriangan yang ada di Babel akan sirna, menunjukkan bahwa bersenang-senang tanpa dasar yang benar pada Tuhan adalah sifat sementara yang akan berujung pada kebinasaan.

  • Albert Barnes:

    Barnes menambahkan bahwa penghakiman terhadap Babel menunjukkan bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia dan segala kesenangan di dalamnya akan hilang ketika Tuhan mengadili bangsa-bangsa. Dia mengingatkan pembaca untuk tidak terpikat oleh kesenangan duniawi, karena pada akhirnya, semua itu tidak akan langgeng.

  • Adam Clarke:

    Clarke mengetengahkan bahwa ayat ini dapat dipahami sebagai simbol ketidakpuasan yang diberikan oleh dunia. Ia menekankan bahwa komunitas Kristen harus waspada dan tidak hanyut dalam kebangkitan Babel, yang menandakan sistem nilai duniawi yang bertentangan dengan ajaran Tuhan.

Relevansi dan Kaitan Antar Ayat Alkitab

Untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang Wahyu 18:22, berikut adalah beberapa referensi silang Alkitab yang saling berhubungan dengan tema penghakiman dan akibat dari kehidupan duniawi:

  • Wahyu 17:1-2 - Mengenai kejatuhan Babel dan dampaknya terhadap bangsa-bangsa.
  • Mika 3:9-10 - Peringatan terhadap ketidakadilan di kota-kota besar.
  • Yesaya 24:10-12 - Deskripsi tentang kehampaan kota-kota sebagai akibat dari hukum Tuhan yang dilanggar.
  • 2 Petrus 3:10 - Hari Tuhan yang akan datang, di mana langit dan bumi yang sekarang akan dibakar habis.
  • 1 Yohanes 2:15-17 - Nasihat untuk tidak mencintai dunia dan segala isinya yang akan berlalu.
  • Lukas 17:28-30 - Seperti pada zaman Lot, demikian pula ketika Anak Manusia menyatakan dirinya.
  • Amsal 11:4 - Kekayaan tidak memberi keselamatan pada hari kemarahan.
  • Efesus 5:5 - Kita diperingatkan bahwa orang yang memiliki sifat-sifat tertentu tidak akan memiliki warisan di Kerajaan Kristus.
  • Yeremia 51:8 - Babel akan dihancurkan secara tiba-tiba.
  • Matthew 24:35 - Langit dan bumi akan berlalu, tetapi firman Tuhan akan tetap ada selamanya.

Koneksi Tematis dan Dialog Inter-Bibel

Kœonenya Wahyu 18:22 dengan berbagai ayat lain dalam Alkitab menunjukkan kesatuan tema peringatan akan kehampaan dunia. Ini membantu kita untuk lebih memahami bahwa penekanan pada hidup yang mengutamakan nilai-nilai yang kekal sangat penting. Salah satu cara mengembangkan pemahaman ayat Alkitab adalah melalui metode cross-referencing Alkitab, dimana kita dapat mengidentifikasi hubungan antara ayat-ayat yang memperkaya pengertian kita.

Kesimpulan

Ketika kita meneliti Wahyu 18:22, kita diingatkan tentang pentingnya tidak terjebak dalam kesenangan dan hal-hal duniawi yang bersifat sementara. Menggabungkan pemahaman ini dengan referensi silang dan analisis perbandingan dari berbagai ayat lain akan memperkaya pemahaman kita tentang ayat-ayat Alkitab. Dengan demikian, kita diundang untuk hidup dalam kebenaran yang abadi dan mengarah pada Kerajaan Allah.

*** Komentar ayat Alkitab terdiri dari sumber domain publik. Konten dihasilkan dan diterjemahkan menggunakan teknologi AI. Harap informasikan kami jika ada koreksi atau pembaruan yang diperlukan. Umpan balik Anda membantu kami meningkatkan dan memastikan keakuratan informasi kami.

IDN Buku-Buku Alkitab